LKPDPertemuan 7Bab 6Fase DSemester 2

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 7: Mempresentasikan Pesan Surat secara Lisan dan Tertulis di Media Sosial

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 7 dengan topik "Mempresentasikan Pesan Surat secara Lisan dan Tertulis di Media Sosial". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 7: Mempresentasikan Pesan Surat secara Lisan dan Tertulis di Media Sosial

Bahasa Indonesia - Kelas 7

Bab 6 - Pertemuan 7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Mempresentasikan Pesan Surat secara Lisan dan Tertulis di Media Sosial

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikMempresentasikan Pesan Surat secara Lisan dan Tertulis di Media Sosial
Alokasi Waktu80 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mempresentasikan isi dan pesan surat pribadi atau surat resmi yang ditulisnya kepada teman sekelas secara lisan dengan bahasa yang logis, santun, dan komunikatif.
  2. Murid dapat menulis pesan kepada teman di media sosial daring dengan menggunakan kata sapaan yang tepat, pilihan kata yang santun, dan memperhatikan konteks hubungan antar penutur.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan cermat sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan kegiatan secara berurutan: mulai dari Kegiatan 1, lalu Kegiatan 2, kemudian Kegiatan 3.
  • Pada beberapa kegiatan kamu akan bekerja sendiri, berpasangan, atau berkelompok — perhatikan instruksinya.
  • Gunakan bahasa yang santun dan logis dalam setiap jawaban maupun presentasi.
  • Jika ada kata atau instruksi yang belum dipahami, tanyakan kepada gurumu.
  • Jaga suasana kelas tetap kondusif saat temanmu sedang presentasi: dengarkan dengan saksama dan berikan apresiasi.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Bedah Surat: Apa yang Ingin Kamu Sampaikan?

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Surat pribadi atau surat resmi yang telah ditulis pada pertemuan sebelumnya
  • Pulpen atau pensil
  • LKPD ini

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ambil surat pribadi atau surat resmi yang telah kamu tulis pada pertemuan sebelumnya.
  2. Baca kembali suratmu dari awal hingga akhir selama 3 menit. Tandai bagian-bagian penting: tujuan penulisan, isi utama, dan pesan yang ingin kamu sampaikan.
  3. Isi tabel analisis di bawah ini berdasarkan suratmu sendiri.
  4. Setelah mengisi tabel, buat 3–5 poin ringkasan lisan (seperti catatan kecil) yang akan kamu gunakan saat presentasi.
  5. Gunakan kolom 'Catatan Presentasi' untuk menulis kata kunci atau kalimat pembuka yang akan kamu ucapkan.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut berdasarkan surat yang kamu tulis!

Aspek SuratIsi dari Suratku
Jenis surat (pribadi/resmi)Tujuan penulisan surat
Penerima suratIsi utama / pesan pokok
Nada/suasana surat (formal/akrab/serius/lainnya)

2. Tulis 3–5 poin ringkasan yang akan kamu sampaikan saat presentasi lisan. Gunakan kata kunci, bukan kalimat panjang!

Contoh format:

  • Poin 1: ...
  • Poin 2: ...
  • Poin 3: ...

3. Menurutmu, apa satu bagian dari suratmu yang paling penting untuk disampaikan kepada teman-teman saat presentasi? Jelaskan alasanmu!

Isi tabel 2 kolom (aspek surat dan isi), lalu tulis poin-poin ringkasan dalam format bullet point, dan jawab pertanyaan uraian dalam 2–4 kalimat.

Kegiatan 2: Tampil Percaya Diri: Presentasikan Suratmu!

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Poin ringkasan dari Kegiatan 1
  • Pulpen atau pensil
  • LKPD ini

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini dilakukan secara berpasangan terlebih dahulu, lalu beberapa pasang akan tampil di depan kelas.
  2. Langkah 1 (5 menit): Berlatih bersama pasanganmu. Presentasikan isi suratmu menggunakan poin-poin ringkasan dari Kegiatan 1. Pasanganmu bertugas mendengarkan dan memberi masukan.
  3. Langkah 2 (3 menit): Pasanganmu mengisi lembar umpan balik di bawah ini untuk presentasimu.
  4. Langkah 3: Bergantian — giliran kamu yang mendengarkan presentasi pasanganmu dan mengisi umpan balik.
  5. Langkah 4: Beberapa pasang akan dipilih guru untuk presentasi di depan kelas. Saat tampil, gunakan bahasa yang logis, santun, dan komunikatif.
  6. Saat presentasi, awali dengan kalimat pembuka yang menarik, jelaskan isi surat, dan akhiri dengan pesan atau kesimpulanmu.

Pertanyaan:

1. Setelah berlatih bersama pasangan, isi lembar umpan balik untuk presentasi TEMANMU berikut ini:

Aspek yang DinilaiSudah Baik ✓Perlu Ditingkatkan ✗Catatan/Saran
Kejelasan penyampaian isi suratPenggunaan bahasa yang santunKelancaran berbicaraKontak mata dengan pendengar
Pesan surat tersampaikan dengan jelas

2. Berdasarkan latihan dan umpan balik temanmu, tuliskan 2 hal yang sudah kamu lakukan dengan baik dan 1 hal yang ingin kamu perbaiki dalam presentasimu.

3. Diskusikan bersama pasanganmu: mengapa penting menggunakan bahasa yang logis dan santun saat mempresentasikan isi surat di depan umum? Catat hasil diskusimu!

Isi tabel umpan balik dengan tanda centang dan catatan singkat. Tulis jawaban uraian refleksi diri dalam 3–5 kalimat. Tulis hasil diskusi dalam 2–4 kalimat.

Kegiatan 3: Pesan di Dunia Maya: Bicara Santun di Media Sosial

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pulpen atau pensil
  • LKPD ini
  • Contoh percakapan media sosial (tersedia di LKPD)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan dua contoh percakapan di media sosial berikut, lalu jawab pertanyaan analisis.
  2. Setelah itu, kamu akan menulis pesan media sosial versimu sendiri.
  3. ---
  4. CONTOH A (Pesan kepada teman sebaya — WhatsApp): Hei, Dika! Gimana kabarnya? Gue udah baca suratmu dan seneng banget dapet kabar dari lo. Eh, lo jadi ikut lomba debat bulan depan nggak? Kalau iya, kita latihan bareng yuk! Salam, Rendi
  5. ---
  6. CONTOH B (Pesan kepada guru — WhatsApp): Assalamualaikum, Bu Hana. Selamat pagi. Saya Nadia dari kelas 7B. Saya ingin menyampaikan bahwa saya telah membaca surat undangan rapat yang Ibu kirimkan. Saya akan hadir tepat waktu. Terima kasih, Bu. Hormat saya, Nadia
  7. ---
  8. Baca kedua contoh di atas, lalu kerjakan pertanyaan 1 dan 2.
  9. Kemudian, pada pertanyaan 3, tulis pesanmu sendiri sesuai skenario yang dipilih.

Pertanyaan:

1. Bandingkan Contoh A dan Contoh B dengan mengisi tabel berikut!

AspekContoh A (ke teman)Contoh B (ke guru)
Kata sapaan yang digunakanRagam bahasa (formal/nonformal)Pilihan kata yang mencerminkan kesantunan
Cara mengakhiri pesan

2. Mengapa kata sapaan dan pilihan kata dalam kedua contoh itu berbeda? Apa yang memengaruhi pilihan tersebut? Jelaskan pendapatmu!

3. Sekarang giliranmu! Pilih SALAH SATU skenario berikut dan tulis pesan media sosial (minimal 5 kalimat) sesuai skenario tersebut.

Skenario A: Kamu ingin menceritakan isi surat pribadi yang kamu tulis kepada sahabatmu melalui WhatsApp. Gunakan bahasa yang akrab dan santun.

Skenario B: Kamu ingin menyampaikan kepada wali kelasmu melalui WhatsApp bahwa suratmu sudah selesai ditulis dan kamu siap mempresentasikannya. Gunakan bahasa yang formal dan sopan.

Tulis pesanmu di ruang jawaban yang tersedia. Cantumkan:

  1. kata sapaan,
  2. isi pesan yang jelas,
  3. penutup yang sesuai.

Isi tabel perbandingan 4 baris. Tulis jawaban uraian analisis dalam 3–5 kalimat. Tulis pesan media sosialmu dalam kotak khusus minimal 5 kalimat dengan struktur: sapaan — isi — penutup.

REFLEKSI

1. Dari kegiatan presentasi hari ini, apa satu hal baru yang kamu sadari tentang cara kamu berbicara di depan orang lain? Apakah ada kebiasaan komunikasimu sehari-hari yang ingin kamu ubah?

2. Pernahkah kamu mengirim pesan kepada guru, orang tua, atau orang yang lebih tua melalui media sosial dengan cara yang kurang tepat tanpa sadar? Setelah belajar hari ini, apa yang akan kamu lakukan berbeda?

3. Menurutmu, mengapa keterampilan mempresentasikan isi surat dan menulis pesan yang santun di media sosial penting untuk kehidupanmu ke depan? Berikan contoh situasi nyata yang mungkin kamu hadapi!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.