LKPDPertemuan 6Bab 6Fase DSemester 2

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 7: Menulis Surat Resmi untuk Keperluan Sekolah

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 7 dengan topik "Menulis Surat Resmi untuk Keperluan Sekolah". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 7: Menulis Surat Resmi untuk Keperluan Sekolah

Bahasa Indonesia - Kelas 7

Bab 6 - Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Menulis Surat Resmi untuk Keperluan Sekolah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikMenulis Surat Resmi untuk Keperluan Sekolah
Alokasi Waktu80 menit
Tipe Aktivitascampuran (individu, berpasangan, diskusi kelompok)
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menulis surat resmi sesuai tujuan penulisannya (undangan, permohonan, atau pemberitahuan) dengan melengkapi seluruh unsur surat dan menggunakan kosakata baku yang tepat.
  2. Murid dapat menyunting draf surat resmi milik sendiri atau teman berdasarkan ketepatan struktur, kosakata baku, dan kesantunan bahasa.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk dengan seksama sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan kegiatan secara berurutan: Kegiatan 1 → Kegiatan 2 → Kegiatan 3.
  • Gunakan pulpen atau pensil yang mudah dibaca. Boleh mencoret dan memperbaiki tulisanmu — itu bagian dari proses menulis!
  • Saat berdiskusi dengan teman, hormati pendapat orang lain dan sampaikan pendapatmu dengan santun.
  • Jika ada kata atau instruksi yang kurang jelas, segera tanyakan kepada gurumu.
  • Ingat: surat resmi adalah wajah lembaga. Tulislah dengan penuh tanggung jawab dan kebanggaan!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Bedah Surat: Apa yang Membuat Surat Resmi Itu 'Resmi'?

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD ini
  • Pulpen atau pensil
  • Buku catatan (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca dua penggalan surat berikut dengan cermat.
  2. Identifikasi unsur-unsur yang ada dan yang hilang dari setiap surat.
  3. Isi tabel analisis yang tersedia secara individu.
  4. Setelah selesai, bandingkan jawabanmu dengan teman sebangku dan diskusikan perbedaannya.

Pertanyaan:

1. Perhatikan Surat A berikut ini.

--- SURAT A ---
Kepada Yth.
Bapak/Ibu Guru Wali Kelas 7B
di Tempat

Dengan hormat,
Sehubungan dengan akan diadakannya kegiatan Pentas Seni Kelas, kami selaku pengurus kelas memohon izin untuk menggunakan aula sekolah pada Jumat, 20 Juli 2025 pukul 13.00–15.00 WIB. Besar harapan kami agar permohonan ini dapat dikabulkan.

Hormat kami,
Ketua Kelas 7B
Rizky Aditya
---

Apakah Surat A di atas sudah dapat disebut surat resmi yang lengkap? Berikan alasanmu!

2. Lengkapi tabel analisis unsur surat berikut berdasarkan Surat A di atas. Beri tanda ✓ jika unsur ada, tanda ✗ jika unsur tidak ada, lalu tuliskan contoh isinya jika ada.

Ruang tabel jawaban

3. Perhatikan kalimat berikut dari Surat A: 'kami selaku pengurus kelas memohon izin untuk menggunakan aula sekolah'. Menurutmu, apakah kosakata dalam kalimat itu sudah baku dan santun? Jelaskan dan perbaiki jika ada yang perlu diperbaiki!

4. Diskusikan dengan teman sebangkumu: mengapa surat resmi perlu memiliki nomor surat dan kop surat? Apa akibatnya jika sebuah surat resmi sekolah tidak memiliki dua unsur tersebut?

Pertanyaan 1 dan 3: tulis jawabanmu dalam 3–5 kalimat di kotak uraian yang tersedia. Pertanyaan 2: isi tabel 3 kolom (Nama Unsur | Ada/Tidak | Contoh Isi). Pertanyaan 4: tulis hasil diskusi bersama teman dalam 4–6 kalimat, cantumkan nama kalian berdua.

Kegiatan 2: Aku Penulis Surat Resmi! (Menyusun Surat Resmi dari Situasi Nyata)

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD ini
  • Pulpen
  • Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) cetak atau daring — opsional untuk mengecek kosakata baku

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca salah satu situasi di bawah ini dengan seksama. Gurumu akan menentukan situasi mana yang kamu kerjakan, atau kamu boleh memilih sendiri.
  2. Sebelum menulis, isi dulu 'Peta Rencanaku' untuk merancang isi suratmu.
  3. Tulis draf surat resmi lengkap di kotak yang tersedia. Pastikan semua unsur surat hadir!
  4. Gunakan kosakata baku dan bahasa yang santun. Hindari kata-kata tidak baku seperti 'kita' (ganti 'kami'), 'bikin' (ganti 'membuat'), 'nggak' (ganti 'tidak'), dll.
  5. Setelah selesai, baca ulang suratmu sekali sebelum lanjut ke Kegiatan 3.

Pertanyaan:

1. Pilih SATU situasi berikut untuk dijadikan surat resmimu:

🔵 SITUASI A — Surat Undangan:
OSIS SMP Nusantara Jaya akan mengadakan rapat persiapan Peringatan Hari Kemerdekaan pada Sabtu, 9 Agustus 2025, pukul 09.00 WIB di Aula Sekolah. OSIS mengundang seluruh ketua kelas dan wakil kelas untuk hadir.

🟢 SITUASI B — Surat Permohonan:
Kelas 7C ingin mengadakan kunjungan belajar ke Museum Nasional Jakarta. Mereka memohon izin kepada Kepala Sekolah agar kegiatan ini dapat terlaksana pada Sabtu, 23 Agustus 2025.

🟠 SITUASI C — Surat Pemberitahuan:
Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan ingin memberitahukan kepada seluruh orang tua/wali murid kelas 7 bahwa jadwal pengambilan rapor semester 1 dilaksanakan pada Sabtu, 6 Desember 2025, pukul 08.00–12.00 WIB.

Situasi yang saya pilih: ______
Tulis alasan singkat mengapa kamu memilih situasi ini (1–2 kalimat):

2. Sebelum menulis, lengkapi Peta Rencanaku berikut:

  1. Pengirim surat (nama lembaga/jabatan): ...
  2. Penerima surat (nama/jabatan): ...
  3. Tujuan penulisan surat: ...
  4. Informasi pokok yang harus ada di isi surat (min. 3 poin): ...
  5. Satu contoh kalimat pembuka yang akan kamu gunakan: ...
  6. Satu contoh kalimat penutup yang akan kamu gunakan: ...

3. Sekarang tuliskan draf surat resmimu yang lengkap di kotak di bawah ini! Pastikan suratmu memuat semua unsur: kop surat, tempat dan tanggal, nomor surat, lampiran, perihal, alamat tujuan, salam pembuka, paragraf isi (pembuka, inti, penutup), salam penutup, tanda tangan, nama terang, dan jabatan.

Pertanyaan 1: lingkari atau tulis situasi pilihanmu, lalu tulis alasan di baris yang tersedia. Pertanyaan 2: isi setiap poin Peta Rencanaku secara singkat. Pertanyaan 3: tulis draf surat lengkap di kotak besar bergaris yang telah disediakan (min. 15 baris); gunakan format surat resmi dengan memperhatikan tata letak.

Kegiatan 3: Jadi Editor Andal: Menyunting Surat Resmi

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Draf surat milik teman (hasil Kegiatan 2)
  • Pulpen warna berbeda untuk memberi catatan penyuntingan (disarankan warna merah atau hijau)
  • Lembar LKPD ini

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Tukarkan draf suratmu (dari Kegiatan 2) dengan surat milik teman sebangkumu.
  2. Baca surat temanmu dengan teliti dari awal hingga akhir — jangan terburu-buru!
  3. Gunakan Lembar Ceklis Penyunting di bawah ini untuk menilai surat temanmu.
  4. Tulis catatan penyuntingan dengan sopan dan membangun: beri pujian dulu untuk yang sudah baik, kemudian sampaikan saran perbaikan.
  5. Kembalikan surat beserta lembar ceklis kepada pemiliknya.
  6. Terima kembali suratmu, baca catatan dari temanmu, lalu buat revisi akhir suratmu sendiri.

Pertanyaan:

1. Lengkapi Lembar Ceklis Penyunting untuk surat milik temanmu. Nama penulis surat: ______
Nama penyunting: ______

Beri tanda ✓ (sudah baik), △ (perlu diperbaiki sedikit), atau ✗ (belum ada/perlu diperbaiki) untuk setiap aspek berikut:

  1. KELENGKAPAN UNSUR SURAT
  2. Kop surat
  3. Tempat dan tanggal surat
  4. Nomor surat
  5. Perihal
  6. Alamat tujuan
  7. Salam pembuka
  8. Paragraf isi (pembuka, inti, penutup)
  9. Salam penutup
  10. Tanda tangan, nama, dan jabatan
  1. KOSAKATA BAKU
  2. Tidak menggunakan kata tidak baku
  3. Pilihan kata sesuai konteks dan tujuan surat
  1. KESANTUNAN BAHASA
  2. Kalimat tidak memerintah secara kasar
  3. Menggunakan ungkapan terima kasih/harapan di penutup
  4. Sapaan dan pronomina sudah tepat (kami, Saudara/i, Bapak/Ibu)
Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan hasil ceklismu, tuliskan minimal 2 hal yang sudah bagus dari surat temanmu dan minimal 2 saran perbaikan yang spesifik. Gunakan bahasa yang sopan dan membangun!

Hal yang sudah bagus:

  1. ...
  2. ...

Saran perbaikan:

  1. ...
  2. ...

3. Setelah menerima kembali suratmu dan membaca catatan dari temanmu, tuliskan minimal 2 perbaikan yang kamu lakukan pada revisi akhir suratmu. Apa yang kamu perbaiki dan mengapa?

4. Menurut pendapatmu, mengapa kegiatan saling menyunting surat dengan teman itu penting? Apakah kamu setuju bahwa 'dua mata lebih jeli daripada satu'? Jelaskan dengan pengalamanmu dari kegiatan ini!

Pertanyaan 1: isi tabel ceklis dengan tanda ✓, △, atau ✗ untuk setiap aspek. Pertanyaan 2 dan 3: tulis dalam format poin bernomor, masing-masing minimal 2 poin. Pertanyaan 4: tulis dalam 3–5 kalimat di kotak yang tersedia.

REFLEKSI

1. Setelah menulis dan menyunting surat resmi hari ini, unsur surat mana yang paling sulit kamu lengkapi? Apa yang akan kamu lakukan untuk menguasainya?

2. Pernahkah kamu atau keluargamu menerima atau mengirim surat resmi dalam kehidupan nyata? Setelah belajar hari ini, apa yang kamu perhatikan dari surat tersebut yang belum kamu sadari sebelumnya?

3. Jika kamu bisa mengirim satu surat resmi kepada siapa saja untuk keperluan sekolahmu saat ini, kepada siapa kamu akan mengirimnya dan apa isinya? Mengapa?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.