LKPDPertemuan 5Bab 6Fase DSemester 2

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 7: Menulis Surat Pribadi dengan Pilihan Kata yang Santun

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 7 dengan topik "Menulis Surat Pribadi dengan Pilihan Kata yang Santun". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 7: Menulis Surat Pribadi dengan Pilihan Kata yang Santun

Bahasa Indonesia - Kelas 7

Bab 6 - Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Menulis Surat Pribadi dengan Pilihan Kata yang Santun

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikMenulis Surat Pribadi dengan Pilihan Kata yang Santun
Alokasi Waktu80 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran (individu, berpasangan, dan diskusi kelas)
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menulis surat pribadi kepada seorang teman atau anggota keluarga dengan menyampaikan pengalaman atau pesan secara logis dan santun menggunakan pilihan kata yang tepat sesuai konteks.
  2. Murid dapat menggunakan kosakata yang memiliki makna denotatif dan konotatif secara tepat dalam surat pribadi yang ditulisnya.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan teliti sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan setiap kegiatan sesuai urutan — jangan melompati langkah karena setiap kegiatan saling berkaitan.
  • Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan santun di seluruh jawaban dan tulisanmu.
  • Boleh berdiskusi dengan teman saat ada instruksi diskusi, tetapi surat pribadi di Kegiatan 3 harus hasil karyamu sendiri.
  • Jika ada kata yang tidak kamu pahami, tandai dan tanyakan kepada gurumu.
  • Nikmati proses belajar ini — surat yang kamu tulis hari ini bisa menjadi kenangan berharga!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Kata yang Hidup: Mengenal Makna Denotatif dan Konotatif

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD
  • Alat tulis (pena/pensil)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah dua penggalan surat pribadi berikut ini dengan seksama.
  2. Perhatikan kata-kata yang dicetak tebal di setiap penggalan surat.
  3. Jawab pertanyaan yang tersedia untuk membantu kamu memahami perbedaan makna denotatif dan konotatif.
  4. Setelah menjawab, diskusikan jawabanmu dengan teman sebangkumu selama 3 menit, lalu sampaikan hasilnya kepada kelas.

Pertanyaan:

1. Bacalah dua penggalan surat berikut:

✉ Surat A — dari Nadia kepada ibunya:
"Bu, kemarin aku ikut lomba membaca puisi. Rasanya hatiku **berbunga-bunga** saat namaku dipanggil sebagai juara pertama. Semua kerja keras selama ini terasa **manis**."

✉ Surat B — dari Raka kepada kakaknya:
"Kak, tadi aku memakan **bunga** pepaya yang ditumis Ibu. Rasanya **manis** karena sudah diberi gula aren."

Isilah tabel berikut berdasarkan kata yang dicetak tebal di atas!

Ruang tabel jawaban

2. Dari pengamatanmu pada soal nomor 1, tuliskan dengan kalimatmu sendiri: apa perbedaan makna denotatif dan makna konotatif? Berikan masing-masing satu contoh kata beserta kalimatnya!

3. Pasangkan kata-kata berikut dengan makna konotatifnya yang paling tepat! Tarik garis dari kolom kiri ke kolom kanan.

Kolom Kiri (Kata):

  1. ringan tangan,
  2. kepala dingin,
  3. panjang tangan,
  4. lapang dada.

Kolom Kanan (Makna Konotatif): (A) suka menolong orang lain, (B) menerima dengan ikhlas, (C) tenang dalam menghadapi masalah, (D) suka mencuri.

4. DISKUSI: Menurut kamu, mengapa penulis surat pribadi perlu menggunakan kata-kata konotatif? Apa yang membuat surat terasa lebih hidup dan menyentuh hati dibanding surat yang hanya menggunakan kata-kata bermakna denotatif? Diskusikan bersama teman sebangkumu, lalu tuliskan kesimpulan diskusi kalian!

Soal 1: Buat tabel 4 kolom dengan judul: Kata | Makna dalam Surat A | Jenis Makna (D/K) | Makna dalam Surat B | Jenis Makna (D/K). Soal 2: Paragraf uraian minimal 3 kalimat. Soal 3: Gambar garis penghubung antara kolom kiri dan kanan. Soal 4: Paragraf kesimpulan diskusi 3–5 kalimat.

Kegiatan 2: Bedah Surat: Menganalisis Pilihan Kata dan Kesantunan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD
  • Alat tulis
  • Penggaris (untuk menggaris bawahi)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah surat pribadi berikut ini dari awal hingga akhir — jangan terburu-buru!
  2. Setelah membaca, bayangkan kamu adalah penerima surat tersebut. Apa yang kamu rasakan?
  3. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini secara individu terlebih dahulu.
  4. Setelah selesai, bandingkan jawabanmu dengan teman di sebelahmu dan diskusikan perbedaan pendapatnya.

Pertanyaan:

1. Bacalah surat berikut dengan seksama:

---
Bandung, 15 Juni 2026

Untuk sahabatku Rania,
di Yogyakarta

Hai Rania!

Apa kabar? Aku harap kamu baik-baik saja di sana ya. Sudah hampir tiga bulan kita tidak bertemu sejak perpisahan di Pameran Sains itu. Rasanya ada yang kurang setiap harinya — kamu tahu sendiri kan, kalau kamu selalu jadi 'matahari' di sekumpulan teman kita.

Aku mau cerita, minggu lalu aku dan keluarga pergi ke Pantai Pangandaran. Waktu itu langit sedang 'menangis' sejak pagi, tapi kami tetap berangkat. Ternyata justru seru banget! Kami main hujan-hujanan di tepi pantai dan makan jagung bakar sambil menikmati suasana. Ibu bilang kenangan seperti ini adalah 'harta karun' yang tidak bisa dibeli.

Bagaimana keadaan keluargamu di sana? Semoga Ibu dan Ayahmu senantiasa sehat. Aku kangen sekali mengobrol panjang denganmu.

Sampai jumpa di liburan nanti ya!

Sahabatmu,
Aulia
---

Identifikasi minimal 3 kata atau frasa konotatif dalam surat di atas! Tulis dalam tabel: Kata/Frasa Konotatif | Makna Konotatif | Efek bagi Pembaca.

Ruang tabel jawaban

2. Perhatikan cara Aulia membuka dan menutup suratnya. Mengapa pilihan kata seperti 'Hai Rania!' dan 'Sahabatmu, Aulia' cocok digunakan dalam surat pribadi kepada teman? Apa yang akan berubah jika surat ini ditulis untuk guru? Jelaskan!

3. Surat Aulia di atas dianggap santun dan logis. Sekarang perhatikan versi surat yang kurang baik berikut ini:

'Rania, gua mau bilang kalau gua liburan ke pantai kemarin. Biasa aja sih. Keluarga lu gimana? Ya udah segitu aja.'

Bandingkan kedua surat tersebut! Tuliskan minimal 3 perbedaan dari segi (a) pilihan kata, (b) kelengkapan isi/pesan, dan (c) kesantunan bahasa.

Ruang tabel jawaban

4. Bayangkan kamu adalah Rania yang menerima surat dari Aulia. Tuliskan satu paragraf balasan singkat (5–7 kalimat) yang menggunakan minimal 2 kata konotatif. Garis bawahi kata konotatif yang kamu gunakan!

Soal 1: Tabel 3 kolom — Kata/Frasa Konotatif | Makna Konotatif | Efek bagi Pembaca — isi minimal 3 baris. Soal 2: Paragraf uraian 4–6 kalimat. Soal 3: Tabel 3 baris × 3 kolom — Aspek | Surat Aulia | Surat Versi Buruk. Soal 4: Paragraf 5–7 kalimat, kata konotatif digaris bawahi.

Kegiatan 3: Karyaku: Menulis Surat Pribadi yang Santun dan Bermakna

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD
  • Alat tulis (pena tinta biru/hitam)
  • Kamus Besar Bahasa Indonesia (jika tersedia, fisik atau daring)
  • Penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ini adalah kegiatan puncak — kamu akan menulis surat pribadi aslimu sendiri!
  2. Sebelum menulis, isi dulu 'Kartu Perencanaan Surat' di bawah ini untuk membantu kamu menyusun ide.
  3. Setelah perencanaan selesai, tuliskan surat pribadimu lengkap dengan semua unsur surat: tempat/tanggal, salam pembuka, isi surat, penutup, dan tanda tangan.
  4. Surat harus terdiri dari minimal 3 paragraf isi: (1) pembuka/menanyakan kabar, (2) isi utama berupa pengalaman atau pesan, (3) penutup.
  5. Gunakan minimal 3 kata konotatif dalam suratmu dan tandai dengan tanda bintang (*) di sampingnya.
  6. Periksa kembali suratmu sebelum dikumpulkan menggunakan Daftar Periksa Mandiri yang tersedia.

Pertanyaan:

1. KARTU PERENCANAAN SURAT — Sebelum menulis, isi rencana suratmu!

(a) Kepada siapa surat ini ditujukan? (teman/anggota keluarga — sebutkan nama dan hubungannya)
(b) Pengalaman atau pesan apa yang ingin kamu sampaikan?
(c) Nada surat: akrab/hangat/serius? (pilih salah satu dan jelaskan alasanmu)
(d) Tuliskan 3 kata konotatif yang akan kamu gunakan beserta rencana penggunaannya dalam kalimat!

2. Tuliskan surat pribadimu di ruang yang tersedia! Ingat ketentuan berikut:
✅ Terdiri dari minimal 3 paragraf isi
✅ Menggunakan pilihan kata yang santun sesuai konteks
✅ Minimal 3 kata konotatif ditandai bintang (*)
✅ Pesan atau pengalaman disampaikan secara logis dan runtut
✅ Menggunakan format surat pribadi yang lengkap

3. DAFTAR PERIKSA MANDIRI — Setelah menulis surat, centang (✓) setiap poin yang sudah terpenuhi:

☐ Surat memiliki tempat dan tanggal penulisan
☐ Salam pembuka sesuai dengan penerima surat
☐ Ada paragraf pembuka (menanyakan kabar atau sapaan)
☐ Ada paragraf isi yang menceritakan pengalaman atau menyampaikan pesan
☐ Ada paragraf penutup
☐ Ada salam penutup dan tanda tangan
☐ Pilihan kata santun dan sesuai konteks hubungan dengan penerima
☐ Ada minimal 3 kata konotatif yang ditandai bintang (*)
☐ Kata konotatif digunakan dengan tepat dan bermakna
☐ Pesan atau pengalaman disampaikan secara runtut dan logis

Berapa poin yang berhasil kamu centang? ___ / 10
Apa yang akan kamu perbaiki sebelum mengumpulkan surat ini?

Soal 1: Format kartu dengan 4 kolom pertanyaan — isi singkat dan terencana (5–8 baris). Soal 2: Ruang surat bebas bergaris minimal 20 baris — tulis surat lengkap dengan format surat pribadi, kata konotatif ditandai bintang (*). Soal 3: Daftar centang 10 poin — beri tanda centang dan tulis catatan perbaikan.

REFLEKSI

1. Pengalaman atau pesan apa yang kamu pilih untuk ditulis dalam suratmu hari ini? Mengapa pengalaman atau pesan itu terasa penting untuk dibagikan kepada orang yang kamu tuju?

2. Apakah menggunakan kata-kata konotatif membuat suratmu terasa lebih hidup dan bermakna? Ceritakan satu kata konotatif yang paling kamu suka dari suratmu sendiri dan jelaskan mengapa kamu memilihnya!

3. Jika kamu benar-benar mengirimkan surat ini kepada teman atau anggota keluargamu, apa yang kamu harapkan mereka rasakan setelah membacanya? Apa yang membuat menulis surat berbeda dengan sekadar mengirim pesan singkat di ponsel?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.