LKPD Bahasa Indonesia Kelas 7: Mencermati Kosakata Baku dan Pronomina dalam Surat
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 7 dengan topik "Mencermati Kosakata Baku dan Pronomina dalam Surat". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Bahasa Indonesia Kelas 7: Mencermati Kosakata Baku dan Pronomina dalam Surat
Bahasa Indonesia - Kelas 7
Bab 6 - Pertemuan 3
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Bahasa Indonesia — Kelas 7 (Fase D) Topik: Mencermati Kosakata Baku dan Pronomina dalam Surat INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Berburu Pronomina: Siapa yang Bicara, Siapa yang Dituju?Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Penggalan Surat Pribadi: Tandai pronomina dalam penggalan surat pribadi di atas menggunakan kode warna. Kemudian lengkapi tabel berikut:
2. Penggalan Surat Resmi: Tandai pronomina dalam penggalan surat resmi di atas. Kemudian lengkapi tabel berikut: | Pronomina yang Ditemukan | Mengacu kepada Siapa? | Jenis (Orang Pertama/Kedua/Ketiga) | Ruang tabel jawaban 3. Penggalan Surat Pembaca: Tandai pronomina dalam penggalan surat pembaca di atas. Kemudian lengkapi tabel berikut: | Pronomina yang Ditemukan | Mengacu kepada Siapa? | Jenis (Orang Pertama/Kedua/Ketiga) | Ruang tabel jawaban 4. Setelah mengamati ketiga surat di atas, tuliskan perbedaan dan persamaan penggunaan pronomina di antara ketiganya. Gunakan format: (a) Persamaan yang kamu temukan, (b) Perbedaan yang kamu temukan, (c) Menurutmu, mengapa perbedaan itu bisa terjadi? Tulis jawaban tabel pada kotak tabel yang tersedia (3 kolom: Pronomina yang Ditemukan | Mengacu kepada Siapa | Jenis). Jawaban uraian ditulis dalam paragraf singkat minimal 3 kalimat per poin. Kegiatan 2: Detektif Kata: Baku atau Tidak Baku?Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Bacalah surat resmi berikut: "SMP Nusantara Jaya Kepada Yth. Dengan hormat, Hormat kami, Temukan semua kata tidak baku dalam surat tersebut dan lengkapi tabel berikut: | No. | Kata Tidak Baku | Kata Baku yang Tepat | Dari mana kamu tahu ini tidak baku? | Ruang tabel jawaban 2. Setelah menemukan kata tidak baku, tulis ulang satu paragraf dari surat di atas menggunakan kata-kata baku yang tepat. Pilih paragraf yang paling banyak mengandung kata tidak baku. 3. Diskusi Kelompok (2–3 orang): Bayangkan kamu menerima surat resmi dari sekolah yang ditulis dengan banyak kata tidak baku seperti 'ngasih tau', 'bakal', dan 'ditujuin'. Apa yang kamu rasakan sebagai pembaca? Apakah isi surat tetap bisa dipahami? Lalu, mengapa menurutmu penggunaan kata baku tetap penting dalam surat resmi meskipun isinya masih bisa dimengerti? Catat hasil diskusimu. 4. Dari pengalamanmu sehari-hari, tuliskan 5 kata tidak baku yang sering kamu gunakan saat chatting atau bicara dengan teman, lalu tuliskan bentuk bakunya. Kapan kamu boleh menggunakan kata tidak baku dan kapan harus menggunakan kata baku? Ruang tabel jawaban Jawaban tabel ditulis pada kotak 4 kolom yang tersedia. Penulisan ulang paragraf ditulis dalam kotak uraian. Catatan diskusi ditulis bersama dalam kotak diskusi dan ditandatangani oleh semua anggota kelompok. Kegiatan 3: Meja Redaksi: Sunting dan Sempurnakan Suratku!Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Bacalah surat pembaca berikut yang dikirimkan ke majalah sekolah: "Halo redaksi! Sebagai editor, pertama-tama identifikasi masalah yang ada dalam surat tersebut. Lengkapi tabel analisis berikut: | No. | Jenis Masalah | Kata/Kalimat Bermasalah | Alasan Bermasalah | Ruang tabel jawaban 2. Sekarang tulis ulang surat pembaca tersebut secara lengkap dengan pronomina yang tepat dan kosakata baku. Pastikan surat hasil suntinganmu memiliki: (a) sapaan pembuka yang tepat, (b) pronomina yang sesuai konteks surat pembaca, (c) seluruh kata tidak baku sudah diganti, (d) penutup yang sopan. 3. Tulis 'Catatan Editor' singkatmu (3–5 kalimat) yang menjelaskan: (a) perubahan pronomina apa yang kamu lakukan dan mengapa, (b) mengapa kata baku penting dalam surat pembaca, (c) bagaimana perubahan tersebut memengaruhi kesan pembaca terhadap surat. 4. Setelah menukar hasil suntinganmu dengan teman sebangku, tuliskan: (a) satu hal yang kamu lakukan dengan baik dalam menyunting surat, (b) satu hal yang terlewat atau bisa kamu perbaiki berdasarkan masukan temanmu, (c) apa yang kamu pelajari dari kegiatan saling memberi masukan ini? Tabel analisis ditulis pada kotak 4 kolom. Surat hasil suntingan ditulis di kotak uraian besar yang tersedia (minimal 1 halaman). Catatan editor ditulis di kotak terpisah. Jawaban tukar pendapat ditulis di kotak refleksi pasangan. REFLEKSI1. Setelah belajar tentang pronomina hari ini, pernahkah kamu sadar menggunakan kata ganti yang berbeda saat bicara dengan teman, orang tua, dan guru? Mengapa kamu melakukan itu secara otomatis? Apa hubungannya dengan yang baru saja kamu pelajari? 2. Bayangkan kamu menulis surat kepada kepala sekolah untuk mengusulkan perubahan di sekolahmu. Pronomina apa yang akan kamu gunakan? Kata baku apa yang perlu kamu perhatikan? Apakah kamu merasa lebih siap setelah kegiatan hari ini? 3. Dari tiga kegiatan yang kamu lakukan hari ini — menandai pronomina, berburu kata tidak baku, dan menyunting surat — kegiatan mana yang paling menantang untukmu? Apa strategi yang kamu gunakan untuk mengatasinya? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.