LKPDPertemuan 3Bab 6Fase DSemester 2

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 7: Mencermati Kosakata Baku dan Pronomina dalam Surat

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 7 dengan topik "Mencermati Kosakata Baku dan Pronomina dalam Surat". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 7: Mencermati Kosakata Baku dan Pronomina dalam Surat

Bahasa Indonesia - Kelas 7

Bab 6 - Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Mencermati Kosakata Baku dan Pronomina dalam Surat

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikMencermati Kosakata Baku dan Pronomina dalam Surat
Alokasi Waktu75 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menandai dan membedakan penggunaan pronomina (kata ganti orang) dalam surat pribadi, surat resmi, dan surat pembaca yang telah dibacanya.
  2. Murid dapat membedakan kosakata baku dan tidak baku serta menjelaskan alasan pemilihan kosakata baku dalam penulisan surat resmi sesuai konteks komunikasi.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk dengan cermat sebelum mengerjakan kegiatan.
  • Kerjakan secara jujur dan mandiri; diskusi hanya pada bagian yang ditandai 'Diskusi Kelompok'.
  • Gunakan pulpen atau spidol warna untuk menandai teks — ini membantumu melihat pola lebih jelas.
  • Jika menemukan kata yang tidak kamu mengerti, tuliskan di kolom catatanmu dan tanyakan ke guru.
  • LKPD ini milikmu — tulisanmu, tandamu, dan jawabanmu mencerminkan pemahamanmu sendiri. Tidak ada jawaban yang salah selama kamu bisa menjelaskan alasanmu.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Berburu Pronomina: Siapa yang Bicara, Siapa yang Dituju?

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil warna atau pulpen 3 warna (merah, biru, hijau)
  • Penggaris (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah tiga penggalan surat di bawah ini dengan saksama. Penggalan pertama adalah surat pribadi, penggalan kedua adalah surat resmi, dan penggalan ketiga adalah surat pembaca.
  2. Ambil pensil warna atau pulpen warna berbeda untuk masing-masing jenis pronomina: (a) garis bawah merah untuk pronomina yang mengacu pada penulis surat (kata ganti orang pertama), (b) garis bawah biru untuk pronomina yang mengacu pada penerima surat (kata ganti orang kedua), (c) garis bawah hijau untuk pronomina yang mengacu pada orang yang dibicarakan (kata ganti orang ketiga).
  3. Setelah menandai, pindahkan temuanmu ke tabel pada kolom jawaban.
  4. Bandingkan ketiga surat: apakah pronomina yang digunakan sama atau berbeda? Tulis pengamatanmu di bagian uraian.

Pertanyaan:

1. Penggalan Surat Pribadi:
"Hai Rina, aku kangen banget sama kamu! Kemarin aku cerita ke Mama tentang rencanamu ikut lomba menari. Beliau bilang kamu pasti bisa juara. Aku doain ya!"

Tandai pronomina dalam penggalan surat pribadi di atas menggunakan kode warna. Kemudian lengkapi tabel berikut:

Pronomina yang DitemukanMengacu kepada Siapa?Jenis (Orang Pertama/Kedua/Ketiga)

2. Penggalan Surat Resmi:
"Dengan hormat, kami dari OSIS SMP Nusantara mengundang Bapak/Ibu untuk hadir dalam acara Pentas Seni yang akan kami selenggarakan. Kehadiran Bapak/Ibu sangat kami harapkan demi kelancaran acara tersebut."

Tandai pronomina dalam penggalan surat resmi di atas. Kemudian lengkapi tabel berikut:

| Pronomina yang Ditemukan | Mengacu kepada Siapa? | Jenis (Orang Pertama/Kedua/Ketiga) |

Ruang tabel jawaban

3. Penggalan Surat Pembaca:
"Kepada Redaksi Majalah Remaja, saya ingin menyampaikan pendapat saya mengenai konten yang belakangan ini dimuat. Menurut saya, pembaca muda seperti kami membutuhkan artikel yang lebih inspiratif. Semoga redaksi berkenan mempertimbangkan masukan ini."

Tandai pronomina dalam penggalan surat pembaca di atas. Kemudian lengkapi tabel berikut:

| Pronomina yang Ditemukan | Mengacu kepada Siapa? | Jenis (Orang Pertama/Kedua/Ketiga) |

Ruang tabel jawaban

4. Setelah mengamati ketiga surat di atas, tuliskan perbedaan dan persamaan penggunaan pronomina di antara ketiganya. Gunakan format: (a) Persamaan yang kamu temukan, (b) Perbedaan yang kamu temukan, (c) Menurutmu, mengapa perbedaan itu bisa terjadi?

Tulis jawaban tabel pada kotak tabel yang tersedia (3 kolom: Pronomina yang Ditemukan | Mengacu kepada Siapa | Jenis). Jawaban uraian ditulis dalam paragraf singkat minimal 3 kalimat per poin.

Kegiatan 2: Detektif Kata: Baku atau Tidak Baku?

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil/pulpen
  • Teks surat resmi (tersedia dalam LKPD)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pada kegiatan ini, kamu akan bermain peran sebagai 'detektif bahasa' yang bertugas menemukan kata-kata tidak baku yang 'menyusup' ke dalam surat resmi.
  2. Bacalah surat resmi berikut dengan teliti. Di dalamnya terdapat beberapa kata tidak baku yang sengaja disisipkan.
  3. Lingkari atau garis bawahi kata-kata yang kamu curigai tidak baku.
  4. Setelah menemukan kata tidak baku, tulis kata bakunya dan jelaskan bagaimana kamu tahu kata itu tidak baku.
  5. Terakhir, jawab pertanyaan diskusi bersama kelompokmu (2–3 orang).

Pertanyaan:

1. Bacalah surat resmi berikut:

"SMP Nusantara Jaya
Jl. Merdeka No. 12, Jakarta

Kepada Yth.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Jakarta
di Tempat

Dengan hormat,
Kami mau ngasih tau bahwa sekolah kami bakal ngadain kegiatan studi lapangan ke Museum Nasional pada tanggal 15 Juli 2025. Kegiatan ini ditujuin buat murid-murid kelas 7 sebagai bagian dari pembelajaran IPS. Kami mohon izin dan dukungan dari Bapak/Ibu supaya acara ini bisa jalan dengan lancar. Atas perhatiannya, kami ucapin terima kasih.

Hormat kami,
Kepala SMP Nusantara Jaya"

Temukan semua kata tidak baku dalam surat tersebut dan lengkapi tabel berikut:

| No. | Kata Tidak Baku | Kata Baku yang Tepat | Dari mana kamu tahu ini tidak baku? |

Ruang tabel jawaban

2. Setelah menemukan kata tidak baku, tulis ulang satu paragraf dari surat di atas menggunakan kata-kata baku yang tepat. Pilih paragraf yang paling banyak mengandung kata tidak baku.

3. Diskusi Kelompok (2–3 orang): Bayangkan kamu menerima surat resmi dari sekolah yang ditulis dengan banyak kata tidak baku seperti 'ngasih tau', 'bakal', dan 'ditujuin'. Apa yang kamu rasakan sebagai pembaca? Apakah isi surat tetap bisa dipahami? Lalu, mengapa menurutmu penggunaan kata baku tetap penting dalam surat resmi meskipun isinya masih bisa dimengerti? Catat hasil diskusimu.

4. Dari pengalamanmu sehari-hari, tuliskan 5 kata tidak baku yang sering kamu gunakan saat chatting atau bicara dengan teman, lalu tuliskan bentuk bakunya. Kapan kamu boleh menggunakan kata tidak baku dan kapan harus menggunakan kata baku?

Ruang tabel jawaban

Jawaban tabel ditulis pada kotak 4 kolom yang tersedia. Penulisan ulang paragraf ditulis dalam kotak uraian. Catatan diskusi ditulis bersama dalam kotak diskusi dan ditandatangani oleh semua anggota kelompok.

Kegiatan 3: Meja Redaksi: Sunting dan Sempurnakan Suratku!

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pulpen atau pensil
  • Teks surat pembaca (tersedia dalam LKPD)
  • Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) atau akses KBBI daring jika tersedia

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pada kegiatan ini, kamu akan berperan sebagai editor surat di sebuah redaksi majalah sekolah.
  2. Kamu menerima surat pembaca kiriman siswa baru yang masih menggunakan pronomina yang kurang tepat dan banyak kata tidak baku.
  3. Tugasmu: (1) identifikasi masalah pronomina dan kosakata, (2) sunting surat tersebut agar sesuai dengan kaidah penulisan surat pembaca yang baik, (3) berikan 'catatan editor' singkat yang menjelaskan perubahanmu.
  4. Kerjakan secara individual, kemudian tukarkan hasil suntinganmu dengan teman sebangku untuk saling memberi masukan.

Pertanyaan:

1. Bacalah surat pembaca berikut yang dikirimkan ke majalah sekolah:

"Halo redaksi!
Gue mau complain nih soal kantin sekolah kita. Menurut gue dan temen-temen gue, makanan di kantin tuh udah nggak sehat banget. Kita-kita sering liat ada jajanan yang warnanya aneh dan kayaknya mengandung pewarna berbahaya. Gue berharap banget lu pada di redaksi bisa ngebantu nyampein masalah ini ke kepala sekolah. Supaya kita semua bisa dapet makanan yang lebih sehat dan aman. Makasih ya."

Sebagai editor, pertama-tama identifikasi masalah yang ada dalam surat tersebut. Lengkapi tabel analisis berikut:

| No. | Jenis Masalah | Kata/Kalimat Bermasalah | Alasan Bermasalah |

Ruang tabel jawaban

2. Sekarang tulis ulang surat pembaca tersebut secara lengkap dengan pronomina yang tepat dan kosakata baku. Pastikan surat hasil suntinganmu memiliki: (a) sapaan pembuka yang tepat, (b) pronomina yang sesuai konteks surat pembaca, (c) seluruh kata tidak baku sudah diganti, (d) penutup yang sopan.

3. Tulis 'Catatan Editor' singkatmu (3–5 kalimat) yang menjelaskan: (a) perubahan pronomina apa yang kamu lakukan dan mengapa, (b) mengapa kata baku penting dalam surat pembaca, (c) bagaimana perubahan tersebut memengaruhi kesan pembaca terhadap surat.

4. Setelah menukar hasil suntinganmu dengan teman sebangku, tuliskan: (a) satu hal yang kamu lakukan dengan baik dalam menyunting surat, (b) satu hal yang terlewat atau bisa kamu perbaiki berdasarkan masukan temanmu, (c) apa yang kamu pelajari dari kegiatan saling memberi masukan ini?

Tabel analisis ditulis pada kotak 4 kolom. Surat hasil suntingan ditulis di kotak uraian besar yang tersedia (minimal 1 halaman). Catatan editor ditulis di kotak terpisah. Jawaban tukar pendapat ditulis di kotak refleksi pasangan.

REFLEKSI

1. Setelah belajar tentang pronomina hari ini, pernahkah kamu sadar menggunakan kata ganti yang berbeda saat bicara dengan teman, orang tua, dan guru? Mengapa kamu melakukan itu secara otomatis? Apa hubungannya dengan yang baru saja kamu pelajari?

2. Bayangkan kamu menulis surat kepada kepala sekolah untuk mengusulkan perubahan di sekolahmu. Pronomina apa yang akan kamu gunakan? Kata baku apa yang perlu kamu perhatikan? Apakah kamu merasa lebih siap setelah kegiatan hari ini?

3. Dari tiga kegiatan yang kamu lakukan hari ini — menandai pronomina, berburu kata tidak baku, dan menyunting surat — kegiatan mana yang paling menantang untukmu? Apa strategi yang kamu gunakan untuk mengatasinya?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.