LKPDPertemuan 6Bab 5Fase DSemester 2

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 7: Menganalisis Gagasan dan Pandangan untuk Menemukan Makna Tersirat dalam Teks Visual Buku Fiksi dan Nonfiksi

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 7 dengan topik "Menganalisis Gagasan dan Pandangan untuk Menemukan Makna Tersirat dalam Teks Visual Buku Fiksi dan Nonfiksi".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 7: Menganalisis Gagasan dan Pandangan untuk Menemukan Makna Tersirat dalam Teks Visual Buku Fiksi dan Nonfiksi

Bahasa Indonesia - Kelas 7

Bab 5 Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Menganalisis Gagasan dan Pandangan untuk Menemukan Makna Tersirat dalam Teks Visual Buku Fiksi dan Nonfiksi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikMenganalisis Gagasan dan Pandangan untuk Menemukan Makna Tersirat dalam Teks Visual Buku Fiksi dan Nonfiksi
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis informasi berupa gagasan dan pandangan dari teks visual buku fiksi dan nonfiksi untuk menemukan makna tersurat dan tersirat

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah doa sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bekerjalah bersama teman kelompokmu dengan penuh tanggung jawab dan saling menghargai.
  • Cermati setiap detail ilustrasi visual buku fiksi dan infografik nonfiksi yang disajikan.
  • Tuliskan hasil analisis gagasan dan pandangan pada kolom ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menelisik Makna Tersurat dan Tersirat Visual Cerita Fiksi

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja
  • Alat tulis
  • Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas VII (Bab 5)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan deskripsi ilustrasi visual buku fiksi 'Itam dan U' berikut: Tampak seorang anak laki-laki (Itam) duduk meringkuk sendirian di dahan pohon kelapa yang tinggi, memeluk lututnya dengan tatapan kosong mengarah ke bawah, di mana air laut keruh sisa tsunami mengepung seluruh daratan dengan warna latar langit kelabu gelap dan sapuan kuas bergradasi pekat.
  2. Diskusikan bersama kelompok detail visual yang tampak secara nyata (tersurat) dan tafsiran suasana perasaan/kondisi tokoh yang tidak tertulis langsung (tersirat).
  3. Isilah tabel analisis pada ruang jawaban sesuai pertanyaan yang diberikan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan visual buku fiksi tersebut, analisislah 2 informasi tersurat (objek nyata yang terlihat) dan 2 informasi tersirat (tafsiran makna di balik pilihan warna dan posisi tokoh)!

Ruang tabel jawaban

2. Bagaimanakah pandangan ilustrator/pengarang mengenai dampak musibah yang tersirat dari keseluruhan komposisi gambar anak yang terisolasi di pohon tersebut?

Format tabel 2 kolom (Kolom 1: Informasi Tersurat Visual, Kolom 2: Makna Tersirat & Suasana Emosi) untuk pertanyaan nomor 1, dilanjutkan 2 baris uraian singkat untuk pertanyaan nomor 2.

Kegiatan 2: Menganalisis Gagasan dan Pandangan dalam Teks Visual Nonfiksi

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati deskripsi visual infografik buku nonfiksi berikut: Judul: 'Hutan Bernapas, Bumi Selamat'. Di bagian tengah terdapat ilustrasi separuh paru-paru manusia yang terbuat dari pepohonan hijau lebat dan rimbun, sedangkan separuh paru-paru lainnya tampak gundul, berwarna cokelat gosong, berasap, dengan siluet tunggul kayu yang ditebang serta ikon termometer merah menyala di sampingnya.
  2. Analisislah gagasan utama dan pandangan pembuat visual yang tersurat dan tersirat dalam infografik tersebut.
  3. Tuliskan jawaban pada format isian yang telah disediakan.

Pertanyaan:

1. Analisislah makna tersurat dari objek visual paru-paru separuh hijau dan separuh gundul/berasap pada infografik nonfiksi tersebut!

2. Analisislah gagasan dan pandangan pembuat infografik yang tersirat di balik analogi visual bentuk paru-paru manusia dengan kelestarian hutan!

Kolom isian 2 baris untuk nomor 1, dan kotak uraian 3-4 baris untuk nomor 2.

Kegiatan 3: Membandingkan Penyampaian Gagasan Visual Buku Fiksi dan Nonfiksi

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Siswa
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Diskusikan bersama kelompok untuk membandingkan bagaimana gagasan/pandangan disampaikan melalui visual buku fiksi (pada Kegiatan 1) dan visual buku nonfiksi (pada Kegiatan 2).
  2. Isilah tabel perbandingan cara penyampaian makna tersirat pada ruang jawaban.
  3. Selesaikan kegiatan tepat waktu untuk melanjutkan sesi refleksi pembelajaran mendalam.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel perbandingan penyampaian gagasan dan pandangan pada visual fiksi vs visual nonfiksi berdasarkan hasil analisis Kegiatan 1 dan 2!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan analisis kalian, simpulkan perbedaan utama cara menemukan makna tersirat pada teks visual fiksi dibandingkan teks visual nonfiksi!

Format tabel 2 kolom (Teks Visual Fiksi vs Teks Visual Nonfiksi) berisi aspek fokus gagasan tersirat dan cara penyampaian, diikuti ruang simpulan 3 baris di bawah tabel (mencakup waktu pengerjaan, transisi, presentasi singkat, dan refleksi).

REFLEKSI

1. Setelah mengamati visual fiksi dan nonfiksi hari ini, tanda visual apa (warna, ekspresi, simbol) yang paling membantumu memahami makna tersirat yang ingin disampaikan pembuat gambar?

2. Bagaimana kemampuan menganalisis makna tersirat pada gambar membantumu lebih kritis dan peka saat membaca buku bergambar atau melihat infografik di media sosial?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.