LKPDPertemuan 6Bab 3Fase DSemester 1

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 7: Mengevaluasi Kualitas Kelengkapan Teks Visual Panduan Kesehatan Menggunakan Sumber Informasi Lain

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 7 dengan topik "Mengevaluasi Kualitas Kelengkapan Teks Visual Panduan Kesehatan Menggunakan Sumber Informasi Lain".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 7: Mengevaluasi Kualitas Kelengkapan Teks Visual Panduan Kesehatan Menggunakan Sumber Informasi Lain

Bahasa Indonesia - Kelas 7

Bab 3 Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Mengevaluasi Kualitas Kelengkapan Teks Visual Panduan Kesehatan Menggunakan Sumber Informasi Lain

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikMengevaluasi Kualitas Kelengkapan Teks Visual Panduan Kesehatan Menggunakan Sumber Informasi Lain
Alokasi Waktu3 JP (3 x 40 menit = 120 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengevaluasi kualitas dari berbagai tipe teks berwujud teks visual panduan kesehatan menggunakan sumber informasi lain

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah instruksi pada setiap kegiatan dengan cermat.
  • Gunakan sumber informasi pembanding yang disediakan untuk mengecek kebenaran dan kelengkapan teks visual.
  • Bekerjalah secara mandiri saat mencermati teks, lalu diskusikan hasil temuan evaluasi bersama teman sekelompokmu.
  • Tuliskan hasil evaluasi pada format tabel dan ruang jawaban yang telah ditentukan secara objektif.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Membandingkan Informasi Teks Visual dengan Sumber Pembanding Resmi

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja
  • Teks Visual A (Infografik Menu Sehat Remaja)
  • Teks Pembanding B (Panduan Gizi Seimbang Kemenkes)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati Teks Visual A: 'Infografik Menu Sehat Remaja' yang memuat panduan: (1) Sarapan cukup makan buah saja, (2) Batasi minum air putih agar tidak sering buang air, (3) Kurangi nasi hingga 1 sendok per hari.
  2. Bacalah Teks Informasi Pembanding B (Panduan Gizi Seimbang Kemenkes): 'Piring Makanku terdiri dari 1/3 makanan pokok berkarbohidrat kompleks, 1/3 sayuran, 1/6 lauk-pauk sumber protein, dan 1/6 buah-buahan. Remaja dianjurkan minum air putih minimal 8 gelas (2 liter) per hari dan tidak melewatkan sarapan bergizi seimbang.'
  3. Bandingkan butir-butir pada Teks Visual A dengan Teks Pembanding B menggunakan tabel evaluasi yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel evaluasi kesesuaian informasi antara Teks Visual A dengan Teks Pembanding B untuk ketiga butir panduan berikut!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan perbandingan dengan Teks Pembanding B, evaluasilah apakah informasi kesehatan pada Teks Visual A berkualitas dan dapat dipercaya? Berikan alasanmu!

Format tabel 4 kolom: [No | Panduan Teks Visual A | Fakta Teks Pembanding B | Kesimpulan: Sesuai/Tidak Sesuai] untuk soal 1, diikuti 1 kolom uraian simpulan evaluasi (3-4 baris) untuk soal 2.

Kegiatan 2: Mengevaluasi Kelengkapan dan Kejelasan Unsur Teks Visual

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Poster Teks Visual C
  • Brosur Teks Pembanding D
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan Teks Visual C: Poster 'Cegah Anemia pada Remaja' yang hanya menampilkan gambar seorang siswi lemas dan tulisan: 'Minum Tablet Tambah Darah Teratur!', tanpa memuat dosis, waktu konsumsi, efek samping, maupun makanan pendukung penyerapan zat besi.
  2. Cermati Teks Pembanding D (Brosur Puskesmas tentang Pencegahan Anemia): 'Remaja putri meminum 1 tablet tambah darah seminggu sekali setelah makan, dibarengi air putih atau jus jeruk (vitamin C) untuk membantu penyerapan, serta hindari minum bersama teh/kopi.'
  3. Evaluasilah kelengkapan teks visual C dengan menemukan komponen penting yang hilang berdasarkan Teks Pembanding D.

Pertanyaan:

1. Identifikasi minimal 3 informasi penting tentang konsumsi tablet tambah darah yang ada pada Teks Pembanding D tetapi TIDAK dicantumkan dalam Teks Visual C!

2. Diskusikan bersama kelompok: Apa dampak kualitas kelengkapan Teks Visual C yang kurang lengkap tersebut bagi pembaca remaja yang belum pernah mengonsumsi tablet penambah darah?

Kolom isian berbutir (1, 2, 3) untuk nomor 1, dan kotak esai diskusi kelompok sepanjang 4-5 baris untuk nomor 2.

Kegiatan 3: Merumuskan Penilaian Akhir dan Rekomendasi Kualitas Teks Visual

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Format penilaian LKPD
  • Catatan evaluasi kegiatan 1 & 2

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Gunakan seluruh hasil evaluasi dari Kegiatan 1 dan Kegiatan 2.
  2. Evaluasilah kualitas keseluruhan teks visual panduan kesehatan tersebut berdasarkan dua indikator: akurasi informasi dan kelengkapan panduan.
  3. Tuliskan rekomendasi perbaikan teks visual agar menjadi panduan kesehatan yang valid, lengkap, dan bermutu bagi remaja.

Pertanyaan:

1. Berikan penilaian akhir (skor 1-4: 1=Sangat Kurang, 2=Kurang, 3=Cukup, 4=Baik) terhadap kualitas Teks Visual A dan Teks Visual C berdasarkan sumber pembanding resmi, disertai alasan singkat!

Ruang tabel jawaban

2. Tuliskan 2 usulan perbaikan konkret pada elemen teks visual agar teks panduan kesehatan tersebut memenuhi standar kualitas kelengkapan informasi!

Tabel penilaian kualitas (Kolom: Objek Teks | Skor Kelayakan 1-4 | Alasan Evaluasi) dan kotak catatan rekomendasi perbaikan teks visual.

REFLEKSI

1. Bagaimana caramu membuktikan apakah sebuah infografik kesehatan di media sosial dapat dipercaya atau tidak?

2. Mengapa kita tidak boleh langsung menerapkan panduan kesehatan visual sebelum memeriksa sumber rujukan resminya?

3. Langkah apa yang paling membantumu saat mengevaluasi kelengkapan sebuah teks visual pada pembelajaran hari ini?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.