LKPDPertemuan 8Bab 2Fase DSemester 1

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 7: Mengenali Majas Asosiasi dalam Cerita Fantasi

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 7 dengan topik "Mengenali Majas Asosiasi dalam Cerita Fantasi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 7: Mengenali Majas Asosiasi dalam Cerita Fantasi

Bahasa Indonesia - Kelas 7

Bab 2 - Pertemuan 8

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Mengenali Majas Asosiasi dalam Cerita Fantasi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikMengenali Majas Asosiasi dalam Cerita Fantasi
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu mengidentifikasi dan menjelaskan majas asosiasi beserta efek maknanya dalam teks cerita fantasi yang dibaca.
  2. Murid mampu menggunakan kosakata bermakna konotatif dan kiasan (termasuk majas asosiasi) dalam kalimat yang ditulis sendiri berdasarkan konteks cerita fantasi.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan cermat sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan Kegiatan 1 secara mandiri, Kegiatan 2 bersama pasanganmu, dan Kegiatan 3 dalam kelompok kecil (3–4 orang).
  • Boleh berdiskusi dengan teman saat mengerjakan kegiatan kelompok, tetapi pastikan jawabanmu mencerminkan pemahamanmu sendiri.
  • Jika ada kata atau kalimat yang tidak kamu mengerti, tandai dahulu, lalu tanyakan kepada gurumu.
  • Gunakan bolpoin atau pensil berwarna untuk menandai bagian-bagian penting dalam teks.
  • Tulis jawabanmu dengan rapi di ruang yang telah disediakan atau di buku tugasmu.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Majas: Temukan Asosiasi Tersembunyi!

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil/bolpoin berwarna (untuk menggaris bawahi)
  • Buku tugas atau lembar kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca kutipan cerita fantasi 'Sihir Unik Mao' di bawah ini dengan saksama.
  2. Perhatikan kata-kata penghubung perbandingan seperti: seperti, bagai, bagaikan, laksana, seumpama, sama.
  3. Setelah membaca, kerjakan pertanyaan 1 sampai 4 secara mandiri.
  4. Untuk pertanyaan tabel, isi setiap kolom dengan lengkap — jangan lewati satu pun kolom.

Pertanyaan:

1. Bacalah kutipan berikut, lalu garis bawahi semua kalimat yang mengandung majas asosiasi!

--- KUTIPAN ---
Mao menatap kertas ujiannya. Nilai-nilai merahnya berjejalan bagaikan semut yang keluar dari sarang yang rusak. Ia menghela napas. Di sebelahnya, Yari tersenyum sinis. 'Ditambah lagi, Yari yang selalu mengolokku. Kami bagaikan minyak dan air,' gumam Mao dalam hati. Namun semangat Mao keras bagaikan baja — ia tak akan menyerah. Pelan-pelan, ia membuka buku mantranya. Cahaya yang memancar dari halaman pertama laksana fajar yang menyingsing di ufuk timur, hangat dan penuh harapan.
--- AKHIR KUTIPAN ---

Ada berapa kalimat majas asosiasi yang kamu temukan? Tuliskan jawabannya.

2. Isi tabel berikut berdasarkan kalimat majas asosiasi yang kamu temukan!

No.Kalimat Majas Asosiasi (salin dari teks)Dua Hal yang DibandingkanKata Penghubung yang DigunakanEfek/Kesan yang Ditimbulkan bagi Pembaca
1234

3. Menurut kamu, mengapa penulis memilih majas asosiasi — bukan sekadar mengatakan 'semangat Mao kuat' atau 'nilai Mao jelek'? Apa bedanya bagi pembaca ketika membaca kalimat dengan majas asosiasi dibandingkan kalimat biasa? Jelaskan dengan kata-katamu sendiri!

4. Dari keempat majas asosiasi di kutipan, mana yang menurutmu paling 'kena' atau paling berkesan? Tuliskan kalimatnya dan jelaskan alasanmu dalam 2–3 kalimat!

Pertanyaan 1: tulis jumlah dan daftar kalimat yang ditemukan (1 paragraf singkat). Pertanyaan 2: salin format tabel 5 kolom di buku tugas, isi 4 baris. Pertanyaan 3 & 4: tulis uraian minimal 2–3 kalimat per nomor.

Kegiatan 2: Laboratorium Makna: Bedah Kalimat Berpasangan

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Buku tugas
  • Bolpoin

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini kamu kerjakan berdua bersama teman sebangku.
  2. Baca pasangan kalimat (A dan B) yang disediakan di setiap nomor.
  3. Diskusikan bersama pasanganmu mana yang menggunakan majas asosiasi dan bagaimana efek maknanya.
  4. Tulis jawaban kalian di tabel yang tersedia — setiap orang menulis di buku tugasnya masing-masing.
  5. Setelah selesai, bandingkan jawaban kalian dengan pasangan lain di dekatmu.

Pertanyaan:

1. Perhatikan dua kalimat berikut:

  1. 'Rambut Nara panjang dan hitam.'
    1. 'Rambut Nara panjang dan hitam bagai tirai malam yang menutupi rembulan.'

Manakah yang menggunakan majas asosiasi? Tuliskan: (a) dua hal yang dibandingkan, (b) kata penghubungnya, dan (c) efek makna yang ditimbulkan kalimat B dibanding kalimat A.

2. Perhatikan dua kalimat berikut:

  1. 'Keadaan desa itu kacau setelah naga itu datang.'
    1. 'Keadaan desa itu kacau bagaikan kapal pecah setelah naga itu datang.'

Buatlah satu kalimat baru dengan majas asosiasi yang menggambarkan situasi yang sama (kekacauan akibat naga datang), tapi gunakan perbandingan yang berbeda dari kalimat B! Tuliskan kalimatmu dan jelaskan makna perbandingan yang kamu pilih.

3. Kamu dan pasanganmu diminta 'mendiagnosis' kalimat-kalimat berikut. Berilah tanda (✓) pada kolom yang tepat, lalu tulis alasannya!

No.KalimatMajas Asosiasi (✓/✗)Alasan Singkat
a'Tatapan penyihir itu tajam.'b'Tatapan penyihir itu tajam laksana ujung tombak yang baru diasah.'
c'Suara petir itu keras.'d'Suara petir itu menggelegar seperti genderang perang raksasa.'
e'Persahabatan mereka kuat bagaikan rantai besi.'

4. TANTANGAN BERDUA: Bayangkan kalian sedang menulis cerita fantasi. Tokoh utama kalian baru saja menemukan pintu ajaib ke dunia lain. Tuliskan 2 kalimat majas asosiasi yang menggambarkan

  1. penampilan pintu itu dan
  2. perasaan tokoh saat melihatnya. Gunakan dua kata penghubung yang berbeda!

Nomor 1 & 2: tulis uraian dalam format (a), (b), (c) yang jelas. Nomor 3: salin tabel 4 kolom, isi 5 baris. Nomor 4: tulis 2 kalimat majas asosiasi dengan label (1) dan (2).

Kegiatan 3: Studio Fantasi: Ciptakan Duniamu dengan Majas!

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas HVS atau buku tugas
  • Bolpoin atau spidol warna (opsional untuk menghias)
  • Penggaris (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini dikerjakan dalam kelompok kecil 3–4 orang.
  2. Setiap kelompok akan membuat sebuah 'Kartu Dunia Fantasi' — sebuah paragraf pendek (5–7 kalimat) yang menggambarkan sebuah tempat ajaib dalam cerita fantasi.
  3. Paragraf WAJIB mengandung minimal 3 majas asosiasi yang kalian buat sendiri.
  4. Ikuti langkah-langkah di bawah ini satu per satu sebelum menulis paragraf final.
  5. Setelah selesai, satu perwakilan kelompok membacakan hasil karya kelompoknya di depan kelas.
  6. Kelompok lain menyimak dan siap memberikan satu komentar positif atau satu saran.

Pertanyaan:

1. LANGKAH PERSIAPAN — Brainstorming Kelompok:
Pilih salah satu tempat ajaib berikut sebagai latar cerita kalian (atau usulkan ide tempat lain ke guru):

  • Hutan kristal yang bisa bernyanyi
  • Kota di atas awan
  • Gua bawah laut yang bercahaya
  • Pasar malam para penyihir

Tuliskan: (a) tempat yang dipilih kelompok, (b) 5 kata sifat atau suasana yang ingin kalian gambarkan tentang tempat itu, (c) 3 benda atau hal dari kehidupan nyata yang bisa dijadikan bahan perbandingan dalam majas asosiasi.

2. LANGKAH MERANCANG — Buat Draf Majas Asosiasi:
Berdasarkan brainstorming di nomor 1, rancang minimal 3 kalimat majas asosiasi yang akan kalian masukkan ke paragraf. Tulis draf kalimat-kalimat itu di sini terlebih dahulu!

Format:
Majas 1: _______________
Majas 2: _______________
Majas 3: _______________

Untuk setiap majas, tulis juga: dua hal yang dibandingkan dan kata penghubung yang digunakan.

3. LANGKAH MENULIS — Paragraf Final 'Kartu Dunia Fantasi':
Gabungkan hasil brainstorming dan draf majas asosiasi kalian menjadi sebuah paragraf deskriptif yang utuh (5–7 kalimat). Pastikan:
✅ Ada kalimat pembuka yang memperkenalkan tempat
✅ Minimal 3 majas asosiasi terintegrasi secara alami (bukan sekadar ditempel)
✅ Ada kalimat penutup yang menciptakan kesan tertentu bagi pembaca

Tulis paragraf final kelompok kalian di sini!

4.

REFLEKSI KELOMPOK — Setelah mendengarkan presentasi kelompok lain, jawab pertanyaan ini bersama

(a) Majas asosiasi dari kelompok lain mana yang paling berkesan bagi kalian? Salin kalimatnya.
(b) Mengapa majas itu terasa kuat atau indah? Apa yang membuat perbandingannya tepat?
(c) Jika kalian bisa merevisi satu majas asosiasi milik kelompok kalian sendiri, bagian mana yang ingin diubah dan mengapa?

Nomor 1: tulis poin (a), (b) dalam daftar 5 kata, (c) dalam daftar 3 benda. Nomor 2: tulis 3 draf majas dengan format berlabel. Nomor 3: tulis paragraf utuh 5–7 kalimat di kertas HVS atau buku tugas (bisa dihias jika mau). Nomor 4: tulis jawaban (a), (b), (c) dalam uraian singkat masing-masing 2–3 kalimat.

REFLEKSI

1. Sebelum pelajaran ini, apa yang kamu bayangkan saat mendengar kata 'majas'? Sekarang, setelah kamu mencoba mengidentifikasi dan membuat majas asosiasi sendiri, apakah pandanganmu berubah? Apa yang paling mengejutkan atau menarik bagimu?

2. Coba ingat-ingat: pernahkah kamu tanpa sadar menggunakan perbandingan seperti majas asosiasi saat ngobrol atau bercerita dengan teman? Berikan contohnya! Kalau belum pernah, apakah kamu ingin mulai mencobanya dalam percakapan sehari-hari?

3. Setelah kegiatan ini, bagian mana yang masih terasa bingung atau sulit bagimu — mengidentifikasi majas asosiasi dalam teks, atau membuat majas asosiasi sendiri? Apa langkah yang akan kamu lakukan untuk memperbaikinya?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.