LKPDPertemuan 6Bab 2Fase DSemester 1

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 7: Mengidentifikasi Alur dalam Cerita Fantasi

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 7 dengan topik "Mengidentifikasi Alur dalam Cerita Fantasi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 7: Mengidentifikasi Alur dalam Cerita Fantasi

Bahasa Indonesia - Kelas 7

Bab 2 - Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Mengidentifikasi Alur dalam Cerita Fantasi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikMengidentifikasi Alur dalam Cerita Fantasi
Alokasi Waktu80 menit
Tipe AktivitasCampuran (membaca, menyimak, diskusi kelompok, pemetaan visual)
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menganalisis alur (urutan peristiwa) dalam cerita fantasi yang dibaca dengan memetakan tahapan orientasi, komplikasi, dan resolusi secara logis.
  2. Murid mampu menganalisis unsur intrinsik berupa alur cerita fantasi yang diperdengarkan dan menjelaskan hubungan antara peristiwa dalam cerita tersebut.

PETUNJUK UMUM

  • Baca seluruh LKPD ini terlebih dahulu sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan setiap kegiatan secara berurutan — masing-masing kegiatan adalah bekal untuk kegiatan berikutnya.
  • Kegiatan 1 dikerjakan secara mandiri, Kegiatan 2 dikerjakan berpasangan, dan Kegiatan 3 dikerjakan dalam kelompok (3–4 orang).
  • Gunakan pensil atau pulpen berwarna jika ada — kamu boleh menambahkan garis, tanda panah, atau warna untuk memperjelas jawabanmu.
  • Jika ada kata atau kalimat yang tidak kamu mengerti, lingkari dan tanyakan kepada gurumu.
  • Jagalah sopan santun saat berdiskusi — setiap pendapat berharga, tidak ada jawaban yang salah selama didukung alasan yang jelas.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Peta Petualangan: Mengenal Tiga Tahap Alur Cerita Fantasi

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Penggalan cerita 'Gerbang Kabut Biru' (tersedia di LKPD ini)
  • Alat tulis
  • Pensil warna (opsional, untuk memberi kode warna tiap tahap alur)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah penggalan cerita fantasi berjudul 'Gerbang Kabut Biru' di bawah ini dengan saksama.
  2. Sambil membaca, bayangkan kamu sedang menonton film animasi — rasakan setiap peristiwa yang terjadi.
  3. Setelah membaca, kerjakan pertanyaan-pertanyaan di bawah ini secara mandiri.
  4. Ingat: alur cerita terdiri atas tiga tahap utama — (1) Orientasi: pengenalan tokoh, tempat, dan suasana awal; (2) Komplikasi: munculnya masalah dan perkembangannya hingga puncak ketegangan; (3) Resolusi: penyelesaian masalah dan keadaan akhir cerita.

Pertanyaan:

1. Bacalah penggalan cerita berikut ini.

--- PENGGALAN CERITA ---
'Gerbang Kabut Biru'

Rara adalah siswi kelas tujuh yang selalu membawa buku catatan ke mana-mana. Suatu pagi, ia menemukan pintu kecil berwarna biru di balik rak buku perpustakaan sekolahnya — pintu yang belum pernah ada sebelumnya. Dengan rasa penasaran yang menggelitik, ia mendorongnya pelan.

Begitu melangkah masuk, Rara mendapati dirinya berdiri di tengah padang awan yang mengambang. Di sekelilingnya melayang buku-buku raksasa yang terbuka sendiri. Tiba-tiba, seekor rubah berbulu perak berlari ke arahnya dan berteriak, "Tutup gerbangnya! Penjaga Bayangan sudah lepas!"

Rara membalik badan — gerbang biru itu mulai meredup dan mengecil! Ia berlari sekuat tenaga, tetapi kakinya terasa berat seperti menginjak awan tebal. Penjaga Bayangan — makhluk bertubuh asap hitam — semakin mendekat dan mulai menyerap semua tulisan dari buku-buku di sekelilingnya.

Dengan ingatan tentang pelajaran gurunya bahwa 'kata-kata adalah cahaya', Rara mengeluarkan buku catatannya dan menuliskan satu kalimat penuh harapan sekuat mungkin. Cahaya memancar dari setiap huruf yang ia tulis, mendorong Penjaga Bayangan menjauh. Gerbang biru kembali menyala terang. Rara melompat melewatinya tepat sebelum pintu menutup selamanya. Ia kembali di perpustakaan, napasnya tersengal — tetapi buku catatannya kini berisi satu halaman tulisan bercahaya yang tidak pernah ia tulis sebelumnya.
--- AKHIR CERITA ---

Tuliskan satu peristiwa utama yang terjadi pada tahap ORIENTASI cerita di atas!

2. Lengkapi tabel pemetaan alur di bawah ini berdasarkan cerita 'Gerbang Kabut Biru'. Tuliskan minimal DUA peristiwa untuk tahap Komplikasi.

Tahap AlurPeristiwa yang TerjadiPerasaan Tokoh Utama
Orientasi......
Komplikasi(1) ......
Komplikasi(2) ......
Resolusi......

3. Menurut kamu, mengapa peristiwa pada tahap Komplikasi selalu lebih dari satu? Apa fungsinya bagi pembaca cerita fantasi?

Jawab pertanyaan 1 dalam 1–2 kalimat pada baris yang tersedia. Jawab pertanyaan 2 dengan mengisi tabel 4 baris x 3 kolom (Tahap Alur | Peristiwa | Perasaan Tokoh). Jawab pertanyaan 3 dalam 3–5 kalimat berbentuk paragraf.

Kegiatan 2: Detektif Alur: Menyimak dan Menghubungkan Peristiwa

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Teks/audio cerita 'Jam Pasir Milik Nenek' (dipersiapkan guru)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini dikerjakan berpasangan dengan teman sebangkumu.
  2. Gurumu akan membacakan atau memperdengarkan penggalan cerita fantasi berjudul 'Jam Pasir Milik Nenek' sebanyak DUA kali.
  3. Saat menyimak pertama kali: cukup dengarkan dengan tenang dan bayangkan alurnya.
  4. Saat menyimak kedua kali: kamu boleh membuat catatan singkat (kata kunci saja, bukan kalimat panjang) di kotak 'Catatan Cepat' yang disediakan.
  5. Setelah selesai menyimak, kerjakan pertanyaan berikut bersama pasanganmu.
  6. Diskusikan jawabanmu dengan tenang — kamu dan pasanganmu boleh berbeda pendapat, yang penting beri alasan!

Pertanyaan:

1. Di kotak di bawah ini, tuliskan catatan cepat (kata kunci/frasa singkat) yang kamu tangkap saat menyimak cerita. Kotak ini hanya untukmu — tidak dinilai benar/salah.

[ KOTAK CATATAN CEPAT — tulis bebas di sini ]

2. Setelah menyimak cerita 'Jam Pasir Milik Nenek', susunlah kembali urutan peristiwa berikut ini dari yang PERTAMA (1) hingga TERAKHIR (5) dengan menuliskan angka yang tepat di kotak yang tersedia.

[ ] Dira memutar jarum jam pasir dan tiba-tiba waktu di sekitarnya berhenti.
[ ] Dira menemukan jam pasir tua di loteng rumah neneknya yang baru saja meninggal.
[ ] Dira berhasil mengembalikan waktu ke posisi semula setelah memahami pesan tersembunyi di dasar jam pasir.
[ ] Seseorang yang tidak dikenal datang dan meminta jam pasir itu dengan ancaman.
[ ] Dira tersadar bahwa jam pasir itu adalah kunci untuk menjaga keseimbangan waktu di desanya.

3. Pilih DUA peristiwa yang menurutmu paling berkaitan erat satu sama lain dalam cerita yang kamu simak. Tuliskan kedua peristiwa itu, lalu jelaskan: apa hubungan sebab-akibat di antara keduanya?

4. Diskusikan dengan pasanganmu: apakah peristiwa pada tahap resolusi cerita ini terasa logis dan memuaskan? Mengapa? Tuliskan pendapat kalian berdua (boleh sama, boleh berbeda).

Pertanyaan 1: kotak bebas ukuran 6x4 cm untuk catatan cepat. Pertanyaan 2: isi angka urutan di dalam kotak [ ] yang tersedia. Pertanyaan 3: tulis dalam format 'Peristiwa 1 — ... / Peristiwa 2 — ... / Hubungan: ...' sebanyak 3–5 kalimat. Pertanyaan 4: tulis pendapat masing-masing (Nama Saya: ... | Nama Pasangan: ...) masing-masing 2–3 kalimat.

Kegiatan 3: Galeri Alur: Membuat Peta Visual Cerita Fantasiku

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas HVS A4 (1 lembar per kelompok)
  • Spidol warna atau pensil warna
  • Penggaris (opsional)
  • Selotip atau magnet untuk menempel peta di dinding (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini dikerjakan dalam kelompok 3–4 orang.
  2. Pilihlah SALAH SATU cerita fantasi yang sudah pernah kamu baca atau tonton sebelumnya (boleh dari buku, webtoon, film animasi, atau YouTube). Diskusikan dengan kelompokmu dan sepakati satu judul bersama.
  3. Buat PETA ALUR VISUAL di kertas HVS atau bagian kosong yang disediakan: gambarkan alur cerita dalam bentuk diagram perjalanan (seperti peta petualangan) dengan tiga zona — Zona Orientasi, Zona Komplikasi, dan Zona Resolusi.
  4. Setiap zona wajib berisi: (a) minimal 1 peristiwa penting dalam bentuk gambar sederhana ATAU tulisan singkat, dan (b) panah yang menunjukkan hubungan antar-peristiwa.
  5. Setelah peta selesai, tempel di dinding kelas (jika memungkinkan) atau letakkan di meja untuk sesi Gallery Walk singkat.
  6. Kelompok lain akan memberi komentar/tanda bintang pada bagian yang mereka anggap menarik atau perlu diperjelas.

Pertanyaan:

1. Tuliskan judul cerita fantasi yang dipilih kelompokmu dan alasan singkat mengapa memilih cerita tersebut.

2. Isilah tabel ringkasan alur cerita pilihanmu sebelum membuat peta visual, agar peta kalian lebih terstruktur.

TahapPeristiwa UtamaTokoh yang TerlibatHubungan dengan Tahap Berikutnya
Orientasi.........
Komplikasi (awal).........
Komplikasi (puncak/klimaks).........
Resolusi......

3. Setelah melakukan Gallery Walk dan melihat peta alur milik kelompok lain, tuliskan: (a) satu hal menarik yang kamu temukan dari peta kelompok lain, dan (b) satu pertanyaan yang ingin kamu tanyakan kepada kelompok tersebut tentang alur cerita mereka.

Pertanyaan 1: 2–3 kalimat di baris yang tersedia. Pertanyaan 2: isi tabel 4 baris x 4 kolom (Tahap | Peristiwa Utama | Tokoh | Hubungan). Pertanyaan 3: tulis dalam format '(a) Hal menarik: ... / (b) Pertanyaanku: ...' masing-masing 1–2 kalimat. Peta Visual: dibuat di kertas HVS A4 atau ruang gambar yang disediakan di bagian bawah LKPD.

REFLEKSI

1. Dari ketiga kegiatan hari ini, tahap alur mana (orientasi, komplikasi, atau resolusi) yang paling mudah kamu identifikasi? Mengapa menurutmu itu lebih mudah?

2. Pernahkah kamu membaca atau menonton cerita fantasi dan merasa alurnya 'tidak masuk akal'? Setelah belajar hari ini, apa yang sekarang kamu pahami tentang bagaimana alur yang baik seharusnya dibangun?

3. Menurutmu, keterampilan menganalisis alur cerita ini berguna tidak hanya untuk pelajaran Bahasa Indonesia — di mana lagi dalam kehidupanmu sehari-hari kamu bisa menggunakan kemampuan ini?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.