LKPDPertemuan 5Bab 2Fase DSemester 1

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 7: Memahami Struktur dan Ciri Cerita Fantasi

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 7 dengan topik "Memahami Struktur dan Ciri Cerita Fantasi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 7: Memahami Struktur dan Ciri Cerita Fantasi

Bahasa Indonesia - Kelas 7

Bab 2 - Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Memahami Struktur dan Ciri Cerita Fantasi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikMemahami Struktur dan Ciri Cerita Fantasi
Alokasi Waktu80 menit (3 kegiatan)
Tipe Aktivitascampuran (individu, berpasangan, diskusi kelompok)
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menganalisis informasi berupa ciri-ciri dan struktur teks cerita fantasi (orientasi, komplikasi, resolusi) dari teks audiovisual yang disajikan.
  2. Murid mampu mengidentifikasi unsur kebahasaan khas cerita fantasi seperti majas asosiasi dari teks yang dibaca dan diperdengarkan.

PETUNJUK UMUM

  • Baca seluruh petunjuk setiap kegiatan sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan dengan jujur — tidak ada jawaban yang salah selama kamu memberikan alasan yang masuk akal.
  • Boleh berdiskusi dengan teman semeja, tetapi tuliskan jawabanmu sendiri dengan kata-katamu sendiri.
  • Jika ada kata atau kalimat yang belum kamu pahami, tandai dengan lingkaran dan tanyakan kepada guru.
  • Gunakan pulpen atau pensil warna untuk membuat skema atau diagram agar lebih menarik.
  • Simpan LKPD ini — kamu akan membutuhkannya saat menulis cerita fantasi di pertemuan berikutnya.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Petualangan Pertama: Menjelajahi Dunia Fantasi lewat Layar

Estimasi: 30 menit (7 menit menonton + 23 menit mengerjakan)

Alat & Bahan:

  • Perangkat audiovisual (proyektor/TV/laptop) yang disiapkan guru
  • Pensil/pulpen warna (opsional untuk membedakan kolom tabel)
  • LKPD ini

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Guru akan menayangkan penggalan video/audiovisual cerita fantasi berdurasi ± 5–7 menit. Siapkan dirimu untuk menyimak dengan cermat.
  2. Sambil menonton, catatlah hal-hal yang menurutmu 'aneh', 'tidak mungkin di dunia nyata', atau 'penuh keajaiban' di kolom catatan cepat di bawah.
  3. Setelah video selesai, jawab pertanyaan-pertanyaan berikut secara individu.
  4. Gunakan tabel yang tersedia untuk memetakan bagian-bagian cerita yang kamu temukan.

Pertanyaan:

1. Tuliskan 3 hal dari video yang TIDAK MUNGKIN terjadi di dunia nyata. Jelaskan mengapa hal itu termasuk elemen fantasi!

Ruang tabel jawaban

2. Cerita yang kamu tonton terbagi dalam tiga bagian besar. Isi tabel berikut berdasarkan apa yang kamu saksikan: (a) Bagian AWAL cerita — siapa tokohnya, di mana, dan situasinya bagaimana? (b) Bagian TENGAH cerita — masalah apa yang muncul dan apa yang dilakukan tokoh? (c) Bagian AKHIR cerita — bagaimana masalah diselesaikan?

Ruang tabel jawaban

3. Berdasarkan tabelmu, istilah apa yang tepat untuk menamai ketiga bagian cerita itu? Diskusikan dengan teman semejamu, lalu tuliskan kesimpulanmu!

Pertanyaan 1: tabel 3 kolom (No. | Hal yang Tidak Mungkin | Alasannya). Pertanyaan 2: tabel 3 baris (Bagian Cerita | Isi/Kejadian | Keterangan Singkat). Pertanyaan 3: tulis paragraf singkat 3–5 kalimat di kotak yang tersedia.

Kegiatan 2: Detektif Struktur: Membedah Cerita Fantasi Tertulis

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Teks cerita fantasi 'Sihir Unik Mao' (Buku Siswa Bab 2 atau fotokopi dari guru)
  • Stabilo/pensil warna untuk menandai teks (opsional)
  • LKPD ini

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca teks cerita fantasi pendek berjudul 'Sihir Unik Mao' yang ada di Buku Siswa (atau teks yang dibagikan guru) dengan seksama.
  2. Setelah membaca, bayangkan kamu adalah seorang detektif yang bertugas 'membedah' cerita tersebut menjadi bagian-bagiannya.
  3. Kerjakan kegiatan ini berpasangan dengan teman sebangku.
  4. Gunakan stabilo atau garis bawah untuk menandai langsung di teks (jika menggunakan fotokopi), atau catat nomor kalimat/paragrafnya.

Pertanyaan:

1. Lengkapi peta struktur cerita di bawah ini berdasarkan teks 'Sihir Unik Mao'. Tuliskan: (a) paragraf ke berapa yang termasuk ORIENTASI, dan apa isinya secara singkat; (b) paragraf ke berapa yang termasuk KOMPLIKASI, dan konflik apa yang muncul; (c) paragraf ke berapa yang termasuk RESOLUSI, dan bagaimana cerita berakhir.

Ruang tabel jawaban

2. Berikan tanda centang (✓) pada ciri-ciri cerita fantasi yang KAMU TEMUKAN dalam teks, lalu tuliskan bukti kalimat atau paragrafnya!
[ ] Tokoh memiliki kemampuan luar biasa
[ ] Latar tempat tidak ada di dunia nyata
[ ] Ada benda/makhluk ajaib
[ ] Peristiwa yang tidak mungkin terjadi di dunia nyata
[ ] Tokoh berpindah ke dunia lain

Ruang tabel jawaban

3. Menurutmu, apakah bagian komplikasi adalah bagian terpenting dalam cerita? Berikan pendapatmu disertai alasan minimal 2 kalimat!

Pertanyaan 1: diagram/peta tiga kotak berlabel (Orientasi — Komplikasi — Resolusi) dengan anak panah, masing-masing diisi paragraf dan ringkasan isi. Pertanyaan 2: tabel 3 kolom (Ciri | Ditemukan ✓/✗ | Bukti dari Teks). Pertanyaan 3: kotak uraian bebas minimal 4 kalimat.

Kegiatan 3: Berburu Majas: Menemukan Keindahan Bahasa Fantasi

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Teks cerita fantasi 'Sihir Unik Mao' atau catatan dari video kegiatan 1
  • Kamus Besar Bahasa Indonesia (fisik atau daring) jika tersedia
  • LKPD ini

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pada kegiatan ini kamu akan belajar mengenal majas asosiasi — yaitu gaya bahasa yang membandingkan dua hal berbeda menggunakan kata 'seperti', 'bagai', 'laksana', 'ibarat', atau 'seumpama'.
  2. Baca contoh-contoh kalimat yang disediakan, lalu kerjakan tantangan-tantangan berikut.
  3. Kegiatan ini bisa dikerjakan secara individu, kemudian dibandingkan dengan kelompok kecil (3–4 orang).
  4. Gunakan imajinasimu — tidak ada jawaban yang terlalu kreatif!

Pertanyaan:

1. Perhatikan kalimat-kalimat berikut. Tentukan mana yang TERMASUK majas asosiasi dan mana yang BUKAN, lalu jelaskan alasanmu!
(a) 'Rambutnya hitam seperti malam tanpa bintang.'
(b) 'Dia berlari sangat cepat.'
(c) 'Suaranya lembut bagai desiran angin di antara dedaunan.'
(d) 'Mao melemparkan mantra itu ke udara.'
(e) 'Matanya berbinar laksana dua permata yang bersinar di kegelapan.'

Ruang tabel jawaban

2. Temukan minimal 2 contoh majas asosiasi dari teks cerita fantasi yang sudah kamu baca/dengar hari ini (bisa dari video atau teks 'Sihir Unik Mao'). Salin kalimatnya dan jelaskan: apa yang dibandingkan dan kata apa yang digunakan sebagai penghubung perbandingan!

Ruang tabel jawaban

3. Sekarang giliranmu berkreasi! Buatlah 3 kalimat majas asosiasi sendiri yang menggambarkan suasana atau tokoh dalam dunia fantasi. Gunakan minimal 3 kata penghubung yang berbeda (seperti, bagai, laksana, ibarat, seumpama).

4. Diskusi Kelompok: Mengapa penulis cerita fantasi banyak menggunakan majas asosiasi? Apa efeknya bagi pembaca? Tuliskan kesimpulan diskusi kelompokmu dalam 3–5 kalimat!

Pertanyaan 1: tabel 4 kolom (Kalimat | Majas Asosiasi? ✓/✗ | Alasan | Kata Penghubung jika ada). Pertanyaan 2: tabel 4 kolom (No. | Kalimat dari Teks | Yang Dibandingkan | Kata Penghubung). Pertanyaan 3: tiga kotak terpisah berlabel 'Kalimat 1', 'Kalimat 2', 'Kalimat 3'. Pertanyaan 4: kotak diskusi untuk ditulis bersama perwakilan kelompok.

REFLEKSI

1. Bagian mana dari cerita fantasi yang paling mudah kamu kenali — orientasi, komplikasi, atau resolusi? Mengapa bagian itu terasa lebih mudah bagimu?

2. Pernahkah kamu tanpa sadar menggunakan majas asosiasi saat berbicara sehari-hari? Coba ingat-ingat dan tuliskan satu contohnya!

3. Jika kamu akan menulis cerita fantasi sendiri, hal apa yang paling ingin kamu masukkan — tokoh ajaib, latar dunia lain, atau kejadian tidak masuk akal? Mengapa?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.