LKPDPertemuan 3Bab 2Fase DSemester 1

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 7: Menganalisis Makna Tersurat dari Pesan Teks Cerita Fantasi Visual

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 7 dengan topik "Menganalisis Makna Tersurat dari Pesan Teks Cerita Fantasi Visual".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 7: Menganalisis Makna Tersurat dari Pesan Teks Cerita Fantasi Visual

Bahasa Indonesia - Kelas 7

Bab 2 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Menganalisis Makna Tersurat dari Pesan Teks Cerita Fantasi Visual

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikMenganalisis Makna Tersurat dari Pesan Teks Cerita Fantasi Visual
Alokasi Waktu3 JP (3 x 40 menit = 120 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis pesan dari teks sastra visual berupa cerita fantasi untuk menemukan makna yang tersurat dan tersirat

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Perhatikan secara saksama setiap panel dan teks dialog dalam bahan cerita fantasi visual yang disediakan.
  • Kerjakan setiap tahapan tugas secara berurutan sesuai petunjuk di lembar kerja.
  • Gunakan kalimat yang runtut dan jelas saat menyampaikan bukti visual maupun teks pendukung pesan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Membongkar Pesan Tersurat dari Komik Cerita Fantasi

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar komik fantasi panel 1-2 (atau tayangan proyektor)
  • Alat tulis/pulpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati teks cerita fantasi visual berikut: Panel 1 memperlihatkan tokoh peri pelindung hutan bernama Elia berkata kepada pemuda desa: 'Hutan Kristal tidak boleh ditebang sembarangan, sebab jika pohon intinya rusak, sumber air desa akan lenyap seketika!' Panel 2 memperlihatkan pemuda tersebut menunduk dan meletakkan kapaknya di tanah.
  2. Identifikasi pesan yang tertera secara gamblang (tersurat) langsung dari dialog dan teks panel cerita fantasi tersebut.
  3. Tuliskan bukti kalimat langsung dan tindakan tokoh yang menegaskan pesan tersurat tersebut pada ruang jawaban yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan panel komik fantasi di atas, tuliskan secara langsung kutipan kalimat ucapan tokoh Elia yang menyampaikan larangan dan akibatnya!

2. Apakah pesan tersurat (tertera jelas dan nyata pada teks) yang disampaikan tokoh Elia kepada pemuda desa mengenai kelestarian Hutan Kristal?

Tuliskan jawaban pada kolom bergaris yang memuat: (1) Kutipan teks dialog langsung dari panel 1, dan (2) Rumusan pesan tersurat dengan bahasa yang ringkas dan jelas.

Kegiatan 2: Menemukan Makna Tersirat Melalui Petunjuk Tindakan dan Visual Tokoh

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar komik lanjutan panel 3-4
  • Buku catatan murid

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati kelanjutan panel cerita fantasi visual: Panel 3 memperlihatkan pemuda desa bersama Elia menyiram bibit tunas pohon bercahaya di area hutan yang gundul. Di Panel 4, tampak mata air kembali memancar jernih dan wajah para penduduk desa tersenyum gembira memandangi hutan.
  2. Perhatikan bahwa pada panel 3 dan 4 tidak ada teks tertulis yang menjelaskan nilai moral secara langsung; makna pesan disampaikan secara tersirat lewat gambar dan alur peristiwa fantasi.
  3. Diskusikan bersama teman sebangkumu untuk menganalisis makna pesan tersirat di balik perubahan tindakan tokoh dan peristiwa magis kembalinya mata air tersebut.
  4. Lengkapi tabel analisis makna tersurat dan tersirat di ruang jawaban.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel perbandingan petunjuk visual dan penafsiran makna pesan tersirat berdasarkan sajian cerita fantasi visual panel 3 dan 4!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan analisis visual panel 3 dan 4, simpulkan mengapa pesan tersirat tersebut memerlukan penalaran terhadap peristiwa dan gambar, bukan hanya membaca teks bacaan!

Lengkapi tabel 3 kolom: Kolom 1 (Bukti Panel Visual), Kolom 2 (Penafsiran Makna Tersirat), Kolom 3 (Alasan Hubungan Bukti dengan Makna), dilanjutkan uraian penjelasan kesimpulan.

Kegiatan 3: Menganalisis Perbandingan Pesan Tersurat dan Tersirat secara Menyeluruh

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Kompilasi panel komik fantasi 1-4
  • Lembar refleksi belajar

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati kembali keseluruhan 4 panel cerita fantasi visual dari awal hingga akhir.
  2. Lakukan analisis mendalam untuk membandingkan mana bagian pesan yang disampaikan secara tersurat (eksplisit lewat kata-kata) dan mana pesan yang disampaikan secara tersirat (implisit lewat peristiwa keajaiban/alur gambar).
  3. Kemukakan hasil analisis perbandingan dalam sesi diskusi kelompok kecil dan catat simpulan pesan utuh cerita.
  4. Selesaikan kegiatan dengan mengisi refleksi pembelajaran bersama guru.

Pertanyaan:

1. Bandingkan pesan tersurat dan pesan tersirat dari cerita fantasi Hutan Kristal tersebut! Tunjukkan perbedaan cara penyampaian kedua pesan tersebut dalam teks sastra visual!

2. Secara keseluruhan, rumuskan satu kesimpulan analisis tentang pesan utama teks cerita fantasi visual tersebut yang memadukan makna tersurat dan tersirat!

Bagan perbandingan 2 kolom: (1) Pesan Tersurat & Bukti Kalimat, (2) Pesan Tersirat & Bukti Tindakan/Visual; diakhiri 1 paragraf simpulan pesan utama cerita fantasi visual.

REFLEKSI

1. Bagian mana yang lebih mudah kamu temukan saat memirsa cerita fantasi visual: pesan yang tertulis jelas (tersurat) atau pesan yang tersembunyi di balik gambar tokoh (tersirat)? Mengapa?

2. Bagaimana caramu membuktikan bahwa pesan tersirat yang kamu simpulkan benar-benar didukung oleh gambar atau adegan di dalam cerita?

3. Pelajaran apa dari cerita fantasi Hutan Kristal yang dapat kamu renungkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan tempat tinggalmu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.