LKPDPertemuan 3Bab 2Fase DSemester 1

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 7: Berkreasi dengan Puisi Rakyat: Menulis Pantun dan Syair

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 7 dengan topik "Berkreasi dengan Puisi Rakyat: Menulis Pantun dan Syair". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 7: Berkreasi dengan Puisi Rakyat: Menulis Pantun dan Syair

Bahasa Indonesia - Kelas 7

Bab 2 - Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Berkreasi dengan Puisi Rakyat: Menulis Pantun dan Syair

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikBerkreasi dengan Puisi Rakyat: Menulis Pantun dan Syair
Alokasi Waktu80 menit (2 x 40 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menulis pantun dan syair dengan menggunakan kosakata bermakna konotatif dan kiasan sesuai tema imajinasi secara kreatif dan menarik.
  2. Murid mampu menyajikan pantun dan syair hasil karyanya sendiri secara lisan di depan kelas dengan lafal dan intonasi yang tepat.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan saksama sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan setiap kegiatan secara berurutan dan jujur sesuai kemampuanmu.
  • Gunakan imajinasimu secara maksimal dalam menulis pantun dan syair.
  • Jika ada kesulitan, jangan ragu bertanya kepada guru atau berdiskusi dengan teman.
  • Siapkan alat tulis dan suasana hati yang gembira untuk berkreasi dengan kata-kata!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Merancang Kata Ajaib: Eksplorasi Kosakata Konotatif dan Kiasan

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Kamus Bahasa Indonesia (opsional)
  • Kreativitas dan imajinasi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah tema yang tersedia: Berbakti kepada orang tua, Persahabatan, atau Pahlawan sejati.
  2. Pilih satu tema yang paling menarik bagimu dan tuliskan pilihanmu.
  3. Pikirkan 5 kata yang berhubungan dengan tema tersebut (kata denotatif/makna sebenarnya).
  4. Untuk setiap kata denotatif, buatlah kata atau frasa kiasan yang bermakna konotatif (makna tidak sebenarnya/kiasan) yang lebih puitis.
  5. Contoh: Tema Persahabatan → 'teman' (denotatif) bisa menjadi 'cahaya dalam gelap' (konotatif/kiasan).
  6. Isi tabel yang tersedia dengan lengkap.

Pertanyaan:

1. Tema yang aku pilih adalah ...

2. Lengkapi tabel berikut dengan kosakata denotatif dan konotatif/kiasan sesuai temamu!

Ruang tabel jawaban

Tabel dengan 3 kolom: No. | Kata Denotatif (makna sebenarnya) | Kata/Frasa Konotatif (makna kiasan). Buat 5 baris untuk diisi.

Kegiatan 2: Menenun Kata: Menulis Pantun dan Syair Imajinatif

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Hasil Kegiatan 1 (tabel kosakata)
  • Imajinasi dan kepekaan bahasa

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Gunakan kosakata konotatif dan kiasan yang telah kamu buat pada Kegiatan 1.
  2. Tulislah satu pantun (4 baris, pola ab-ab, 2 baris sampiran + 2 baris isi) sesuai tema pilihanmu.
  3. Perhatikan: sampiran baris 1-2 berima (a-a atau a-b), isi baris 3-4 berima (b-b atau a-b), setiap baris sekitar 8-12 suku kata.
  4. Tulislah satu syair (minimal 4 baris, semua baris berisi/bermakna, pola rima a-a-a-a) sesuai tema yang sama.
  5. Pastikan pantun dan syairmu menggunakan minimal 3 kata/frasa konotatif atau kiasan dari tabel Kegiatan 1.
  6. Beri judul yang menarik untuk pantun dan syairmu.
  7. Baca ulang karyamu dan perbaiki jika ada yang kurang pas.

Pertanyaan:

1. Tulislah pantunmu di bawah ini! (Jangan lupa beri judul dan gunakan kosakata kiasan)

2. Tulislah syairmu di bawah ini! (Minimal 4 baris, semua baris bermakna, dan gunakan kosakata kiasan)

3. Kata atau frasa konotatif/kiasan apa saja yang kamu gunakan dalam pantun dan syairmu? Sebutkan minimal 3!

Kotak kosong untuk menulis pantun (minimal 6-8 baris dengan judul). Kotak kosong untuk menulis syair (minimal 6-8 baris dengan judul). Ruang isian untuk menyebutkan kata kiasan.

Kegiatan 3: Panggung Kata: Menyajikan Pantun dan Syair dengan Ekspresi

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Hasil karya Kegiatan 2
  • Keberanian dan kepercayaan diri
  • Lembar evaluasi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Siapkan pantun ATAU syair yang telah kamu tulis di Kegiatan 2 untuk dibacakan (pilih salah satu yang paling kamu suka).
  2. Latih membaca pantun/syairmu dengan memperhatikan: lafal (kejelasan pengucapan), intonasi (naik-turun suara), dan ekspresi (raut wajah dan gestur).
  3. Baca dengan tempo yang tidak terlalu cepat, berikan jeda di akhir setiap baris.
  4. Tekankan kata-kata kiasan agar makna puitis tersampaikan.
  5. Jika memungkinkan, berdiri tegak dan tatap audiens (teman-teman) saat membacakan.
  6. Setelah presentasi, isi tabel evaluasi diri dan teman sebaya di bawah ini.

Pertanyaan:

1. Aku akan membacakan (pilih salah satu): Pantun / Syair dengan judul: ...

2. Evaluasi Diri: Bagaimana penampilanmu saat menyajikan pantun/syair? Isi tabel penilaian diri!

Ruang tabel jawaban

3. Evaluasi Teman: Dengarkan penampilan 2 temanmu. Berikan apresiasi dan saran!

Ruang tabel jawaban

4. Apa yang kamu rasakan setelah menyajikan pantun/syairmu sendiri di depan kelas?

Ruang isian untuk judul yang dipilih. Tabel evaluasi diri dengan kolom: Aspek Penilaian | Sudah/Belum/Cukup | Catatan. Aspek: Lafal jelas, Intonasi bervariasi, Ekspresi sesuai makna, Percaya diri, Hal yang perlu kuperbaiki. Tabel evaluasi teman dengan kolom: Nama Teman | Judul Puisi | Yang Bagus | Saran (untuk 2 teman). Kotak uraian untuk refleksi perasaan.

REFLEKSI

1. Apa hal paling menarik yang kamu pelajari dari kegiatan menulis dan menyajikan pantun/syair hari ini?

2. Bagaimana kosakata konotatif dan kiasan membuat pantun dan syairmu menjadi lebih puitis dan menarik?

3. Jika kamu membuat pantun atau syair lagi di masa depan, tema apa yang ingin kamu eksplorasi dan mengapa?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.