LKPDPertemuan 2Bab 2Fase DSemester 1

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 7: Menganalisis Unsur Intrinsik Puisi Rakyat

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 7 dengan topik "Menganalisis Unsur Intrinsik Puisi Rakyat". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 7: Menganalisis Unsur Intrinsik Puisi Rakyat

Bahasa Indonesia - Kelas 7

Bab 2 - Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Menganalisis Unsur Intrinsik Puisi Rakyat

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikMenganalisis Unsur Intrinsik Puisi Rakyat
Alokasi Waktu75 menit
Tipe Aktivitascampuran (menyimak, membaca, berdiskusi, menulis reflektif)
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menganalisis unsur intrinsik puisi rakyat (tema, amanat, rima, diksi) dari teks aural puisi rakyat yang dibacakan oleh guru.
  2. Murid mampu menginterpretasi pesan dan nilai moral yang terkandung dalam puisi rakyat yang didengar dan dibaca.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan saksama sebelum mulai mengerjakan.
  • Pada Kegiatan 1, kamu akan menyimak puisi rakyat yang dibacakan oleh guru — siapkan pendengaranmu dan jangan lupa alat tulismu!
  • Kerjakan Kegiatan 1 dan 2 secara mandiri, lalu Kegiatan 3 dilakukan bersama kelompokmu (3–4 orang).
  • Tuliskan jawabanmu dengan kalimat lengkap kecuali jika diminta mengisi tabel.
  • Hormati pendapat temanmu saat berdiskusi — setiap ide berharga untuk didengar.
  • Jika ada kata atau istilah yang belum kamu pahami, tandai dan tanyakan kepada gurumu.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menyimak dan Membedah Puisi Rakyat

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Teks puisi rakyat (Pantun dan Syair) yang dicetak atau ditampilkan di papan/layar
  • Alat tulis (pulpen/pensil)
  • LKPD ini

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Tutup bukumu dan siapkan LKPD ini serta alat tulismu.
  2. Dengarkan baik-baik ketika gurumu membacakan dua buah puisi rakyat berikut (pantun dan syair). Guru akan membacakannya dua kali.
  3. Pada pembacaan pertama, cukup simak dan rasakan — jangan menulis dulu.
  4. Pada pembacaan kedua, catatlah kata-kata atau frasa menarik yang kamu dengar di kolom 'Catatan Simakanku'.
  5. Setelah guru selesai membacakan, baca kembali teks puisi yang tercetak di bawah ini, lalu jawab pertanyaan-pertanyaan berikut.

Pertanyaan:

1. Tuliskan kata-kata atau frasa yang paling berkesan kamu dengar dari kedua puisi tersebut (minimal 3 kata/frasa per puisi) di tabel berikut!

[TEKS PUISI UNTUK GURU BACAKAN]
Puisi 1 (Pantun):
Berakit-rakit ke hulu
Berenang-renang ke tepian
Bersakit-sakit dahulu
Bersenang-senang kemudian

Puisi 2 (Syair):
Wahai muda kenali dirimu
Ialah perahu tamsil hidupmu
Tiadalah berapa lama hidupmu
Ke akhirat jua kekal hidupmu

Ruang tabel jawaban

2. Perhatikan bunyi akhir setiap baris pada Puisi 1 (Pantun) dan Puisi 2 (Syair). Isilah tabel pola rima berikut!

Tabel Pola Rima:

No. BarisBunyi Akhir Puisi 1Bunyi Akhir Puisi 2Pola Rima
Baris 1Baris 2Baris 3Baris 4

3. Perhatikan kata-kata bergaris bawah yang dicetak tebal di bawah ini. Menurut kamu, mengapa penyair memilih kata-kata tersebut? Apa efeknya bagi pembaca/pendengar?

  • '**Berakit-rakit** ke hulu' (bukan sekadar 'pergi ke hulu')
  • '**tamsil** hidupmu' (bukan sekadar 'gambaran hidupmu')

4. Berdasarkan isi keseluruhan masing-masing puisi, tentukan tema setiap puisi dan tuliskan alasanmu dalam 2–3 kalimat!

PuisiTema yang Kamu TemukanAlasan (2–3 kalimat)
PantunSyair

Isi tabel yang tersedia untuk pertanyaan 1, 2, dan 4. Untuk pertanyaan 3, tulis uraianmu minimal 3 kalimat di kotak jawaban yang disediakan. Gunakan kalimat lengkap dan bahasa Indonesia yang baik.

Kegiatan 2: Menggali Amanat dan Nilai Moral Puisi Rakyat

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Teks puisi rakyat dari Kegiatan 1
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca kembali kedua teks puisi dari Kegiatan 1 dengan cermat.
  2. Pikirkan: apa yang ingin disampaikan penyair kepada pembaca/pendengarnya?
  3. Jawab pertanyaan-pertanyaan berikut secara mandiri terlebih dahulu (±10 menit), baru kemudian kamu boleh mendiskusikan jawabanmu dengan teman sebangku.
  4. Tidak ada jawaban yang benar-benar salah — yang penting kamu dapat menjelaskan alasanmu!

Pertanyaan:

1. Tuliskan amanat (pesan utama) yang ingin disampaikan dari masing-masing puisi dengan kalimatmu sendiri!

PuisiAmanat (dengan kalimatmu sendiri)
PantunSyair

2. Di antara kedua puisi tersebut, nilai moral mana yang paling relevan dengan kehidupanmu sehari-hari sebagai pelajar kelas 7? Pilih salah satu, lalu jelaskan dalam 3–5 kalimat mengapa nilai tersebut menurutmu penting dan bagaimana kamu bisa menerapkannya!

3. Bayangkan kamu adalah seorang kakek/nenek yang ingin menasihati cucumu menggunakan salah satu amanat dari puisi di atas. Tuliskan nasihat tersebut dalam 2–3 kalimat dengan gaya bahasa yang hangat dan penuh kasih sayang, seperti yang biasa diucapkan orang tua/kakek-nenek di rumahmu!

4. Menurut pendapatmu, apakah nilai moral dalam puisi rakyat yang kalian pelajari hari ini masih relevan untuk anak muda zaman sekarang? Beri tanda (✓) pada pilihanmu, lalu jelaskan alasanmu!

○ Ya, sangat relevan
○ Cukup relevan
○ Kurang relevan

Alasanku:

Isi tabel untuk pertanyaan 1. Untuk pertanyaan 2, 3, dan 4, tulis jawabanmu di kotak uraian yang tersedia — minimal 3 kalimat untuk setiap jawaban uraian. Tandai pilihanmu dengan jelas untuk pertanyaan 4.

Kegiatan 3: Detektif Puisi Rakyat — Analisis Kelompok dan Presentasi Mini

Estimasi: 25 menit (15 menit analisis kelompok + 10 menit presentasi dan tanya jawab)

Alat & Bahan:

  • Teks puisi rakyat baru yang disiapkan guru (satu puisi per kelompok — bisa berupa pantun, syair, atau gurindam)
  • Alat tulis
  • Kertas plano atau karton kecil (opsional, untuk presentasi)
  • Spidol warna (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuklah kelompok 3–4 orang bersama teman-temanmu.
  2. Guru akan memberikan satu teks puisi rakyat baru (berbeda dari Kegiatan 1) kepada setiap kelompok.
  3. Bersama kelompokmu, analisis puisi tersebut menggunakan 'Kartu Detektif Puisi' pada tabel di bawah.
  4. Setiap anggota kelompok wajib berkontribusi minimal pada satu bagian analisis — tuliskan nama anggota di kolom yang kalian kerjakan.
  5. Setelah selesai (±15 menit), setiap kelompok mempresentasikan hasil analisisnya kepada kelas dalam waktu 2–3 menit.
  6. Kelompok lain menyimak dan boleh memberi satu pertanyaan atau tanggapan setelah presentasi.

Pertanyaan:

1. Isilah 'Kartu Detektif Puisi' berikut untuk puisi rakyat yang diberikan gurumu!

Unsur IntrinsikTemuan Kelompok KamiBukti dari Teks (kutip baris/kata)Dikerjakan oleh
TemaAmanatRimaDiksi Menarik

2. Setelah menganalisis, diskusikan dalam kelompok: apa nilai moral TERPENTING dari puisi rakyat yang kalian analisis? Mengapa nilai itu penting bagi masyarakat? Tuliskan kesimpulan diskusi kelompok kalian dalam 3–5 kalimat!

3. Setelah mendengarkan presentasi kelompok lain, tuliskan satu persamaan dan satu perbedaan antara puisi yang dianalisis kelompokmu dengan puisi yang dianalisis salah satu kelompok lain!

| | Puisi Kelompok Kami | Puisi Kelompok Lain (sebutkan nama kelompok/judul puisi) |
|-|---------------------|----------------------------------------------------------|
| Persamaan | | |
| Perbedaan | | |

Ruang tabel jawaban

Isi Kartu Detektif Puisi pada tabel pertanyaan 1 secara lengkap dan beri nama anggota di setiap baris. Tulis kesimpulan diskusi pertanyaan 2 di kotak uraian kelompok. Isi tabel perbandingan pertanyaan 3 setelah sesi presentasi selesai.

REFLEKSI

1. Dari semua puisi rakyat yang kamu pelajari hari ini, amanat mana yang paling 'nyambung' dengan hidupmu sekarang? Ceritakan dalam 2–3 kalimat!

2. Apakah ada kata atau ungkapan dalam puisi rakyat yang awalnya terasa asing bagimu, tetapi sekarang sudah kamu pahami maknanya? Kata apa itu, dan apa yang membuatmu akhirnya mengerti?

3. Menurutmu, kenapa puisi rakyat seperti pantun, syair, dan gurindam masih penting untuk dipelajari oleh anak muda Indonesia zaman sekarang?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.