LKPD Bahasa Indonesia Kelas 7: Asesmen Sumatif Bab 2: Berkelana di Dunia Imajinasi
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 7 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 2: Berkelana di Dunia Imajinasi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Bahasa Indonesia Kelas 7: Asesmen Sumatif Bab 2: Berkelana di Dunia Imajinasi
Bahasa Indonesia - Kelas 7
Bab 2 - Pertemuan 14
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Bahasa Indonesia — Kelas 7 (Fase D) Topik: Asesmen Sumatif Bab 2: Berkelana di Dunia Imajinasi INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Jejak Petualangan: Menganalisis Unsur Intrinsik Cerita FantasiEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. 【TEKS CERITA FANTASI】 PINTU DI BALIK CERMIN Rara tidak pernah menyangka bahwa cermin tua di kamar neneknya menyimpan rahasia. Suatu sore, ketika ia sedang merapikan kamar, cermin itu bergetar pelan. Rara memberanikan diri menyentuhnya — dan tangannya menembus permukaan cermin seperti menyentuh air! Di balik cermin terdapat sebuah hutan dengan pohon-pohon setinggi menara, berdaun keperakan, dan buah-buahnya bercahaya seperti lentera. Di sana, seekor rubah berbicara kepadanya. "Kamu pasti Rara. Kami sudah menunggumu lama sekali," kata rubah itu. Rara terkejut tetapi tetap melangkah masuk. Rubah itu memandunya melewati hutan cahaya menuju sebuah danau beku. Di tepi danau, Rara menemukan seorang anak kecil yang menangis. Ternyata, anak itu adalah adiknya yang hilang dua tahun lalu — Dino. Rara tak ingin berlama-lama. Ia menggandeng tangan Dino dan berlari kembali ke arah cermin. Tetapi, di belakang mereka, bayangan gelap bergerak cepat. "Jangan lihat ke belakang!" teriak rubah. Dengan napas tersengal, keduanya berhasil melompat kembali melewati cermin — tepat sebelum bayangan itu menyentuh mereka. Cermin langsung retak menjadi seribu kepingan. Rara memeluk Dino erat-erat. Petualangan itu selesai, tetapi rasa syukur Rara tak akan pernah berakhir. --- Ruang tabel jawaban 2. Setiap tokoh dalam cerita punya peran dan karakter tersendiri. Isilah tabel penokohan berikut berdasarkan cerita 'Pintu di Balik Cermin'! Sertakan bukti kalimat dari teks untuk mendukung jawabanmu. Ruang tabel jawaban 3. Menurutmu, apakah amanat (pesan moral) utama yang ingin disampaikan penulis melalui cerita ini? Jelaskan jawabanmu minimal dalam 3 kalimat dan hubungkan dengan peristiwa nyata dalam cerita! 4. Cerita 'Pintu di Balik Cermin' termasuk kategori cerita fantasi. Sebutkan minimal 3 ciri kebahasaan atau unsur keistimewaan cerita fantasi yang kamu temukan dalam teks tersebut, dan tuliskan kutipan kalimatnya sebagai bukti! Soal 1: Tabel 4 baris × 2 kolom (Tahap Alur | Peristiwa Utama). Baris: Pengenalan, Konflik/Masalah, Klimaks, Penyelesaian. Soal 2: Tabel 4 baris × 3 kolom (Nama Tokoh | Watak/Peran | Bukti Kalimat dari Teks). Soal 3 & 4: Ruang uraian bebas minimal 3 kalimat per soal. Kegiatan 2: Detektif Sastra: Menilai Kualitas Cerita FantasiEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Sebagai kritikus sastra muda, nilailah cerita 'Pintu di Balik Cermin' menggunakan rubrik berikut. Beri skor 1–4 untuk setiap aspek dan tuliskan alasanmu! (1 = kurang, 2 = cukup, 3 = baik, 4 = sangat baik) Ruang tabel jawaban 2. Berdasarkan penilaian rubrikmu, tuliskan ulasan singkat cerita ini dalam 1 paragraf (minimal 4 kalimat). Mulailah dengan kalimat: 'Cerita 'Pintu di Balik Cermin' merupakan...' Sertakan pendapat tentang kekuatan dan kelemahan cerita! 3. Jika kamu adalah penulisnya, perubahan apa yang ingin kamu buat untuk membuat cerita ini lebih menarik? Jelaskan minimal 2 perubahan beserta alasannya! Soal 1: Tabel 5 baris × 3 kolom (Aspek | Skor 1–4 | Alasan). Aspek: Alur, Penokohan, Latar Fantasi, Amanat, Gaya Bahasa. Soal 2 & 3: Ruang uraian bebas dengan garis-garis tulis (minimal 4–6 baris per soal). Kegiatan 3: Aku Penulis! Menciptakan Karya dari Dunia ImajinasimuEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. LANGKAH PERTAMA — Pilih jenis karyamu dan lingkari: (A) Puisi Rakyat / (B) Cerita Fantasi Pendek. Kemudian isi kotak perencanaan berikut sesuai pilihanmu. Jika memilih (A) PUISI RAKYAT, isi:
Jika memilih (B) CERITA FANTASI PENDEK, isi:
2. LANGKAH KEDUA — Tuliskan KARYA FINALMU di ruang yang tersedia! Jika memilih (A) PUISI RAKYAT: Tulis minimal 2 bait. Pastikan memenuhi ciri jenis puisi yang dipilih (contoh: pantun = 4 baris, 2 baris sampiran + 2 baris isi, rima a-b-a-b). Jika memilih (B) CERITA FANTASI PENDEK: Tulis cerita minimal 3 paragraf. Pastikan ada: pengenalan tokoh dan latar, konflik atau peristiwa fantastis, dan penyelesaian. Gunakan minimal 1 kalimat langsung dan 1 majas asosiasi (simile/metafora) dalam ceritamu. 3. LANGKAH KETIGA — Setelah selesai berkarya, bacalah kembali karyamu dan isi cek mandiri berikut. Beri tanda ✓ pada kolom yang sesuai! Daftar cek:
Setelah mengisi cek mandiri, tuliskan 1 kalimat: hal apa yang paling kamu sukai dari karyamu sendiri? Soal 1: Kotak isian terstruktur dengan label sesuai pilihan (A atau B). Soal 2: Ruang menulis luas dengan garis-garis (minimal 15–20 baris untuk cerita, 8–10 baris untuk puisi). Soal 3: Tabel cek mandiri 5 baris × 3 kolom (Pernyataan | Sudah ✓ | Belum ✗), diikuti 2–3 baris untuk kalimat apresiasi diri. REFLEKSI1. Dari semua unsur cerita fantasi yang kamu pelajari di Bab 2 (alur, penokohan, amanat, majas), unsur mana yang menurutmu paling penting dan mengapa? Hubungkan jawabanmu dengan cerita atau buku yang pernah kamu baca sebelumnya! 2. Saat kamu menulis karya di Kegiatan 3, bagian mana yang terasa paling menantang? Apa yang kamu lakukan untuk mengatasinya? 3. Kalau kamu bisa 'berkelana ke dunia imajinasi' seperti tokoh-tokoh dalam cerita fantasi, dunia seperti apa yang ingin kamu ciptakan dan apa yang ingin kamu lakukan di sana? Apa yang cerita itu akan ajarkan kepada pembacamu? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.