LKPDPertemuan 12Bab 2Fase DSemester 1

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 7: Menulis Cerita Fantasi Sederhana (Tahap Perencanaan dan Draf)

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 7 dengan topik "Menulis Cerita Fantasi Sederhana (Tahap Perencanaan dan Draf)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 7: Menulis Cerita Fantasi Sederhana (Tahap Perencanaan dan Draf)

Bahasa Indonesia - Kelas 7

Bab 2 - Pertemuan 12

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Menulis Cerita Fantasi Sederhana (Tahap Perencanaan dan Draf)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikMenulis Cerita Fantasi Sederhana (Tahap Perencanaan dan Draf)
Alokasi Waktu80 menit (2 JP)
Tipe AktivitasCampuran (individu, berpasangan, dan mandiri menulis)
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu merencanakan dan menulis draf cerita fantasi sederhana yang memuat unsur orientasi, komplikasi, dan resolusi secara logis dan kreatif.
  2. Murid mampu menggunakan kosakata baru bermakna denotatif, konotatif, dan kiasan dalam draf cerita fantasi yang ditulis.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap instruksi dengan cermat sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan kegiatan secara berurutan karena setiap kegiatan merupakan bekal untuk kegiatan berikutnya.
  • Gunakan imajinasimu sebebas-bebasnya — tidak ada ide yang salah selama kamu menulis dengan sungguh-sungguh!
  • Boleh berdiskusi dengan teman untuk mencari inspirasi, tetapi cerita yang kamu tulis harus merupakan karya dan ide orisinalmu sendiri.
  • Jika ada kata atau istilah yang belum kamu pahami, tanyakan kepada gurumu atau carilah di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
  • Kegiatan ini adalah proses kreatif, jadi nikmati setiap langkahnya!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menjelajahi Imajinasimu — Memilih Ide dan Menyusun Peta Cerita

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil/pulpen
  • Pensil warna atau spidol (opsional, untuk mewarnai diagram alur)
  • Kamus Besar Bahasa Indonesia (versi cetak atau daring)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bayangkan kamu adalah seorang penulis cerita fantasi terkenal. Hari ini kamu akan menciptakan dunia baru!
  2. Bacalah contoh-contoh pemantik ide di bawah ini untuk menyalakan imajinasimu.
  3. Pilih SATU gagasan utama sebagai dasar ceritamu, atau ciptakan idemu sendiri yang lebih seru.
  4. Isi Peta Cerita pada tabel yang tersedia dengan menjawab setiap pertanyaan panduan.
  5. Ingat: cerita fantasi boleh berlatar dunia nyata yang bercampur unsur ajaib, dunia lain sepenuhnya, atau masa depan/masa lampau yang penuh keajaiban.

Pertanyaan:

1. Pilih atau tuliskan satu TEMA untuk cerita fantasimu. Centang salah satu atau tuliskan idemu sendiri!
☐ Persahabatan lintas dunia
☐ Petualangan menemukan benda ajaib
☐ Misi menyelamatkan alam semesta
☐ Kekuatan tersembunyi yang baru ditemukan
☐ Ideku sendiri: ___________________________

Mengapa tema ini menarik bagimu? Jelaskan dalam 1–2 kalimat!

2. Lengkapi PETA CERITA berikut untuk merancang ceritamu. Isi setiap bagian dengan informasi yang kamu bayangkan.

Bagian Peta CeritaIsi Rencanamu
Judul (sementara)Tema
Tokoh utama (nama + 1 sifat khas)Tokoh pendukung (nama + peran)
Latar tempatLatar waktu
Masalah/konflik yang dihadapi tokohCara tokoh mengatasi masalah
Akhir cerita (bahagia/sedih/terbuka)

3. Gambarlah diagram alur ceritamu dalam kotak berikut! Gunakan panah untuk menghubungkan bagian ORIENTASI → KOMPLIKASI → RESOLUSI. Tuliskan 1–2 kalimat singkat di setiap tahap.

[Kotak gambar/diagram alur: Orientasi | Komplikasi (Klimaks) | Resolusi]

Ruang gambar

Pertanyaan 1: tulis jawaban di kotak isian tema dan paragraf singkat alasan. Pertanyaan 2: isi tabel 2 kolom (Bagian Peta Cerita | Isi Rencanamu) dengan minimal 8 baris terisi. Pertanyaan 3: buat diagram alur di kotak gambar yang tersedia, berisi tiga kotak bertanda Orientasi, Komplikasi, dan Resolusi yang dihubungkan dengan panah.

Kegiatan 2: Memperkaya Bahasa — Berburu Kosakata Ajaib

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Kamus Besar Bahasa Indonesia (cetak atau daring, mis. kbbi.kemdikbud.go.id)
  • Pensil/pulpen
  • Catatan dari Kegiatan 1 (Peta Cerita)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cerita fantasi yang hebat tidak hanya punya alur seru, tapi juga bahasa yang memukau pembacanya.
  2. Pada kegiatan ini, kamu akan berlatih menggunakan tiga jenis makna kata: denotatif (makna sebenarnya), konotatif (makna tambahan/perasaan), dan kiasan (ungkapan/majas).
  3. Baca penjelasan singkat dan contoh di bawah ini, lalu kerjakan latihan berpasangan.
  4. Setelah berdiskusi, pilih minimal 6 kata/frasa yang akan kamu gunakan dalam draf ceritamu nanti.
  5. Kerja berpasangan: diskusikan bersama teman sebangkumu, lalu catat hasilnya di tabelmu masing-masing.

Pertanyaan:

1. Baca tabel contoh kosakata berikut, lalu diskusikan bersama pasanganmu: apa perbedaan efek/rasa yang dihasilkan dari ketiga jenis makna tersebut saat digunakan dalam cerita?

Kata/FrasaDenotatifKonotatifKiasan
CahayaSinar yang bisa dilihat mataHarapan atau kebenaranBak bintang di malam pekat
DinginSuhu rendahTidak ramah, acuhSedingin salju abadi
TanganAnggota tubuhBantuan atau kekuasaanTangan besi sang raja

Menurutmu, jenis makna mana yang paling membuat cerita fantasi terasa hidup? Mengapa?

2. Lengkapi tabel 'Perbendaharaan Kata Ajaib'-mu! Cari dan temukan minimal 6 kata atau frasa yang cocok untuk cerita fantasimu. Isi ketiga kolom maknanya.

No.Kata/Frasa PilihankuMakna DenotatifMakna Konotatif / KiasanAkan Kugunakan saat...
12345
6

3. Pilih 2 kata/frasa dari tabelmu, lalu tulis masing-masing SATU kalimat utuh yang bisa langsung kamu masukkan ke dalam cerita fantasimu. Pastikan kalimatmu mengandung makna konotatif atau kiasan!

Pertanyaan 1: tulis hasil diskusi dalam 2–3 kalimat di kotak uraian. Pertanyaan 2: isi tabel 5 kolom minimal 6 baris. Pertanyaan 3: tulis 2 kalimat utuh di kotak isian yang disediakan, masing-masing diberi nomor.

Kegiatan 3: Saatnya Berkarya — Menulis Draf Cerita Fantasiku

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil/pulpen (disarankan pensil agar mudah direvisi)
  • Catatan Peta Cerita dari Kegiatan 1
  • Daftar Kosakata Ajaib dari Kegiatan 2
  • Penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Inilah saatnya semua perencanaan dan persiapanmu diwujudkan! Gunakan Peta Cerita (Kegiatan 1) dan daftar kosakata ajaibmu (Kegiatan 2) sebagai panduan.
  2. Tuliskan draf pertama cerita fantasimu. Ingat: ini adalah DRAF, jadi tidak perlu sempurna — yang penting idenya mengalir!
  3. Pastikan ceritamu memuat tiga bagian: ORIENTASI (perkenalan tokoh dan latar), KOMPLIKASI (masalah/konflik), dan RESOLUSI (penyelesaian masalah).
  4. Gunakan minimal 3 kata/frasa dari 'Perbendaharaan Kata Ajaib'-mu di Kegiatan 2. Tandai/garis bawahi kata-kata tersebut dalam draf.
  5. Target panjang draf: minimal 2 paragraf per bagian (orientasi, komplikasi, resolusi), atau total minimal 150 kata.
  6. Setelah selesai menulis, baca ulang draf-mu sendiri dan periksa: apakah alurnya sudah runtut? Apakah kosakata ajaibmu sudah terpakai?

Pertanyaan:

1. Sebelum menulis, isi daftar periksa perencanaan ini (centang jika sudah siap):
☐ Saya sudah punya judul (sementara)
☐ Saya sudah tahu siapa tokoh utama dan sifatnya
☐ Saya sudah tahu latar tempat dan waktu cerita
☐ Saya sudah merencanakan konflik dan cara penyelesaiannya
☐ Saya sudah menyiapkan minimal 3 kosakata ajaib yang akan digunakan

Jika ada yang belum dicentang, kembali ke Kegiatan 1 atau 2 dan lengkapi terlebih dahulu!

2. Tuliskan DRAF cerita fantasimu di bawah ini! Gunakan struktur:

🌟 ORIENTASI
(Perkenalkan tokoh, latar tempat, dan suasana awal cerita. Buat pembaca langsung tertarik!)

⚡ KOMPLIKASI
(Hadirkan masalah atau konflik yang membuat cerita menegangkan. Ini bagian paling seru!)

✨ RESOLUSI
(Selesaikan konflik dengan cara yang memuaskan. Bagaimana tokohmu berhasil — atau gagal?)

Jangan lupa: garis bawahi setiap kosakata ajaib (konotatif/kiasan) yang kamu gunakan!

3. Setelah selesai menulis draf, isi tabel evaluasi mandiri berikut dengan jujur:

KriteriaSudah ✅Perlu Diperbaiki ⚠️Catatan untuk Revisi
Orientasi memperkenalkan tokoh dan latar dengan jelasKomplikasi menghadirkan konflik yang menarikResolusi menyelesaikan konflik secara logisMinimal 3 kosakata konotatif/kiasan digunakan
Alur cerita runtut dan tidak membingungkan

Pertanyaan 1: centang daftar periksa yang tersedia. Pertanyaan 2: tulis draf lengkap di area yang dibagi menjadi tiga bagian berlabel (Orientasi, Komplikasi, Resolusi), minimal mengisi setengah halaman per bagian. Garis bawahi setiap kosakata konotatif/kiasan. Pertanyaan 3: isi tabel evaluasi mandiri 4 kolom dengan 5 baris kriteria.

REFLEKSI

1. Bagian mana dari cerita fantasimu yang paling kamu sukai dan ingin kamu kembangkan lebih lanjut? Mengapa bagian itu terasa istimewa bagimu?

2. Saat kamu memilih kosakata konotatif atau kiasan, apakah kamu merasakan perbedaan dalam 'rasa' cerita yang kamu tulis? Ceritakan pengalamanmu!

3. Jika kamu bisa mengubah satu hal dari rencana atau draf ceritamu hari ini, apa yang akan kamu ubah dan mengapa?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.