LKPDPertemuan 7Bab 1Fase DSemester 1

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 7: Mempresentasikan Gagasan Pengajuan Usul Pengelolaan Objek Wisata dalam Bentuk Monolog Kritis Terbimbing

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 7 dengan topik "Mempresentasikan Gagasan Pengajuan Usul Pengelolaan Objek Wisata dalam Bentuk Monolog Kritis Terbimbing".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 7: Mempresentasikan Gagasan Pengajuan Usul Pengelolaan Objek Wisata dalam Bentuk Monolog Kritis Terbimbing

Bahasa Indonesia - Kelas 7

Bab 1 Pertemuan 7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Mempresentasikan Gagasan Pengajuan Usul Pengelolaan Objek Wisata dalam Bentuk Monolog Kritis Terbimbing

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikMempresentasikan Gagasan Pengajuan Usul Pengelolaan Objek Wisata dalam Bentuk Monolog Kritis Terbimbing
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mempresentasikan gagasan untuk tujuan pengajuan usul dan pemberian solusi pengelolaan objek wisata dalam bentuk monolog secara kritis dan kreatif

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah instruksi pada setiap kegiatan dengan cermat sebelum memulainya.
  • Gunakan LKPD ini untuk menyusun dan mempraktikkan penyampaian usul pengelolaan objek wisata secara mandiri (monolog).
  • Perhatikan rambu-rambu berpikir kritis (memberikan alasan logis atas masalah) dan kreatif (mengusulkan ide baru yang menarik) dalam monolog kalian.
  • Lakukan presentasi lisan sesuai durasi dan fokus yang telah ditentukan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menyusun Kerangka Monolog Usul Pengelolaan Objek Wisata

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan
  • Pena/alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilihlah salah satu objek wisata Nusantara yang pernah kamu amati atau pelajari (misalnya: Pantai Parangtritis, Candi Borobudur, Danau Toba, atau objek wisata lokal di daerahmu).
  2. Tentukan 1 persoalan utama pengelolaan yang perlu diperbaiki secara kritis (misalnya: penumpukan sampah, fasilitas petunjuk arah yang minim, atau kurangnya tempat istirahat teduh).
  3. Tuliskan 1 ide solusi kreatif yang dapat ditawarkan untuk mengatasi masalah tersebut.
  4. Lengkapi kerangka monolog pengajuan usul pada tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Isilah kerangka pengajuan usul dan solusi objek wisata untuk bahan monologmu ke dalam tabel kerangka monolog!

Ruang tabel jawaban

Format tabel kerangka monolog 5 baris:
1. Nama Objek Wisata: [Tuliskan nama objek wisata]
2. Masalah Pengelolaan yang Diamati (Kritis): [Tuliskan penjelasan masalah secara logis]
3. Usul Solusi Pengelolaan (Kreatif): [Tuliskan ide solusi pemecahan masalah]
4. Kalimat Pembuka Monolog: [Tuliskan 1-2 kalimat pengantar usulan]
5. Kalimat Penutup Monolog: [Tuliskan 1-2 kalimat simpulan atau harapan]

Kegiatan 2: Latihan Mandiri Berbicara Monolog Berdasarkan Kerangka

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Kerangka monolog dari Kegiatan 1
  • Pengukur waktu/stopwatch (bisa menggunakan jam tangan/gawai jika diizinkan)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Berdasarkan kerangka yang sudah kamu buat pada Kegiatan 1, latihlah berbicara secara monolog (berbicara satu arah menyampaikan gagasan tanpa disela tanya-jawab).
  2. Pastikan monologmu memuat: pembuka usul, paparan masalah kritis, pengajuan solusi kreatif, dan penutup.
  3. Gunakan panduan waktu latihan berbicara monolog selama 1,5 hingga 2 menit.
  4. Lakukan pemeriksaan mandiri terhadap kelengkapan isi monolog yang kamu latihkan.

Pertanyaan:

1. Lakukan simulasi monolog secara mandiri. Periksa ketercakupan isi monologmu dengan mencentang (Ya/Belum) pada daftar cek monolog!

Tabel Cek Monolog (Centang Ya/Belum):
1. Komponen Pembuka Usul: Menyampaikan salam dan tujuan monolog [ ] Ya [ ] Belum
2. Paparan Masalah Kritis: Menyebutkan masalah pengelolaan beserta alasannya [ ] Ya [ ] Belum
3. Gagasan Solusi Kreatif: Menjelaskan langkah usul pemecahan yang orisinal [ ] Ya [ ] Belum
4. Komponen Penutup: Menyampaikan simpulan pengajuan usul [ ] Ya [ ] Belum

Kegiatan 3: Mempresentasikan Gagasan Usul dan Solusi dalam Bentuk Monolog Kritis Terbimbing

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Teks kerangka monolog
  • Stopwatch guru

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Tampilkan monolog pengajuan usul dan solusi pengelolaan objek wisata secara lisan di depan kelas atau di hadapan kelompokmu secara bergantian.
  2. Durasi presentasi monolog untuk tiap murid adalah 1,5 hingga 2 menit.
  3. Sampaikan presentasi secara percaya diri, kritis (menunjukkan ketajaman alasan permasalahan), dan kreatif (menonjolkan kebaruan solusi yang diajukan).
  4. Catat poin evaluasi performa monolog yang diberikan oleh guru/teman pada format yang tersedia.
  5. Alokasi kegiatan ini mencakup pelaksanaan presentasi monolog, pengisian lembar evaluasi, refleksi akhir, transisi, dan penutup pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Tampilkan presentasi monolog usul dan solusi objek wisata kalian secara lisan! Tuliskan ringkasan inti usul yang berhasil kamu presentasikan secara lisan beserta catatan ketercapaian kritis dan kreatifnya!

Format Catatan Performa Monolog:
- Inti Masalah yang Dipresentasikan: ....
- Inti Solusi Kreatif yang Dipresentasikan: ....
- Catatan Keterlaksanaan Monolog (Kritis & Kreatif): [Diisi oleh guru/teman berdasarkan amatan lisan]

REFLEKSI

1. Bagian mana dari monolog pengajuan usul objek wisata yang menurutmu paling berhasil kamu sampaikan secara kritis dan kreatif?

2. Apa tantangan yang kamu hadapi saat mempresentasikan gagasan pengelolaan objek wisata dalam bentuk monolog lisan, dan bagaimana cara kamu mengatasinya?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.