LKPDPertemuan 6Bab 6Fase CSemester 2

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 5: Observasi Lingkungan Sekitar dan Penerapan Praktik Baik Memelihara Bumi

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 5 dengan topik "Observasi Lingkungan Sekitar dan Penerapan Praktik Baik Memelihara Bumi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 5: Observasi Lingkungan Sekitar dan Penerapan Praktik Baik Memelihara Bumi

Bahasa Indonesia - Kelas 5

Bab 6 - Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Observasi Lingkungan Sekitar dan Penerapan Praktik Baik Memelihara Bumi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikObservasi Lingkungan Sekitar dan Penerapan Praktik Baik Memelihara Bumi
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat melakukan observasi kondisi lingkungan sekitar sekolah secara berkelompok dan mencatat temuan secara sistematis sebagai bahan laporan.
  2. Murid dapat mengidentifikasi praktik baik memelihara lingkungan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan hasil observasi.

PETUNJUK UMUM

  • Kerjakan LKPD ini bersama kelompokmu (3–4 orang per kelompok).
  • Baca setiap petunjuk dengan teliti sebelum mulai mengerjakan.
  • Saat observasi di luar kelas, jaga ketertiban dan keselamatan. Tetap dalam area yang ditentukan gurumu.
  • Tulis nama anggota kelompok dan kelas di bagian atas setiap lembar.
  • Diskusikan jawaban bersama kelompok sebelum menuliskan hasil akhir.
  • Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam setiap jawaban.
  • Jika ada kata atau istilah yang belum kamu pahami, tanyakan kepada guru.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Lingkungan: Mengamati Kondisi Sekitar Sekolah

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis (pensil/pulpen)
  • Penggaris (opsional untuk membuat tabel)
  • LKPD ini
  • Alat indera (mata, hidung, telinga)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bersama kelompokmu, pergilah ke area sekitar sekolah yang sudah ditentukan guru (misalnya: halaman depan, kantin, taman, atau lorong kelas).
  2. Amati lingkungan tersebut dengan seksama selama ± 10 menit. Gunakan mata, hidung, dan telingamu — perhatikan kondisi kebersihan, keberadaan tanaman, tempat sampah, dan air.
  3. Setiap anggota kelompok mencatat temuan masing-masing, lalu diskusikan dan tuliskan hasil akhir bersama pada tabel di bawah ini.
  4. Gunakan tanda centang (✓) untuk kondisi yang kamu temukan, dan tambahkan catatan singkat pada kolom 'Keteranganmu'.
  5. Ambil atau gambar sketsa sederhana satu kondisi lingkungan yang paling menarik perhatianmu di kotak sketsa yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel hasil observasi lingkungan sekitar sekolahmu berikut ini!

Ruang tabel jawaban

2. Dari hasil pengamatanmu, tuliskan 3 kondisi lingkungan yang menurutmu paling perlu diperbaiki. Urutkan dari yang paling mendesak!

3. Buatlah sketsa sederhana salah satu kondisi lingkungan yang kamu temukan! Beri keterangan gambar dengan jelas (nama lokasi dan apa yang kamu gambar).

Ruang gambar

Pertanyaan 1: Tabel 4 kolom (Aspek Pengamatan | Kondisi yang Ditemukan | Lokasi | Tingkat Masalah: Ringan/Sedang/Berat) dengan 6 baris untuk diisi. Aspek yang diamati meliputi: kebersihan, keberadaan tanaman/penghijauan, pengelolaan sampah, ketersediaan air bersih, kondisi udara, dan kondisi lainnya. Pertanyaan 2: Ruang uraian bernomor 1–3. Pertanyaan 3: Kotak kosong berukuran 8×8 cm untuk sketsa, dengan dua baris garis untuk keterangan gambar di bawahnya.

Kegiatan 2: Mencatat Temuan Secara Sistematis: Menyusun Laporan Mini

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Catatan hasil observasi dari Kegiatan 1
  • LKPD ini

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kembali ke kelas bersama kelompokmu.
  2. Gunakan catatan hasil observasi dari Kegiatan 1 sebagai bahan dasar.
  3. Susunlah temuan observasi kelompokmu menjadi sebuah laporan singkat menggunakan kerangka yang sudah disediakan di bawah ini.
  4. Perhatikan: laporan yang baik memiliki bagian pembuka (apa yang diamati dan di mana), isi (temuan utama), dan penutup (simpulan singkat).
  5. Gunakan kalimat lengkap dan pilihan kata yang tepat. Hindari kata-kata yang tidak jelas seperti 'banyak banget' — ganti dengan kalimat yang lebih spesifik, misalnya 'terdapat sekitar 5 tumpukan sampah di area kantin'.
  6. Setelah selesai, tukar laporan dengan kelompok lain dan berikan satu saran perbaikan secara tertulis.

Pertanyaan:

1. Lengkapi kerangka laporan hasil observasi kelompokmu di bawah ini!

2. Menurut kelompokmu, mengapa penting mencatat temuan observasi secara sistematis dan terperinci? Jelaskan dengan contoh nyata dari pengalamanmu hari ini!

3. Setelah membaca laporan kelompok lain, tuliskan satu kelebihan dan satu saran perbaikan untuk laporan mereka!

Pertanyaan 1: Kerangka laporan terstruktur dengan kolom isian yang memiliki label berikut — (a) Judul Laporan: ___; (b) Nama Kelompok & Anggota: ___; (c) Tempat dan Tanggal Observasi: ___; (d) Tujuan Observasi: ___; (e) Hasil Observasi (tabel 2 kolom: No. | Temuan — 5 baris); (f) Simpulan: ___. Pertanyaan 2: Ruang uraian bebas ± 5 baris. Pertanyaan 3: Dua kotak kecil berlabel 'Kelebihan:' dan 'Saran Perbaikan:' masing-masing ± 3 baris.

Kegiatan 3: Dari Masalah ke Aksi: Merancang Praktik Baik untuk Bumi

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Hasil Kegiatan 1 dan Kegiatan 2
  • LKPD ini
  • Kepercayaan diri untuk presentasi!

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Berdasarkan seluruh hasil observasi dan laporan yang sudah kamu buat, sekarang saatnya berpikir sebagai 'Pahlawan Lingkungan'!
  2. Diskusikan bersama kelompokmu: apa saja praktik baik memelihara lingkungan yang bisa dilakukan oleh murid kelas 5 dalam kehidupan sehari-hari?
  3. Hubungkan temuan observasimu dengan praktik baik tersebut — artinya, praktik baik yang kamu usulkan harus menjawab masalah nyata yang kamu temukan.
  4. Isi tabel Rencana Aksi Lingkunganku di bawah ini.
  5. Setelah mengisi tabel, setiap kelompok memilih SATU praktik baik terfavorit dan mempresentasikannya kepada kelas dalam 2–3 menit. Gunakan bahasa yang jelas, percaya diri, dan menarik!

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel Rencana Aksi Lingkungan berikut berdasarkan temuan observasi kelompokmu!

Ruang tabel jawaban

2. Dari semua praktik baik yang kelompokmu usulkan, pilihlah SATU yang paling ingin kalian lakukan mulai sekarang. Jelaskan mengapa kalian memilihnya dan bagaimana cara kalian memulainya!

3. Setelah mendengarkan presentasi semua kelompok, tuliskan SATU praktik baik dari kelompok lain yang menurutmu paling menarik dan ingin kamu coba di rumah! Jelaskan alasanmu.

Pertanyaan 1: Tabel 5 kolom (Masalah yang Ditemukan | Praktik Baik yang Diusulkan | Siapa yang Bisa Melakukan | Kapan Bisa Dimulai | Manfaat yang Dirasakan) dengan 4 baris untuk diisi. Pertanyaan 2: Ruang uraian bebas ± 6 baris. Pertanyaan 3: Ruang uraian bebas ± 4 baris, dikerjakan secara individual setelah sesi presentasi selesai.

REFLEKSI

1. Setelah melakukan observasi hari ini, apa satu hal baru yang kamu sadari tentang kondisi lingkungan di sekitar sekolahmu yang sebelumnya tidak pernah kamu perhatikan?

2. Dari semua praktik baik yang sudah kamu diskusikan dan dengarkan hari ini, mana yang paling mudah untuk langsung kamu lakukan sendiri mulai besok? Apa langkah pertamamu?

3. Jika kamu adalah Mbah Sadiman yang merawat pohon beringin untuk menyelamatkan sumber air, kira-kira 'pohon beringin' apa yang akan kamu tanam di sekolah atau di rumahmu sebagai bentuk cintamu terhadap bumi?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.