LKPD Bahasa Indonesia Kelas 5: Memahami Etika dan Aturan di Tempat Bersejarah serta Museum Indonesia
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 5 dengan topik "Memahami Etika dan Aturan di Tempat Bersejarah serta Museum Indonesia". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Bahasa Indonesia Kelas 5: Memahami Etika dan Aturan di Tempat Bersejarah serta Museum Indonesia
Bahasa Indonesia - Kelas 5
Bab 5 - Pertemuan 8
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Bahasa Indonesia — Kelas 5 (Fase C) Topik: Memahami Etika dan Aturan di Tempat Bersejarah serta Museum Indonesia INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Detektif Simbol: Apa Arti Tanda Ini?Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel berikut berdasarkan simbol-simbol yang kamu amati! (Simbol 1 s.d. 4: larangan; Simbol 5 s.d. 8: anjuran) Tabel: No | Gambar Simbol (deskripsi) | Makna Simbol | Alasan Aturan Ini Diperlukan Ruang tabel jawaban 2. Dari semua simbol yang kamu amati, manakah dua simbol yang menurutmu PALING penting untuk dipatuhi di museum? Tuliskan simbol tersebut dan jelaskan mengapa kamu memilihnya! Tabel 8 baris × 4 kolom (Nomor | Deskripsi Simbol | Makna Simbol | Alasan Aturan), dilanjutkan kotak uraian bebas untuk pertanyaan nomor 2 (±5 baris). Kegiatan 2: Poster Bocah: Rancang Rambu Laranganmu Sendiri!Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Gambarlah simbol/rambu aturan pilihanmu pada kotak yang tersedia. Beri warna yang sesuai (merah = larangan, hijau = anjuran, biru = informasi). Ruang gambar 2. Tuliskan kalimat penjelasan aturan tersebut menggunakan bahasa yang ramah dan mudah dipahami anak seusiamu (1–2 kalimat). 3. Apa akibatnya jika aturan yang kamu pilih tadi dilanggar oleh banyak pengunjung? Jelaskan minimal dua akibat! 4. [DISKUSI BERPASANGAN] Ceritakan kepada teman sebangkumu: mengapa kamu memilih aturan itu? Apa yang membuatmu merasa aturan itu penting? Tuliskan secara singkat apa yang kamu ceritakan dan apa tanggapan temanmu! Kotak gambar besar (±10 cm × 10 cm) untuk menggambar simbol, dilanjutkan kotak isian untuk kalimat penjelasan (2 baris), kotak uraian untuk akibat (±4 baris), dan kotak diskusi berpasangan (±4 baris). Kegiatan 3: Aku Bicara, Aku Peduli: Presentasi Mini Cinta Warisan BudayaEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Menurut pendapatmu, apakah yang sebaiknya dilakukan Dani? Tuliskan saranmu dengan kalimat yang sopan dan tegas! 2. Tuliskan TIGA alasan logis mengapa mematuhi aturan di tempat bersejarah merupakan wujud cinta dan tanggung jawab terhadap warisan budaya Indonesia! 3. Bayangkan 20 tahun ke depan, kamu membawa anakmu mengunjungi museum yang sama. Apa yang kamu harapkan masih ada di sana? Kaitkan jawabanmu dengan pentingnya menjaga aturan hari ini! 4. [PERSIAPAN BERBICARA] Susunlah poin-poin utama yang akan kamu sampaikan saat presentasi mini (minimal 3 poin). Gunakan kata penghubung seperti 'pertama', 'selain itu', 'oleh karena itu' agar penyampaianmu runtut! Kotak uraian untuk pertanyaan 1 (±4 baris), kotak uraian bernomor untuk pertanyaan 2 (3 × 3 baris), kotak uraian bebas untuk pertanyaan 3 (±5 baris), dan tabel 4 baris untuk poin presentasi dengan kolom 'Nomor Poin' dan 'Isi Poin'. REFLEKSI1. Dari kegiatan hari ini, simbol atau aturan mana yang paling membuatmu berpikir keras? Mengapa simbol itu menarik perhatianmu? 2. Pernahkah kamu atau seseorang di sekitarmu tanpa sadar melanggar aturan di tempat umum atau bersejarah? Ceritakan pengalaman itu dan apa yang akan kamu lakukan berbeda sekarang. 3. Apa satu hal nyata yang akan kamu lakukan sebagai bentuk 'cinta Indonesia' saat kamu mengunjungi tempat bersejarah atau museum berikutnya? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.