LKPDPertemuan 11Bab 5Fase CSemester 2

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 5: Mempresentasikan Gagasan Larangan Perilaku Merusak di Tempat Bersejarah secara Santun

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 5 dengan topik "Mempresentasikan Gagasan Larangan Perilaku Merusak di Tempat Bersejarah secara Santun".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 5: Mempresentasikan Gagasan Larangan Perilaku Merusak di Tempat Bersejarah secara Santun

Bahasa Indonesia - Kelas 5

Bab 5 Pertemuan 11

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Mempresentasikan Gagasan Larangan Perilaku Merusak di Tempat Bersejarah secara Santun

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMempresentasikan Gagasan Larangan Perilaku Merusak di Tempat Bersejarah secara Santun
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mempresentasikan gagasan dari teks nonsastra tentang etika berkunjung ke tempat bersejarah dengan efektif dan santun

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah teks informasi dan instruksi pada setiap kegiatan dengan saksama.
  • Bekerjasamalah dengan teman kelompokmu secara aktif dan saling menghargai.
  • Susun gagasan presentasi dengan bahasa yang efektif (jelas, langsung pada sasaran) dan santun (menggunakan kata ajakan yang ramah dan tidak menyinggung).
  • Lakukan presentasi lisan di depan kelas sesuai panduan yang telah disiapkan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menyusun Gagasan Presentasi dari Teks Nonsastra

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Teks nonsastra pada lembar kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah kutipan teks nonsastra tentang etika di museum/tempat bersejarah berikut: 'Benda-benda di tempat bersejarah bernilai tinggi dan rapuh. Sentuhan tangan dapat meninggalkan minyak dan kotoran yang merusak benda koleksi. Perilaku mencoret-coret dinding (vandalisme), membuang sampah sembarangan, serta makan dan minum di dekat koleksi dapat mengotori dan mengundang hama yang merusak artefak bersejarah. Pengunjung diharapkan menjaga kelestarian warisan bangsa ini bersama-sama.'
  2. Diskusikan 3 larangan perilaku merusak yang terdapat pada teks tersebut.
  3. Ubah setiap larangan menjadi gagasan ajakan lisan yang efektif dan santun untuk dipresentasikan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan teks nonsastra tersebut, temukan 3 perilaku merusak yang dilarang dan ubahlah menjadi kalimat presentasi yang efektif serta santun ke dalam tabel.

Ruang tabel jawaban

Tabel 3 kolom: Kolom 1 (Perilaku Merusak yang Dilarang), Kolom 2 (Alasan Berdasarkan Teks), Kolom 3 (Kalimat Presentasi yang Efektif dan Santun). Isilah 3 baris lengkap untuk ketiga perilaku merusak.

Kegiatan 2: Menyusun Kerangka Presentasi Lisan

Estimasi: 15 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Kertas lembar kerja kelompok

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Gabungkan gagasan santun yang telah dibuat pada Kegiatan 1 ke dalam satu susunan teks lisan presentasi yang utuh.
  2. Pastikan susunan presentasi memiliki bagian: Pembuka (salam dan maksud presentasi), Isi (penyampaian 3 gagasan larangan secara efektif dan santun), dan Penutup (kalimat ajakan simpulan dan terima kasih).
  3. Lakukan latihan berucap secara bergantian bersama rekan kelompokmu.

Pertanyaan:

1. Tuliskan kerangka presentasi lisan kelompokmu yang memuat pembuka santun, isi berupa penyampaian 3 gagasan larangan perilaku merusak secara efektif, serta penutup santun!

Tuliskan pada bidang teks bergaris dengan pembagian subjudul: Bagian Pembuka (2-3 kalimat), Bagian Isi Presentasi (3 poin gagasan santun), dan Bagian Penutup (2 kalimat).

Kegiatan 3: Praktik Mempresentasikan Gagasan di Depan Kelas

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Kerangka presentasi dari Kegiatan 2
  • Format lembar evaluasi presentasi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Tiap kelompok maju ke depan kelas untuk mempresentasikan gagasan etika berkunjung ke tempat bersejarah yang telah disusun.
  2. Sampaikan gagasan dengan efektif (pesan larangan dan alasannya jelas tersampaikan) dan santun (tutur kata sopan, menghargai audiens, menggunakan kata ajakan seperti 'mari', 'mohon', 'silakan').
  3. Kelompok penyimak menyimak presentasi kelompok lain dan mencatat gagasan yang disampaikan.
  4. Waktu kegiatan ini sudah mencakup sesi presentasi kelas, umpan balik antarkelompok, pengisian refleksi, dan penutupan pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Presentasikanlah gagasan kelompokmu di hadapan kelas! Setelah selesai, tuliskan catatan evaluasi penampilan kelompokmu: apakah ketiga gagasan larangan berhasil tersampaikan secara efektif dan menggunakan pilihan kata yang santun?

Format laporan presentasi: Kolom centang pelaksanaan (Bagian Pembuka Disampaikan [Ya/Tidak], 3 Gagasan Efektif Disampaikan [Ya/Tidak], Bahasa Santun Digunakan [Ya/Tidak]) serta kolom deskripsi singkat evaluasi penampilan lisan kelompok.

REFLEKSI

1. Bagian mana dari caramu berbicara yang paling berhasil membuat larangan terdengar sopan dan santun bagi orang lain?

2. Apa tantangan utama yang kamu rasakan saat menyajikan gagasan larangan perilaku merusak secara efektif di depan teman-teman sekelas?

3. Bagaimana caramu menerapkan penyampaian yang santun ini saat mengingatkan teman dalam kehidupan sehari-hari di tempat bersejarah?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.