LKPDPertemuan 1Bab 5Fase CSemester 2

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 5: Membaca Teks Narasi tentang Kunjungan ke Tempat Bersejarah Indonesia

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 5 dengan topik "Membaca Teks Narasi tentang Kunjungan ke Tempat Bersejarah Indonesia". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 5: Membaca Teks Narasi tentang Kunjungan ke Tempat Bersejarah Indonesia

Bahasa Indonesia - Kelas 5

Bab 5 - Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Membaca Teks Narasi tentang Kunjungan ke Tempat Bersejarah Indonesia

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMembaca Teks Narasi tentang Kunjungan ke Tempat Bersejarah Indonesia
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menemukan informasi tersurat dan tersirat dari teks narasi tentang kunjungan ke tempat bersejarah Indonesia (mis. Gedung Djoeang '45) dengan menjawab pertanyaan literal dan inferensial secara tepat.
  2. Murid dapat menganalisis hubungan sebab akibat yang terdapat dalam teks narasi tentang tempat bersejarah Indonesia dengan menuliskan minimal dua pasang sebab-akibat secara benar.

PETUNJUK UMUM

  • Baca seluruh LKPD terlebih dahulu sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan setiap kegiatan secara berurutan dari Kegiatan 1 hingga Kegiatan 3.
  • Gunakan teks narasi 'Berkunjung ke Gedung Djoeang '45 Solo' sebagai sumber utama untuk menjawab pertanyaan.
  • Untuk pertanyaan diskusi, dengarkan pendapat temanmu dengan seksama sebelum menyampaikan pendapatmu sendiri.
  • Tulis jawabanmu dengan tulisan yang jelas dan rapi di ruang yang telah disediakan.
  • Jika ada kata atau istilah yang belum kamu pahami, lingkari dan tanyakan kepada gurumu.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Informasi: Apa yang Tertulis dan Apa yang Tersembunyi?

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Teks narasi 'Berkunjung ke Gedung Djoeang '45 Solo'
  • Pensil atau pulpen
  • Penggaris (opsional untuk menggarisbawahi teks)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca kembali teks narasi 'Berkunjung ke Gedung Djoeang '45 Solo' dengan seksama.
  2. Bayangkan kamu adalah seorang detektif yang mencari informasi di dalam teks.
  3. Informasi tersurat adalah fakta yang langsung tertulis dalam teks. Informasi tersirat adalah makna yang harus kamu simpulkan sendiri dari petunjuk-petunjuk dalam teks.
  4. Jawab pertanyaan nomor 1–3 berdasarkan informasi TERSURAT (langsung tertulis di teks).
  5. Jawab pertanyaan nomor 4–5 berdasarkan informasi TERSIRAT (kamu perlu berpikir dan menyimpulkan).
  6. Tulis jawabanmu dalam kalimat lengkap.

Pertanyaan:

1. Kapan tokoh 'aku' beserta keluarganya berkunjung ke Gedung Djoeang '45 Solo?

2. Berapa jarak dari rumah penulis cerita ke Gedung Djoeang '45?

3. Sebutkan dua benda atau fasilitas yang dapat ditemukan di ruang terbuka Gedung Djoeang '45!

4. Menurutmu, mengapa tokoh 'aku' dalam cerita terlihat sangat antusias saat mengunjungi Gedung Djoeang '45? Tuliskan alasanmu berdasarkan petunjuk-petunjuk yang ada di dalam teks!

5. Apakah kamu pikir tokoh 'aku' bangga menjadi bagian dari bangsa Indonesia setelah mengunjungi Gedung Djoeang '45? Jelaskan jawabanmu dengan menyebut bukti dari teks!

Tulis jawaban nomor 1–3 dalam bentuk kalimat singkat (1–2 kalimat). Tulis jawaban nomor 4–5 dalam bentuk paragraf pendek (3–5 kalimat) dengan menyertakan bukti dari teks.

Kegiatan 2: Peta Sebab-Akibat: Mengapa Ini Terjadi?

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Teks narasi 'Berkunjung ke Gedung Djoeang '45 Solo'
  • Pensil atau pulpen berwarna (opsional untuk membedakan pasangan sebab-akibat)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan penjelasan berikut: Hubungan sebab-akibat adalah hubungan antara suatu peristiwa (sebab) yang mengakibatkan terjadinya peristiwa lain (akibat). Contoh: SEBAB — Hujan turun deras. AKIBAT — Jalan menjadi banjir.
  2. Baca kembali teks narasi dan cari pasangan peristiwa yang memiliki hubungan sebab-akibat.
  3. Lengkapi tabel sebab-akibat di bawah ini dengan minimal dua pasang yang berbeda.
  4. Setelah mengisi tabel, diskusikan dengan teman sebangkumu: apakah pasangan sebab-akibat yang kalian temukan sama atau berbeda?
  5. Tuliskan hasil diskusi singkat di kotak refleksi diskusi yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel hubungan sebab-akibat berikut berdasarkan teks narasi 'Berkunjung ke Gedung Djoeang '45 Solo'! Temukan minimal DUA pasang sebab-akibat yang berbeda.

No.SEBAB (Mengapa?)AKIBAT (Apa yang terjadi?)
123
(Tantangan bonus!)

2. Dari pasangan sebab-akibat yang kamu temukan, manakah yang menurutmu paling penting untuk diketahui orang lain agar mereka tertarik mengunjungi Gedung Djoeang '45? Jelaskan alasanmu!

Isi tabel 3 baris dengan kolom: No., SEBAB (Mengapa?), dan AKIBAT (Apa yang terjadi?). Untuk pertanyaan nomor 2, tulis jawabanmu dalam 2–4 kalimat di bawah tabel.

Kegiatan 3: Aku dan Sejarahku: Menulis Kartu Pos Mini

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil atau pulpen
  • Krayon atau spidol warna (opsional untuk menghias kartu pos)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Setelah membaca teks dan menemukan berbagai informasi tentang Gedung Djoeang '45, sekarang giliran kamu yang berkreasi!
  2. Bayangkan kamu adalah tokoh 'aku' dalam cerita yang baru saja selesai mengunjungi Gedung Djoeang '45 Solo.
  3. Tulis sebuah 'Kartu Pos Mini' kepada seorang teman atau anggota keluargamu yang belum pernah mengunjungi tempat bersejarah.
  4. Isi kartu posmu harus mencakup tiga bagian berikut: a. SATU fakta tersurat menarik yang kamu temukan dari teks (informasi yang langsung tertulis). b. SATU hal yang kamu simpulkan atau rasakan secara tersirat dari teks (informasi yang kamu pikirkan sendiri). c. SATU ajakan kepada temanmu untuk mencintai dan menjaga tempat bersejarah Indonesia.
  5. Gunakan bahasa yang menarik dan semangat, seperti layaknya kamu sedang bercerita kepada teman dekat.
  6. Panjang kartu pos: 5–8 kalimat.
  7. Setelah selesai, bacakan kartu posmu di depan kelas atau kepada teman sebangkumu.

Pertanyaan:

1. Tulis Kartu Pos Mini-mu di kotak berikut! Pastikan kartu posmu mengandung: (a) satu fakta tersurat, (b) satu hal tersirat yang kamu simpulkan, dan (c) satu ajakan untuk mencintai tempat bersejarah Indonesia.

2. Setelah membaca kartu pos milik temanmu, tuliskan SATU hal yang kamu suka dari kartu pos temanmu dan SATU hal yang bisa ditingkatkan!

Gambar kotak persegi panjang menyerupai kartu pos dengan bagian kiri untuk tulisan (5–8 kalimat) dan bagian kanan untuk nama pengirim dan penerima. Di bawah kotak kartu pos, sediakan 4 baris kosong untuk menjawab pertanyaan nomor 2.

REFLEKSI

1. Setelah membaca teks dan mengerjakan kegiatan hari ini, apakah ada informasi tentang tempat bersejarah Indonesia yang membuatmu terkejut atau terkesan? Ceritakan!

2. Menurutmu, apa bedanya mencari informasi tersurat dan informasi tersirat dalam sebuah teks? Mana yang lebih mudah dan mana yang lebih menantang bagimu?

3. Jika kamu berkesempatan mengunjungi satu tempat bersejarah di Indonesia, tempat mana yang ingin kamu kunjungi dan mengapa?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.