LKPDPertemuan 8Bab 4Fase CSemester 2

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 5: Menulis Kreatif Bertema Wirausaha: Refleksi atas Kisah Bima dan Literasi Finansial

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 5 dengan topik "Menulis Kreatif Bertema Wirausaha: Refleksi atas Kisah Bima dan Literasi Finansial". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 5: Menulis Kreatif Bertema Wirausaha: Refleksi atas Kisah Bima dan Literasi Finansial

Bahasa Indonesia - Kelas 5

Bab 4 - Pertemuan 8

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Menulis Kreatif Bertema Wirausaha: Refleksi atas Kisah Bima dan Literasi Finansial

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMenulis Kreatif Bertema Wirausaha: Refleksi atas Kisah Bima dan Literasi Finansial
Alokasi Waktu2 JP (2 × 35 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan menulis kreatif, murid dapat menyusun teks sederhana yang merefleksikan pengalaman atau gagasan pribadi berkaitan dengan kisah wirausaha Bima menggunakan kalimat kompleks secara kreatif.
  2. Melalui kegiatan menulis refleksi bertema wirausaha, murid dapat memperkenalkan konsep literasi finansial sederhana (untung, rugi, modal) melalui pilihan kata denotatif yang tepat dalam tulisan mereka.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk dengan saksama sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan semua kegiatan secara berurutan dengan penuh semangat.
  • Gunakan pengalaman dan imajinasimu untuk membuat tulisan kreatif.
  • Jika ada yang kurang jelas, tanyakan kepada guru atau diskusikan dengan temanmu.
  • Tulislah dengan rapi dan mudah dibaca.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengenang Kisah Bima: Menulis Refleksi Pribadi

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Buku tulis atau kertas
  • Alat tulis (pensil/pulpen)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ingat kembali kisah wirausaha Bima yang sudah kamu baca sebelumnya.
  2. Pikirkan bagian mana dari kisah Bima yang paling berkesan untukmu.
  3. Hubungkan kisah Bima dengan pengalamanmu sendiri atau seseorang yang kamu kenal.
  4. Tuliskan refleksimu dalam bentuk paragraf menggunakan kalimat yang bervariasi (kalimat sederhana dan kalimat kompleks).
  5. Pastikan tulisanmu menceritakan perasaan, pemikiran, atau pelajaran yang kamu dapat dari kisah Bima.

Pertanyaan:

1. Bagian mana dari kisah Bima yang paling berkesan untukmu? Mengapa bagian itu berkesan?

2. Pernahkah kamu atau orang di sekitarmu mengalami hal serupa dengan Bima? Ceritakan pengalamanmu menggunakan minimal 5 kalimat kompleks!

3. Pelajaran penting apa yang bisa kamu ambil dari kisah Bima untuk diterapkan dalam kehidupanmu?

Tulislah jawabanmu dalam bentuk paragraf di buku tulismu. Setiap jawaban minimal 5 kalimat.

Kegiatan 2: Mengenal Literasi Finansial Sederhana

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku tulis atau kertas
  • Alat tulis (pensil/pulpen)
  • Penggaris (untuk membuat tabel)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah penjelasan singkat tentang konsep literasi finansial di bawah ini.
  2. Pahami tiga konsep penting: modal, untung, dan rugi.
  3. Isi tabel dengan contoh yang kamu temukan dari kisah Bima atau pengalamanmu sendiri.
  4. Gunakan kata-kata yang tepat dan jelas (denotatif) untuk menjelaskan konsep-konsep tersebut.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel di bawah ini dengan pengertian dan contoh dari kisah Bima atau pengalamanmu!

Ruang tabel jawaban

2. Menurutmu, mengapa penting bagi seorang wirausahawan untuk memahami konsep modal, untung, dan rugi?

3. Jika kamu memiliki modal Rp100.000 untuk berwirausaha, produk apa yang akan kamu jual? Jelaskan mengapa kamu memilih produk tersebut dan bagaimana kamu akan mengatur modalmu!

Untuk soal nomor 1, buatlah tabel dengan 3 kolom: Konsep | Pengertian | Contoh dari Kisah Bima/Pengalamanmu. Untuk soal nomor 2 dan 3, tulislah jawabanmu dalam bentuk paragraf minimal 4 kalimat.

Kegiatan 3: Menulis Kreatif: Jika Aku Jadi Bima

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku tulis atau kertas
  • Alat tulis (pensil/pulpen)
  • Kreativitas dan imajinasimu!

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bayangkan kamu berada di posisi Bima sebagai wirausahawan cilik.
  2. Tulislah sebuah cerita kreatif dengan judul 'Jika Aku Jadi Bima' atau judul lain yang kamu suka.
  3. Ceritamu harus berisi: (1) ide wirausaha yang kamu pilih, (2) tantangan yang kamu hadapi, (3) cara kamu mengatasi tantangan tersebut, dan (4) pembelajaran yang kamu dapat.
  4. Gunakan kalimat kompleks untuk membuat ceritamu lebih menarik.
  5. Masukkan konsep literasi finansial (modal, untung, rugi) dalam ceritamu dengan kata-kata yang tepat dan jelas.
  6. Buatlah cerita minimal 3 paragraf (setiap paragraf minimal 5 kalimat).

Pertanyaan:

1. Tulislah cerita kreatifmu dengan tema wirausaha! Pastikan ceritamu mencakup ide wirausaha, tantangan, solusi, dan pembelajaran yang kamu dapat.

2. Setelah menulis cerita, diskusikan dengan teman sebangkumu: Apa persamaan dan perbedaan antara ceritamu dengan cerita temanmu?

Tulislah ceritamu di buku tulis dengan rapi. Beri judul yang menarik di bagian atas. Untuk diskusi nomor 2, catatlah hasil diskusimu dalam bentuk poin-poin.

REFLEKSI

1. Apa yang paling menyenangkan dari kegiatan menulis kreatif hari ini?

2. Konsep literasi finansial mana (modal, untung, atau rugi) yang menurutmu paling penting untuk dipahami? Mengapa?

3. Setelah belajar dari kisah Bima dan menulis ceritamu sendiri, apakah kamu tertarik untuk mencoba berwirausaha? Apa yang akan kamu lakukan sebagai langkah pertama?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.