LKPDPertemuan 5Bab 4Fase CSemester 2

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 5: Menyimak Cerita 'Di Mana Salah Bima?': Menganalisis Masalah Tokoh Wirausaha

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 5 dengan topik "Menyimak Cerita 'Di Mana Salah Bima?': Menganalisis Masalah Tokoh Wirausaha". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 5: Menyimak Cerita 'Di Mana Salah Bima?': Menganalisis Masalah Tokoh Wirausaha

Bahasa Indonesia - Kelas 5

Bab 4 - Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Menyimak Cerita 'Di Mana Salah Bima?': Menganalisis Masalah Tokoh Wirausaha

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMenyimak Cerita 'Di Mana Salah Bima?': Menganalisis Masalah Tokoh Wirausaha
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran (individu, berpasangan, diskusi kelompok)
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan menyimak teks aural 'Di Mana Salah Bima?' yang dibacakan guru, murid dapat menganalisis informasi tentang tantangan dan masalah yang dihadapi tokoh Bima dalam menjalankan usahanya secara tepat.
  2. Melalui kegiatan menyimak cerita wirausaha cilik, murid dapat mengidentifikasi penyebab kegagalan awal usaha tokoh Bima berdasarkan informasi yang didengar dengan benar.

PETUNJUK UMUM

  • Siapkan dirimu untuk menyimak! Letakkan semua benda yang tidak diperlukan ke dalam laci mejamu.
  • Selama guru membacakan cerita, dengarkan dengan seksama. Kamu boleh membuat coretan singkat (catatan kecil) di bagian 'Kotak Catatanku' pada Kegiatan 1.
  • Kerjakan setiap kegiatan secara berurutan — mulai dari Kegiatan 1, lalu 2, kemudian 3.
  • Tulis jawabanmu dengan kalimat lengkap dan tulisan yang rapi agar mudah dibaca.
  • Pada kegiatan diskusi, dengarkan pendapat temanmu dengan sabar sebelum menyampaikan pendapatmu sendiri.
  • Jika ada kata atau bagian cerita yang kurang jelas, angkat tanganmu dan tanyakan kepada guru.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Aku Menyimak, Aku Mencatat — Kotak Detektif Bima

Estimasi: 25 menit (10 menit menyimak + 15 menit mengisi tabel dan uraian)

Alat & Bahan:

  • Pensil atau pulpen
  • LKPD ini

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah judul kegiatan ini dan perhatikan tabel 'Kotak Detektif Bima' di bawah sebelum cerita dibacakan.
  2. Saat guru mulai membacakan cerita 'Di Mana Salah Bima?', dengarkan baik-baik sambil mengisi kolom yang tersedia di tabelmu.
  3. Di kolom 'Apa yang Terjadi?', tuliskan peristiwa atau kejadian penting yang kamu dengar.
  4. Di kolom 'Masalah Bima', tuliskan masalah atau kesulitan yang dialami Bima.
  5. Di kolom 'Perasaan Bima', tuliskan bagaimana perasaan Bima saat menghadapi masalah itu.
  6. Boleh menggunakan kata kunci atau kalimat pendek saat menyimak, lalu lengkapi setelah cerita selesai dibacakan.
  7. Setelah cerita selesai, periksa kembali catatanmu dan lengkapi bila ada yang terlewat.

Pertanyaan:

1. Lengkapi Kotak Detektif Bima berikut ini berdasarkan cerita yang kamu simak! Isi setiap kolom dengan informasi dari cerita.

No.Apa yang Terjadi?Masalah BimaPerasaan Bima
123

2. Dari semua masalah yang kamu catat di tabel, menurut kamu masalah mana yang paling besar pengaruhnya terhadap kegagalan Bima berjualan hari itu? Tuliskan jawabanmu beserta alasannya!

Tabel 3 kolom dengan 3 baris untuk pertanyaan nomor 1. Untuk pertanyaan nomor 2, tersedia kotak uraian bertuliskan 'Pendapatku:' dengan ruang 4–5 baris.

Kegiatan 2: Mengapa Bima Gagal? — Peta Sebab-Akibat

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil atau pulpen
  • LKPD ini

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini dikerjakan secara berpasangan. Duduklah bersama teman sebangkumu.
  2. Bacalah kembali catatan dari Kegiatan 1 bersama pasanganmu.
  3. Diskusikan bersama: apa saja yang menyebabkan es Bima tidak laku di hari pertama?
  4. Tuliskan penyebab-penyebab tersebut di dalam kotak 'PENYEBAB' pada diagram panah di bawah.
  5. Kemudian tuliskan akibat atau dampaknya bagi usaha Bima di kotak 'AKIBAT'.
  6. Setelah mengisi diagram, jawab pertanyaan analisis di bawahnya secara individu.

Pertanyaan:

1. Lengkapi Peta Sebab-Akibat berikut ini! Tuliskan minimal 2 penyebab dan 2 akibat.

[ PENYEBAB 1: ____________ ]

[ AKIBAT: Es Bima tidak laku di hari pertama ]

[ PENYEBAB 2: ____________ ]

Akibat lanjutan bagi Bima:

  1. ___________________________
  2. ___________________________

2. Bayangkan kamu adalah sahabat Bima. Setelah mengetahui semua penyebab kegagalannya, nasihat apa yang akan kamu berikan kepada Bima? Tuliskan 2 nasihat dengan kalimatmu sendiri!

3. Bima tidak langsung menyerah. Dia malah menuliskan semua masalahnya dan mencari solusi. Menurutmu, sikap apa yang ditunjukkan Bima ini? Apa yang bisa kamu contoh dari Bima?

Diagram panah sebab-akibat bergambar (kotak-panah-kotak) untuk pertanyaan nomor 1. Kotak uraian bernomor untuk pertanyaan nomor 2 dan 3, masing-masing 4–5 baris.

Kegiatan 3: Sidang Wirausaha Cilik — Diskusi Kelompok & Presentasi Mini

Estimasi: 25 menit (15 menit diskusi + 10 menit presentasi mini)

Alat & Bahan:

  • Pensil atau pulpen
  • Pensil warna atau krayon (opsional, untuk kotak kreasi)
  • LKPD ini

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuklah kelompok yang terdiri dari 3–4 orang bersama teman-temanmu.
  2. Bacalah 'Kasus Bima' di bawah ini bersama kelompokmu.
  3. Diskusikan pertanyaan-pertanyaan yang ada bersama anggota kelompok. Setiap anggota harus menyumbangkan minimal satu pendapat.
  4. Catat hasil diskusi kelompokmu di ruang yang tersedia. Pilih satu juru bicara untuk menyampaikan hasil diskusi.
  5. Setelah diskusi, juru bicara kelompok mempresentasikan hasil diskusi kepada kelas (2–3 menit per kelompok).
  6. Dengarkan presentasi kelompok lain dengan seksama. Kamu boleh menambahkan atau memberi masukan setelah presentasi mereka selesai.

Pertanyaan:

1. KASUS BIMA:
Bima adalah wirausahawan cilik yang bersemangat. Hari pertama berjualan es di lapangan layang-layang, dagangannya tidak laku. Masalahnya ada dua:

  1. posisi berjualannya tersembunyi di pojok lapangan, dan
  2. esnya sama dengan yang dijual pedagang lain.

Bersama kelompokmu, diskusikan: Jika Bima ingin mencoba berjualan lagi esok hari, strategi apa saja yang harus dia ubah? Tuliskan hasil diskusi kelompokmu dalam tabel berikut!

Masalah BimaStrategi yang Harus DiubahAlasan Kelompok Kami
Posisi berjualanProduk yang dijual

2. Diskusikan bersama kelompokmu: Apakah kegagalan awal Bima sepenuhnya salah Bima? Atau ada faktor lain yang mempengaruhinya? Tuliskan pendapat kelompokmu dan berikan alasan yang kuat!

3. Tantangan Kreativitas Kelompok: Jika kalian yang menjadi Bima, apa ide unik yang akan kalian tawarkan untuk membuat es Bima lebih menarik dari pedagang lain? Gambarkan atau deskripsikan ide tersebut di kotak kreasi di bawah ini!

Ruang gambar

Tabel 3 kolom untuk pertanyaan nomor 1. Kotak uraian 5–6 baris untuk pertanyaan nomor 2. Kotak kreasi bergaris tepi (ukuran setengah halaman) untuk menggambar atau mendeskripsikan ide pada pertanyaan nomor 3, dengan label 'Kotak Kreasi Kelompok Kami'.

REFLEKSI

1. Dari cerita Bima hari ini, satu hal penting yang aku pelajari tentang wirausaha adalah ... Aku belajar ini karena ...

2. Bima tidak menyerah meskipun gagal di hari pertama. Pernahkah kamu mengalami kegagalan dan bangkit kembali? Ceritakan secara singkat apa yang kamu lakukan saat itu!

3. Menurutmu, kemampuan menyimak (mendengarkan dengan sungguh-sungguh) penting tidak dalam kehidupan sehari-hari? Berikan satu contoh situasi nyata di mana kemampuan menyimak membantumu!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.