LKPD Bahasa Indonesia Kelas 5: Simulasi Pasar Kecil: Mempraktikkan dan Merefleksikan Kegiatan Wirausaha
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 5 dengan topik "Simulasi Pasar Kecil: Mempraktikkan dan Merefleksikan Kegiatan Wirausaha". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Bahasa Indonesia Kelas 5: Simulasi Pasar Kecil: Mempraktikkan dan Merefleksikan Kegiatan Wirausaha
Bahasa Indonesia - Kelas 5
Bab 4 - Pertemuan 11
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Bahasa Indonesia — Kelas 5 (Fase C) Topik: Simulasi Pasar Kecil: Mempraktikkan dan Merefleksikan Kegiatan Wirausaha INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Siapkan Lapakku! — Merancang Penawaran Produk/JasaEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Apa nama produk atau jasa yang akan kalian tawarkan di pasar kecil hari ini? Tuliskan juga alasan mengapa produk/jasa ini menarik bagi pembeli. 2. Lengkapi tabel berikut untuk mempersiapkan penawaran kalian kepada pembeli. Ruang tabel jawaban 3. Bagaimana cara kalian menyambut pembeli agar merasa nyaman dan tertarik mampir ke lapak? Tuliskan dua kalimat sapaan yang santun yang akan kalian gunakan. Tulis jawaban no. 1 dan 3 dalam bentuk paragraf singkat (2–4 kalimat). Untuk no. 2, isi tabel 4 kolom berikut: (1) Nama Produk/Jasa, (2) Keunggulan Produk/Jasa, (3) Harga yang Ditawarkan, (4) Kalimat Pembuka Penawaran. Kegiatan 2: Pasar Kecil Kita — Simulasi Menawarkan Produk/JasaEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Selama menjadi pembeli, kunjungi minimal dua lapak teman. Catat informasinya di tabel pengamatan berikut. Ruang tabel jawaban 2. Saat menjaga lapak, apa tantangan terbesar yang kamu rasakan ketika menawarkan produk/jasa kepada teman? Ceritakan dengan jujur! 3. Dari dua lapak teman yang kamu kunjungi, lapak mana yang menurutmu paling berhasil menarik pembeli? Berikan alasanmu menggunakan minimal satu kalimat yang mengandung kata konotatif (kata yang bermakna kiasan/perasaan). Untuk no. 1, isi tabel 4 kolom: (1) Nama Lapak, (2) Produk/Jasa yang Dijual, (3) Cara Menawarkan yang Menarik, (4) Satu Hal yang Bisa Ditiru. Isi minimal 2 baris. Untuk no. 2 dan 3, tulis dalam bentuk paragraf singkat (3–5 kalimat). Kegiatan 3: Jurnal Wirausahaku — Menulis Refleksi PengalamanEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tuliskan satu momen paling berkesan hari ini selama simulasi pasar kecil. Gunakan kata-kata yang menggambarkan suasana, perasaan, atau tindakanmu secara nyata (denotatif) maupun kiasan (konotatif). 2. Lengkapi tabel Jurnal Singkat Wirausahaku berikut untuk merangkum pengalamanmu hari ini. Ruang tabel jawaban 3. Menurutmu, keterampilan apa yang paling dibutuhkan seorang wirausahawan muda? Hubungkan jawabanmu dengan pengalaman nyata yang kamu rasakan hari ini. Untuk no. 1 dan 3, tulis dalam bentuk paragraf (minimal 5–7 kalimat total untuk kedua soal ini). Beri tanda garis bawah (_) pada kata denotatif dan tanda lingkaran (○) pada kata konotatif. Untuk no. 2, isi tabel 4 baris: (1) Yang Aku Lakukan, (2) Yang Aku Rasakan, (3) Yang Aku Pelajari, (4) Yang Akan Aku Tingkatkan. REFLEKSI1. Dari seluruh kegiatan hari ini, bagian mana yang membuatmu paling bangga pada dirimu sendiri? Mengapa? 2. Apakah ada kata-kata atau kalimat yang kamu ucapkan saat berjualan yang terasa kurang tepat? Jika ada, bagaimana kamu akan mengubahnya menjadi lebih baik? 3. Jika suatu hari kamu benar-benar membuka usaha sendiri, pelajaran paling berharga apa dari hari ini yang akan selalu kamu ingat? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.