LKPDPertemuan 15Bab 3Fase CSemester 1

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 5: Menyusun Kerangka Teks Narasi Pengalaman Hobi Menggunakan Kosakata Bermakna Denotatif dan Konotatif

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 5 dengan topik "Menyusun Kerangka Teks Narasi Pengalaman Hobi Menggunakan Kosakata Bermakna Denotatif dan Konotatif".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 5: Menyusun Kerangka Teks Narasi Pengalaman Hobi Menggunakan Kosakata Bermakna Denotatif dan Konotatif

Bahasa Indonesia - Kelas 5

Bab 3 Pertemuan 15

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Menyusun Kerangka Teks Narasi Pengalaman Hobi Menggunakan Kosakata Bermakna Denotatif dan Konotatif

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMenyusun Kerangka Teks Narasi Pengalaman Hobi Menggunakan Kosakata Bermakna Denotatif dan Konotatif
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menulis berbagai tipe teks sederhana berdasarkan pengalaman dengan rangkaian kalimat kompleks secara kreatif dan menarik menggunakan kaidah kebahasaan dan kosakata baru yang memiliki makna denotatif dan konotatif

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan cermat dan teliti.
  • Gunakan pengalaman hobimu sendiri yang paling berkesan sebagai sumber ide menulis.
  • Manfaatkan kosakata bermakna denotatif (makna sebenarnya) dan konotatif (makna kiasan/ungkapan) untuk membuat tulisanmu lebih hidup.
  • Bekerjalah secara mandiri atau berdiskusi dengan teman saat diminta, lalu periksa kembali kalimat kompleks yang kamu tulis.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Eksplorasi Kosakata Denotatif dan Konotatif Pengalaman Hobi

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Buku tulis/lembar kerja murid
  • Alat tulis (pena/pensil)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ingatlah satu pengalaman nyata yang paling kamu sukai saat melakukan hobimu (misalnya: bermain sepak bola, melukis, membaca, memasak, bersepeda).
  2. Tuliskan 2 kata bermakna denotatif (makna sebenarnya) dan 2 kata/ungkapan bermakna konotatif (makna kiasan) yang menggambarkan perasaan atau pengalaman hobimu.
  3. Buatlah 1 kalimat kompleks dari salah satu kata denotatif dan 1 kalimat kompleks dari salah satu kata konotatif tersebut (gunakan kata hubung seperti 'karena', 'meskipun', 'sehingga', atau 'ketika').

Pertanyaan:

1. Isilah tabel inventaris kosakata pengalaman hobi berikut dengan 2 kata bermakna denotatif beserta maknanya, serta 2 kosakata/ungkapan bermakna konotatif beserta maknanya!

Ruang tabel jawaban

2. Tuliskan 2 kalimat kompleks berdasarkan pengalaman hobimu: kalimat (a) wajib memuat salah satu kata denotatif dari tabelmu, dan kalimat (b) wajib memuat salah satu kata konotatif dari tabelmu!

Format tabel 4 kolom: [Jenis Kosakata (Denotatif/Konotatif) | Kata/Ungkapan | Makna | Kaitan dengan Hobiku]. Di bawah tabel, sediakan 2 baris bergaris untuk menuliskan Kalimat Kompleks (a) dan Kalimat Kompleks (b).

Kegiatan 2: Menyusun Kerangka Teks Narasi Pengalaman Hobi

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar bagan kerangka narasi
  • Pena

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Tentukan hobi dan peristiwa nyata spesifik yang akan kamu tulis (misalnya: saat pertama kali berhasil membuat kue, momen mencetak gol pertama, atau menyelesaikan lukisan pemandangan).
  2. Rancang kerangka narasi ke dalam tiga bagian alur: awal (pengenalan hobi & situasi), tengah (kejadian utama/tantangan yang dialami), dan akhir (hasil atau perasaan akhir).
  3. Pada setiap bagian kerangka, tuliskan rencana kalimat kompleks dan selipkan kosakata bermakna denotatif serta konotatif yang telah kamu pilih.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah bagan kerangka narasi pengalaman hobi berikut: tentukan ide cerita untuk bagian Awal, Tengah, dan Akhir, lalu sertakan rencana kosakata denotatif dan konotatif yang akan digunakan pada masing-masing bagian!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan kerangka di atas, diskusikanlah bersama teman sebangkumu: mintalah temanmu memeriksa apakah rancangan kata konotatifmu sudah sesuai makna kiasannya dan tuliskan 1 masukan perbaikan yang kamu terima!

Format bagan kerangka 3 baris: Baris 1 [Bagian Awal: Peristiwa, Kosakata Denotatif & Konotatif], Baris 2 [Bagian Tengah: Tantangan/Aksi, Kosakata Denotatif & Konotatif], Baris 3 [Bagian Akhir: Hasil/Penyelesaian, Kosakata Denotatif & Konotatif]. Di bawahnya sediakan kolom kotak reflektif berlabel 'Masukan Teman Sebangku'.

Kegiatan 3: Menulis Draf Narasi dengan Rangkaian Kalimat Kompleks

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar menulis bergaris
  • Pena dan penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kembangkan kerangka narasi yang sudah kamu buat menjadi 1 teks narasi pengalaman hobi sederhana yang utuh (terdiri atas 3 paragraf: paragraf pembuka, isi, dan penutup).
  2. Pastikan tulisanmu menggunakan minimal 3 kalimat kompleks dengan kata hubung bertingkat (seperti: ketika, karena, sehingga, walaupun, agar).
  3. Wajib memadukan minimal 2 kosakata bermakna denotatif dan 2 kosakata bermakna konotatif yang tepat konteks di dalam teks narasi.
  4. Gunakan sisa waktu untuk membaca ulang tulisanmu, melakukan perbaikan mandiri, serta menjawab pertanyaan refleksi bersama guru.

Pertanyaan:

1. Tuliskan teks narasi pengalaman hobimu secara kreatif dan runtut (minimal 3 paragraf pendek) menggunakan rangkaian kalimat kompleks serta memuat minimal 2 kosakata denotatif dan 2 kosakata konotatif yang digarisbawahi!

Ruang bergaris 15-20 baris dengan kolom judul di bagian atas, disertai instruksi untuk menggarisbawahi kosakata denotatif dan konotatif yang digunakan.

REFLEKSI

1. Bagian mana dari pengalaman hobimu yang terasa paling menarik dan hidup saat diceritakan dengan kata-kata konotatif (makna kiasan)?

2. Kata hubung apa saja yang paling membantumu merangkai kalimat kompleks agar ceritamu terasa runtut dan enak dibaca?

3. Apa tantangan terbesarmu saat membedakan penggunaan kata bermakna denotatif dan konotatif dalam sebuah teks narasi?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.