LKPDPertemuan 17Bab 2Fase CSemester 1

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 5: Menganalisis Keterpaduan Informasi Teks Aural Penulisan Buku dan Nilai Teks Sastra Visual Kecintaan Membaca Buku

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 5 dengan topik "Menganalisis Keterpaduan Informasi Teks Aural Penulisan Buku dan Nilai Teks Sastra Visual Kecintaan Membaca Buku".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 5: Menganalisis Keterpaduan Informasi Teks Aural Penulisan Buku dan Nilai Teks Sastra Visual Kecintaan Membaca Buku

Bahasa Indonesia - Kelas 5

Bab 2 Pertemuan 17

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Menganalisis Keterpaduan Informasi Teks Aural Penulisan Buku dan Nilai Teks Sastra Visual Kecintaan Membaca Buku

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMenganalisis Keterpaduan Informasi Teks Aural Penulisan Buku dan Nilai Teks Sastra Visual Kecintaan Membaca Buku
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural mengenai proses kreatif penulisan buku
  2. Menganalisis nilai-nilai dalam teks sastra berwujud teks visual bertema kecintaan membaca buku

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Dengarkan pembacaan teks nonsastra oleh guru dengan saksama dan catat poin-poin penting pada lembar kerja.
  • Bacalah teks cerita visual dengan cermat untuk menemukan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
  • Kerjakan tugas secara mandiri dan diskusikan hasil temuanmu sesuai petunjuk guru.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menyimak Proses Kreatif di Balik Terbitnya Sebuah Buku

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Teks aural yang dibacakan guru
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Simaklah teks nonsastra aural yang dibacakan oleh guru berjudul 'Dari Ide Menjadi Buku'. Teks Guru: (1) Menemukan ide dan riset: Penulis mengumpulkan fakta dan ide. (2) Mengembangkan draf naskah: Penulis menuangkan gagasan ke dalam tulisan utuh. (3) Penyuntingan (editing): Naskah diperiksa dan diperbaiki tata bahasanya oleh editor agar tidak ada kesalahan isi dan kalimat. (4) Ilustrasi dan tata letak: Penata letak dan ilustrator merancang gambar serta tampilan buku. (5) Percetakan dan penerbitan: Buku dicetak dan disebarkan ke pembaca.
  2. Analisis keterkaitan tahapan proses kreatif penulisan tersebut dengan mengisi tabel alur proses kreatif pada ruang jawaban yang tersedia.
  3. Jawab pertanyaan analisis berdasarkan informasi yang kamu dengar.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan teks aural yang didengarkan, analisislah peran dan alasan mengapa tahap penyuntingan (editing) sangat penting dalam proses penulisan buku!

2. Lengkapilah bagan analisis urutan proses kreatif penulisan buku berikut dari awal hingga siap dinikmati pembaca!

Ruang tabel jawaban

Tabel 5 baris alur urutan: [Tahap 1 s.d. 5] beserta kolom [Nama Tahapan] dan [Fungsi dalam Penulisan Buku], serta 1 kolom teks uraian untuk pertanyaan nomor 1.

Kegiatan 2: Menganalisis Nilai-Nilai Kecintaan Membaca pada Cerita Visual

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Teks visual Kartini dan Buku
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah teks narasi visual singkat berikut: 'Kotak Baca Kartini kecil selalu dinanti dengan dada berdebar. Majalah De Hollandsche Lelie yang baru tiba dari pos langsung ia buka dengan mata berbinar di bawah lentera. Meski terkurung di dalam rumah dan tidak bisa melangkah ke sekolah yang tinggi, lembaran halaman buku membawanya melintasi batas samudra. Lewat membaca, ia menolak untuk menyerah pada kebodohan, menemukan cita-cita bahwa perempuan pun berhak berpendidikan luas, lalu merawat semangat itu dengan terus membaca setiap hari.'
  2. Analisislah nilai-nilai kecintaan membaca buku yang tercermin dari tindakan dan pikiran tokoh dalam teks.
  3. Tuliskan bukti kalimat dari teks visual yang mendukung analisis nilai tersebut.

Pertanyaan:

1. Nilai kegigihan/pantang menyerah apa yang ditunjukkan tokoh dalam memelihara kecintaan membaca buku meskipun menghadapi keterbatasan?

2. Analisislah bukti tekstual yang menunjukkan nilai keterbukaan wawasan atau pandangan luas akibat kebiasaan membaca pada diri tokoh!

Tabel analisis nilai 2 kolom: Kolom [Nilai Kecintaan Membaca yang Ditemukan] dan Kolom [Bukti Kutipan Kalimat Teks Visual].

Kegiatan 3: Menganalisis Keterpaduan Informasi Proses Penulisan dan Nilai Membaca

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja kelompok
  • Catatan dari Kegiatan 1 dan 2

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Diskusikan dalam kelompok berpasangan mengenai keterkaitan antara kerja keras penulis dalam proses kreatif penulisan buku (dari Kegiatan 1) dengan nilai apresiasi pembaca buku (dari Kegiatan 2).
  2. Analisislah hubungan timbal balik antara proses penulisan buku dan manfaat membaca yang didapat pembaca.
  3. Tuliskan kesimpulan analisis kelompokmu secara padat pada ruang jawaban.

Pertanyaan:

1. Mengapa sebuah buku yang dihasilkan melalui proses riset dan penyuntingan yang sungguh-sungguh dapat memunculkan kecintaan membaca dan menginspirasi pembacanya?

Kolom uraian analisis sintesis berpasangan (4-5 baris). Termasuk alokasi pengerjaan, presentasi singkat, transisi, dan refleksi.

REFLEKSI

1. Informasi baru apa yang kamu dapatkan mengenai tahapan yang harus dilalui seorang penulis sebelum bukunya sampai di tanganmu?

2. Nilai kecintaan membaca apa dari tokoh bacaan yang ingin kamu terapkan dalam kebiasaan belajarmu setiap hari?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.