LKPDPertemuan 13Bab 1Fase CSemester 1

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 5: Menggunakan Kaidah Kebahasaan dan Kosakata Bermakna Denotatif serta Konotatif dalam Tulisan Sifat Individu

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 5 dengan topik "Menggunakan Kaidah Kebahasaan dan Kosakata Bermakna Denotatif serta Konotatif dalam Tulisan Sifat Individu".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 5: Menggunakan Kaidah Kebahasaan dan Kosakata Bermakna Denotatif serta Konotatif dalam Tulisan Sifat Individu

Bahasa Indonesia - Kelas 5

Bab 1 Pertemuan 13

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Menggunakan Kaidah Kebahasaan dan Kosakata Bermakna Denotatif serta Konotatif dalam Tulisan Sifat Individu

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMenggunakan Kaidah Kebahasaan dan Kosakata Bermakna Denotatif serta Konotatif dalam Tulisan Sifat Individu
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menggunakan kaidah kebahasaan dan kosakata baru yang memiliki makna denotatif dan konotatif dalam tulisan bertema sifat individu

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah doa sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Tuliskan nama lengkap dan nomor presensimu pada lembar kerja.
  • Pahami petunjuk pada setiap kegiatan secara teliti.
  • Gunakan kosakata bermakna denotatif (makna sebenarnya) dan konotatif (makna kiasan/tambahan) sesuai kaidah kebahasaan dalam tulisanmu.
  • Kerjakan secara mandiri atau berpasangan sesuai arahan guru.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menyusun Kalimat Berpasangan: Makna Denotatif dan Konotatif

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan/Lembar LKPD
  • Alat tulis (pena/pensil)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati 3 kata berikut yang sering dikaitkan dengan sifat atau kondisi seseorang: (1) besar kepala, (2) ringan tangan, (3) dingin.
  2. Gunakan masing-masing kata tersebut untuk membuat dua kalimat berbeda: satu kalimat bermakna denotatif (makna lugas/sebenarnya) dan satu kalimat bermakna konotatif yang menggambarkan sifat individu.
  3. Pastikan penggunaan kaidah kebahasaan dalam susunan kalimatmu jelas dan tepat konteks.

Pertanyaan:

1. Gunakan kata 'besar kepala' ke dalam: (a) 1 kalimat bermakna denotatif, dan (b) 1 kalimat bermakna konotatif tentang sifat individu!

2. Gunakan kata 'ringan tangan' ke dalam: (a) 1 kalimat bermakna denotatif, dan (b) 1 kalimat bermakna konotatif tentang sifat individu!

3. Gunakan kata 'dingin' ke dalam: (a) 1 kalimat bermakna denotatif, dan (b) 1 kalimat bermakna konotatif tentang sifat individu!

Tuliskan jawaban pada format bergaris berikut:
1. (a) Denotatif: [Tulis kalimat] | (b) Konotatif: [Tulis kalimat]
2. (a) Denotatif: [Tulis kalimat] | (b) Konotatif: [Tulis kalimat]
3. (a) Denotatif: [Tulis kalimat] | (b) Konotatif: [Tulis kalimat]

Kegiatan 2: Melengkapi Paragraf Rumpang Sifat Individu dengan Kosakata Tepat

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan/Lembar LKPD
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah paragraf rumpang tentang keunikan sifat seorang kawan di bawah ini.
  2. Gunakan kata-kata yang tersedia di dalam kotak kata untuk melengkapi kalimat rumpang sehingga makna denotatif dan konotatifnya sesuai dengan kaidah kebahasaan.
  3. Pilihan kata dalam kotak: [rendah hati, tebal muka, lapang dada, keras kepala].

Pertanyaan:

1. Lengkapilah bagian rumpang (1), (2), (3), dan (4) pada teks berikut dengan memilih kosakata konotatif sifat yang tepat dari kotak yang tersedia!

"Meskipun memiliki nilai tertinggi di kelas, Bagas tetap bersikap ... (1) kepada semua kawan dan tidak pernah memamerkan kepintarannya. Ketika pendapatnya dalam diskusi kelompok ditolak, ia menerimanya dengan ... (2). Bagas tidak suka bersikap ... (3) yang selalu memaksakan kehendak sendiri tanpa mendengar saran orang lain. Ia juga bukan anak yang ... (4) karena ia selalu merasa malu dan meminta maaf bila berbuat salah."

Isikan jawaban langsung pada titik-titik bernomor:
(1) ....................
(2) ....................
(3) ....................
(4) ....................

Kegiatan 3: Menulis Teks Deskripsi Sifat Individu dengan Kosakata Denotatif dan Konotatif

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja menulis bergaris
  • Pena/pensil
  • Penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilihlah salah satu orang yang kamu kenal dengan baik (teman sekelas, anggota keluarga, atau tokoh inspiratif).
  2. Tuliskan sebuah teks singkat (4-6 kalimat) bertema sifat dan keunikan individu tersebut.
  3. Dalam tulisanmu, kamu WAJIB menggunakan: (a) Minimal 2 kosakata bermakna denotatif yang menggambarkan ciri fisik atau perbuatan nyata individu tersebut, dan (b) Minimal 2 kosakata bermakna konotatif yang menggambarkan sifat atau karakternya (misalnya: lapang dada, murah senyum, keras hati, berhati emas, dll.).
  4. Beri garis bawah satu kali (_) pada kosakata bermakna denotatif, dan garis bawah dua kali (=) pada kosakata bermakna konotatif yang kamu gunakan.

Pertanyaan:

1. Tuliskan sebuah paragraf deskripsi sifat individu (4-6 kalimat) yang menggunakan minimal 2 kosakata bermakna denotatif dan minimal 2 kosakata bermakna konotatif sesuai kaidah kebahasaan!

Format ruang tulisan:
Judul: ....................................................
Tokoh yang Dideskripsikan: .................................
Paragraf (4-6 kalimat):
[Tuliskan teks deskripsimu di sini. Jangan lupa beri garis bawah tunggal pada kosakata denotatif dan garis bawah ganda pada kosakata konotatif!]

REFLEKSI

1. Bagaimana caramu membedakan makna denotatif dan konotatif ketika menulis tentang sifat seseorang?

2. Kosakata konotatif apa yang paling tepat untuk menggambarkan keunikan sifat dirimu sendiri dalam kehidupan sehari-hari?

3. Apa tantangan yang kamu hadapi saat merangkai kosakata konotatif ke dalam kalimat tertulis yang padu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.