LKPDPertemuan 12Bab 1Fase CSemester 1

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 5: Menggunakan Kosakata Baru Bermakna Konotatif Termasuk Majas Metafora tentang Sifat Individu

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 5 dengan topik "Menggunakan Kosakata Baru Bermakna Konotatif Termasuk Majas Metafora tentang Sifat Individu".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 5: Menggunakan Kosakata Baru Bermakna Konotatif Termasuk Majas Metafora tentang Sifat Individu

Bahasa Indonesia - Kelas 5

Bab 1 Pertemuan 12

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Menggunakan Kosakata Baru Bermakna Konotatif Termasuk Majas Metafora tentang Sifat Individu

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMenggunakan Kosakata Baru Bermakna Konotatif Termasuk Majas Metafora tentang Sifat Individu
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menggunakan kaidah kebahasaan dan kosakata baru yang memiliki makna denotatif dan konotatif dalam tulisan bertema sifat individu

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi dan teks pengantar dengan saksama.
  • Bekerjalah secara mandiri atau berpasangan sesuai petunjuk pada tiap nomor kegiatan.
  • Perhatikan penggunaan kosakata bermakna denotatif (arti sebenarnya) dan konotatif (arti kiasan/metafora) saat menulis tentang sifat individu.
  • Tuliskan jawaban secara rapi pada format ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menyusun Pasangan Kalimat Denotatif dan Konotatif Sifat Individu

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Buku tulis/lembar kerja
  • Alat tulis (pena/pensil)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati 3 kata dasar berikut: 'lapang', 'tinggi', dan 'keras'.
  2. Untuk setiap kata, buatlah 1 kalimat bermakna denotatif (arti fisik/sebenarnya) dan 1 kalimat bermakna konotatif yang menggambarkan sifat individu (contoh: lapang dada, tinggi hati, keras kepala/keras hati).
  3. Tuliskan kalimat buatanmu pada tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Gunakan kata 'lapang' ke dalam dua kalimat: satu kalimat bermakna denotatif dan satu kalimat bermakna konotatif tentang sifat individu.

Ruang tabel jawaban

2. Gunakan kata 'tinggi' ke dalam dua kalimat: satu kalimat bermakna denotatif dan satu kalimat bermakna konotatif tentang sifat individu.

Ruang tabel jawaban

3. Gunakan kata 'keras' ke dalam dua kalimat: satu kalimat bermakna denotatif dan satu kalimat bermakna konotatif tentang sifat individu.

Ruang tabel jawaban

Tabel 3 baris: Kolom 1 (Kata Dasar: lapang, tinggi, keras), Kolom 2 (Kalimat Denotatif), Kolom 3 (Kalimat Konotatif Sifat Individu).

Kegiatan 2: Melengkapi Paragraf Deskripsi Sifat dengan Kosakata Konotatif

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja murid
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah paragraf rumpang tentang keunikan sifat seorang anak bernama Made berikut.
  2. Pilihlah ungkapan konotatif yang paling tepat dari kotak pilihan kata untuk mengisi bagian rumpang agar membentuk tulisan deskripsi sifat yang padu.
  3. Pilihan ungkapan konotatif dalam kotak: [rendah hati, kutu buku, tangan terbuka, keras hati].

Pertanyaan:

1. Lengkapilah teks rumpang berikut menggunakan kata konotatif yang tersedia di dalam kotak!

Teks:
Made adalah anak yang gemar membaca, teman-temannya sering menjulukinya si (a) _____ karena ia selalu membawa buku ke mana pun pergi. Meskipun pengetahuannya luas, Made tetap bersikap (b) _____ dan tidak pernah menyombongkan diri. Setiap kali ada teman yang membutuhkan bantuan belajar, Made selalu menyambut mereka dengan (c) _____ . Namun, jika sudah menyangkut komitmen belajar, ia memiliki tekad yang kuat dan dikenal (d) _____ dalam mempertahankan pendiriannya yang benar.

Tuliskan jawaban rumpang secara berurutan: (a) ..., (b) ..., (c) ..., (d) ...

Kegiatan 3: Menulis Paragraf Deskripsi Sifat Menggunakan Kosakata Denotatif dan Konotatif

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku tulis/lembar kerja murid
  • Pena/pensil dan penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilihlah salah satu orang yang kamu kenal (teman sekelas, anggota keluarga, atau tokoh idola).
  2. Tuliskan sebuah paragraf pendek (terdiri atas 4-5 kalimat) yang mendeskripsikan sifat individu tersebut.
  3. Wajib menggunakan minimal 2 kosakata bermakna denotatif yang menjelaskan ciri fisik/perilaku nyata (misalnya: tersenyum ramah, tubuh jangkung, membaca buku, berbicara jujur) DAN minimal 2 kosakata/majas konotatif tentang sifat individu (misalnya: rendah hati, berhati emas, berdarah dingin, keras kepala, bintang kelas, lapang dada).
  4. Garis bawahi kosakata konotatif dan lingkari kosakata denotatif yang kamu gunakan dalam tulisanmu.
  5. Kegiatan ini mencakup penyelesaian tulisan, pengecekan mandiri, serta refleksi akhir pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Tuliskan paragraf deskripsi sifat individu (4-5 kalimat) yang memuat minimal 2 kosakata bermakna denotatif dan minimal 2 kosakata bermakna konotatif tentang sifat!

Kolom teks bergaris untuk menuliskan 1 paragraf (4-5 kalimat) beserta tanda penanda (garis bawah untuk konotatif, lingkaran untuk denotatif).

REFLEKSI

1. Kosakata konotatif apa saja yang baru kamu ketahui hari ini untuk menggambarkan sifat seseorang?

2. Menurutmu, mengapa penggunaan kata konotatif atau majas metafora dapat membuat tulisan tentang sifat seseorang terasa lebih menarik dibandingkan hanya memakai kata biasa?

3. Bagian mana saat menulis paragraf sifat individu yang paling menantang bagimu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.