LKPDPertemuan 9Bab 8Fase BSemester 2

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 4: Menulis Pengalaman Sakit dan Melakukan Swasunting

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 4 dengan topik "Menulis Pengalaman Sakit dan Melakukan Swasunting". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 4: Menulis Pengalaman Sakit dan Melakukan Swasunting

Bahasa Indonesia - Kelas 4

Bab 8 - Pertemuan 9

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Menulis Pengalaman Sakit dan Melakukan Swasunting

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMenulis Pengalaman Sakit dan Melakukan Swasunting
Alokasi Waktu3 x 35 menit (105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menulis teks narasi tentang pengalaman sewaktu sakit dengan struktur awal-tengah-akhir yang jelas, menggunakan rangkaian kalimat beragam dan kaidah kebahasaan yang benar
  2. Murid mampu melakukan swasunting terhadap tulisan sendiri dengan memeriksa ejaan, tanda baca, dan alur cerita

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk dengan cermat sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan secara mandiri, lalu diskusikan hasilmu dengan teman sebangku.
  • Tulislah dengan rapi dan perhatikan ejaan serta tanda baca.
  • Jika ada yang belum dipahami, jangan ragu untuk bertanya kepada guru.
  • Siapkan buku tulis, pensil, penghapus, dan KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) untuk membantu.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengingat Pengalaman Sakit

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Buku tulis
  • Pensil/pulpen
  • Penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pejamkan matamu sejenak dan ingat-ingat: pernahkah kamu sakit? Atau mungkin ada anggota keluargamu yang sakit?
  2. Pikirkan saat itu: apa yang kamu rasakan? Apa yang terjadi? Siapa yang merawatmu?
  3. Isi tabel di bawah ini untuk membantu kamu mengingat pengalamanmu dengan lengkap.
  4. Setelah selesai, ceritakan secara singkat kepada teman sebangkumu.

Pertanyaan:

1. Kapan kamu atau anggota keluargamu sakit? (hari/tanggal/bulan)

2. Sakit apa yang dialami?

3. Apa yang kamu rasakan saat itu? (gejala dan perasaan)

4. Siapa yang merawat? Apa yang dilakukan untuk merawatmu?

5. Bagaimana akhirnya? Kapan kamu sembuh?

Buatlah tabel di buku tulismu dengan 2 kolom: Kolom 1 untuk nomor dan pertanyaan, Kolom 2 untuk jawabanmu. Tulis jawaban dengan lengkap.

Kegiatan 2: Menulis Cerita Pengalaman Sakit

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Buku tulis
  • Pensil/pulpen
  • Penghapus
  • Hasil Kegiatan 1

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang saatnya menulis cerita lengkap tentang pengalamanmu sakit!
  2. Gunakan jawaban dari Kegiatan 1 sebagai bahan ceritamu.
  3. Ingat! Ceritamu harus memiliki 3 bagian penting:
  4. • AWAL (pembuka): Perkenalkan kapan dan bagaimana kamu mulai sakit
  5. • TENGAH (isi): Ceritakan apa yang terjadi saat kamu sakit, apa yang kamu rasakan, siapa yang merawat
  6. • AKHIR (penutup): Ceritakan bagaimana kamu sembuh dan apa yang kamu pelajari
  7. Gunakan kalimat yang bervariasi: ada kalimat pendek, ada kalimat panjang.
  8. Perhatikan ejaan (huruf besar/kecil), tanda baca (. , ! ?), dan pilihan kata yang tepat.
  9. Tulislah minimal 3 paragraf (1 paragraf untuk setiap bagian).
  10. Berikan judul yang menarik untuk ceritamu!

Pertanyaan:

1. Tulislah cerita pengalaman sakit dengan struktur awal-tengah-akhir yang jelas!

Tulis ceritamu di buku tulis dengan format: Judul di tengah, lalu 3 paragraf (AWAL, TENGAH, AKHIR). Setiap paragraf minimal 4-5 kalimat. Beri jarak antarparagraf agar rapi.

Kegiatan 3: Swasunting: Memeriksa dan Memperbaiki Tulisan Sendiri

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Buku tulis
  • Pensil/pulpen
  • Penghapus
  • KBBI (buku/online)
  • Hasil Kegiatan 2

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Swasunting artinya memeriksa dan memperbaiki tulisan sendiri. 'Swa' berarti sendiri.
  2. Bacalah kembali cerita yang sudah kamu tulis di Kegiatan 2 dengan teliti.
  3. Gunakan Daftar Periksa di bawah ini untuk memeriksa tulisanmu satu per satu.
  4. Beri tanda centang (✓) jika sudah benar, dan tanda silang (✗) jika masih ada yang perlu diperbaiki.
  5. Jika ada yang salah atau kurang, perbaiki langsung di tulisanmu!
  6. Kamu boleh menggunakan KBBI untuk memeriksa ejaan kata yang kamu ragukan.
  7. Setelah selesai swasunting, tukarkan ceritamu dengan teman sebangku. Baca cerita temanmu dan berikan saran yang baik.

Pertanyaan:

1. Periksalah tulisanmu menggunakan Daftar Periksa Swasunting berikut!

Ruang tabel jawaban

2. Setelah melakukan swasunting, apa saja yang kamu perbaiki dari tulisanmu? Jelaskan!

3. Setelah membaca cerita temanmu, berikan 1 kelebihan dan 1 saran perbaikan untuk cerita temanmu!

Buatlah tabel Daftar Periksa Swasunting di buku tulismu dengan 4 kolom: No., Aspek yang Diperiksa, Hasil Pemeriksaan (✓/✗), Perbaikan yang Dilakukan. Isi semua kolom dengan jujur. Kemudian jawab pertanyaan 2 dan 3 dalam bentuk uraian di bawah tabel.

REFLEKSI

1. Apa yang paling sulit saat menulis cerita pengalaman sakit? Mengapa?

2. Apa manfaat melakukan swasunting terhadap tulisan sendiri? Apakah kamu menemukan kesalahan yang tidak kamu sadari sebelumnya?

3. Setelah belajar menulis cerita ini, apakah kamu akan lebih berhati-hati dalam menjaga kesehatan? Apa yang akan kamu lakukan?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.