LKPDPertemuan 3Bab 8Fase BSemester 2

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 4: Membaca Nyaring Kata-Kata Baru Bertema Kesehatan dengan Lafal yang Fasih

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 4 dengan topik "Membaca Nyaring Kata-Kata Baru Bertema Kesehatan dengan Lafal yang Fasih".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 4: Membaca Nyaring Kata-Kata Baru Bertema Kesehatan dengan Lafal yang Fasih

Bahasa Indonesia - Kelas 4

Bab 8 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Membaca Nyaring Kata-Kata Baru Bertema Kesehatan dengan Lafal yang Fasih

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMembaca Nyaring Kata-Kata Baru Bertema Kesehatan dengan Lafal yang Fasih
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Membaca kata-kata baru dengan fasih dari bacaan cetak bertema kesehatan

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Buka Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas 4 pada Bab 8 'Sehatlah Ragaku'.
  • Bacalah setiap kata, kalimat, dan teks bacaan dengan saksama dan suara terdengar.
  • Lakukan kegiatan berpasangan secara bergantian untuk menyimak kefasihan membaca temanmu.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Membaca Fasih Daftar Kata Baru Bertema Kesehatan

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas 4 Bab 8
  • Alat tulis / pensil

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati 6 kata baru bertema kesehatan yang diambil dari teks bacaan:
  2. 1. Raga
  3. 2. Menular
  4. 3. Kuman
  5. 4. Higienis
  6. 5. Infeksi
  7. 6. Kekebalan
  8. Duduklah berpasangan dengan teman sebangkumu.
  9. Bacalah keenam kata tersebut secara nyaring satu per satu di hadapan temanmu.
  10. Pastikan kamu membaca setiap kata dengan fasih: langsung dibaca utuh tanpa mengeja hurufnya, tanpa mengulang kata, dan tanpa jeda ragu.
  11. Temanmu bertugas memberi tanda centang (V) pada lembar observasi jika kata berhasil dibaca dengan fasih, lalu bertukarlah peran.

Pertanyaan:

1. Bacakan daftar 6 kata baru bertema kesehatan berikut secara nyaring dan fasih di hadapan teman pasanganmu:

  1. Raga,
  2. Menular,
  3. Kuman,
  4. Higienis,
  5. Infeksi,
  6. Kekebalan. Berikan tanda centang (V) pada tabel untuk kata yang berhasil dibaca temanmu dengan fasih!
Ruang tabel jawaban

Tabel Ceklis Kefasihan Membaca Kata (diisi oleh teman pasangan):
Kolom 1: No (1 sampai 6)
Kolom 2: Kata Baru (Raga, Menular, Kuman, Higienis, Infeksi, Kekebalan)
Kolom 3: Terbaca Fasih [V / -]

Kegiatan 2: Membaca Fasih Kata Baru dalam Kalimat

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Teks cetak kalimat bertema kesehatan
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan 4 kalimat cetak bertema kesehatan berikut:
  2. Kalimat A: Kita harus rajin merawat raga agar tetap bugar.
  3. Kalimat B: Cuci tangan dengan sabun membunuh kuman penyebab sakit.
  4. Kalimat C: Makanan yang higienis menghindarkan perut dari infeksi.
  5. Kalimat D: Penyakit kulit itu mudah menular jika tidak menjaga kekebalan tubuh.
  6. Latihlah membaca setiap kalimat tersebut dalam hati sejenak.
  7. Bacakan keempat kalimat tersebut secara nyaring di depan teman pasanganmu secara bergantian.
  8. Fokuslah membaca kata-kata baru di dalam kalimat dengan fasih, lancar, dan tanpa tersendat.

Pertanyaan:

1. Bacakan Kalimat A dan Kalimat B dengan nyaring. Tandai pada lembar pengamatan apakah kata 'raga' dan 'kuman' dibaca secara fasih di dalam kalimat!

2. Bacakan Kalimat C dan Kalimat D dengan nyaring. Tandai pada lembar pengamatan apakah kata 'higienis', 'infeksi', 'menular', dan 'kekebalan' dibaca secara fasih di dalam kalimat!

Format Lembar Pengamatan Kalimat Berpasangan:
- Kalimat A (Kata: raga): [Fasih / Perlu Latihan]
- Kalimat B (Kata: kuman): [Fasih / Perlu Latihan]
- Kalimat C (Kata: higienis, infeksi): [Fasih / Perlu Latihan]
- Kalimat D (Kata: menular, kekebalan): [Fasih / Perlu Latihan]

Kegiatan 3: Tantangan Membaca Nyaring Teks Cerita Bertema Kesehatan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Kelas 4 teks cerita 'Garuk-Garuk'
  • Lembar kerja murid

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Buka dan cermati kutipan bacaan cetak cerita 'Garuk-Garuk' di Buku Siswa:
  2. 'Kidul tidak suka mandi, itu sudah bukan rahasia lagi. Akibatnya, kuman bersarang dan membuat tubuhnya gatal. Kak Asih mengingatkan agar raga selalu bersih supaya terhindar dari infeksi kulit yang menular. Makanan higienis dan istirahat cukup juga menjaga kekebalan kita.'
  3. Secara bergiliran bersama teman kelompok/pasangan, bacakan seluruh kutipan teks cerita tersebut dengan suara nyaring.
  4. Perhatikan keterbacaan fasih saat melafalkan kata-kata baru yang ada di dalam teks bacaan.
  5. Tuliskan pada tabel evaluasi diri kata-kata mana saja yang sudah kamu baca secara fasih pada percobaan pertama.

Pertanyaan:

1. Bacalah nyaring kutipan bacaan cetak cerita 'Garuk-Garuk' di atas. Kelompokkan 6 kata baru (kuman, raga, infeksi, menular, higienis, kekebalan) ke dalam tabel hasil bacaanmu: mana yang sudah terbaca sangat fasih (satu kali baca lancar) dan mana yang masih sempat terbata-bata saat membaca!

Ruang tabel jawaban

Tabel Hasil Membaca Nyaring Paragraf:
- Kolom 1: Kata Terbaca Sangat Fasih (tanpa mengeja/berhenti)
- Kolom 2: Kata yang Sempat Terbata-bata (perlu diulang agar fasih)
(Tuliskan kata target pada kolom yang sesuai berdasarkan pembacaan)

REFLEKSI

1. Dari keenam kata baru bertema kesehatan tadi, kata mana yang paling mudah kamu baca dengan fasih?

2. Kata mana yang paling menantang untuk kamu baca tanpa tersendat, dan bagaimana caramu melatihkannya agar lebih fasih?

3. Apakah kamu merasa semakin lancar saat membaca kata-kata kesehatan tersebut di dalam kalimat utuh?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.