LKPDPertemuan 3Bab 7Fase BSemester 2

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 4: Membaca Fasih Kata-Kata Baru Terbimbing dari Teks Asal-Usul Bangsa Indonesia

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 4 dengan topik "Membaca Fasih Kata-Kata Baru Terbimbing dari Teks Asal-Usul Bangsa Indonesia".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 4: Membaca Fasih Kata-Kata Baru Terbimbing dari Teks Asal-Usul Bangsa Indonesia

Bahasa Indonesia - Kelas 4

Bab 7 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Membaca Fasih Kata-Kata Baru Terbimbing dari Teks Asal-Usul Bangsa Indonesia

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMembaca Fasih Kata-Kata Baru Terbimbing dari Teks Asal-Usul Bangsa Indonesia
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Membaca kata-kata baru dengan fasih dari bacaan bertema asal-usul bangsa Indonesia

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan cermat dan saksama.
  • Lakukan latihan pelafalan secara berulang hingga kamu dapat membaca setiap kata baru secara fasih, lancar, tanpa mengeja, dan tanpa jeda ragu.
  • Bekerjasamalah dengan pasangan belajarmu saat menyimak dan memeriksa keterbacaan kata.
  • Tanyakan kepada guru apabila terdapat petunjuk atau bacaan yang belum dipahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Membaca Fasih Kata Tunggal Bertema Asal-Usul

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar daftar kata baru
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan daftar 6 kata baru bertema asal-usul bangsa Indonesia yang tercantum pada lembar kerja: (1) leluhur, (2) migrasi, (3) khatulistiwa, (4) purba, (5) merantau, (6) samudra.
  2. Dengarkan contoh pembacaan fasih yang dicontohkan oleh gurumu.
  3. Berlatihlah membaca nyaring keenam kata tersebut secara mandiri sebanyak 2 kali sampai kamu dapat melafalkannya tanpa mengeja dan tanpa tersendat.
  4. Bergantianlah membaca nyaring bersama teman sebangkumu. Dengarkan saat temanmu membaca dan berikan tanda centang (V) pada lembar observasi jika temanmu membaca dengan fasih.

Pertanyaan:

1. Bacalah secara nyaring daftar 6 kata baru berikut di hadapan teman/gurumu:

  1. leluhur,
  2. migrasi,
  3. khatulistiwa,
  4. purba,
  5. merantau,
  6. samudra. Berikan tanda centang (V) pada kolom 'Fasih' jika dibaca lancar tanpa mengeja dan tanpa ragu, atau kolom 'Perlu Latihan' jika masih mengeja/tersendat.
Ruang tabel jawaban

Tabel ceklis 6 baris dengan kolom: Nomor, Kata Baru, Pembacaan Fasih (Centang V), Pembacaan Perlu Latihan (Centang V). Baris kata: 1. leluhur, 2. migrasi, 3. khatulistiwa, 4. purba, 5. merantau, 6. samudra.

Kegiatan 2: Membaca Fasih Kata Baru dalam Rangkaian Kalimat

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Teks kalimat latihan
  • Pensil/pena

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah secara berulang 4 kalimat yang memuat kata-kata baru bertema asal-usul di bawah ini di dalam hati terlebih dahulu.
  2. Fokuskan perhatianmu pada kata-kata yang dicetak tebal agar dapat dibaca menyatu dalam kalimat tanpa terhenti atau terbata-bata.
  3. Bacakan setiap kalimat secara bergantian dengan teman pasanganmu dengan suara terdengar dan fasih.
  4. Beri tanda ceklis pada tabel penilaian teman untuk setiap kalimat yang berhasil dibaca fasih tanpa jeda salah pada kata baru yang ditebalkan.

Pertanyaan:

1. Bacalah nyaring 4 kalimat berikut secara fasih:
Kalimat 1: Nenek moyang kita adalah para **leluhur** yang tangguh.
Kalimat 2: Bangsa pendahulu melakukan **migrasi** melintasi pulau.
Kalimat 3: Indonesia terletak tepat di garis **khatulistiwa** yang subur.
Kalimat 4: Para pelaut berani **merantau** menyeberangi **samudra** luas.
Beri tanda centang pada kolom 'Fasih' jika kalimat dan kata tebal dibaca mengalir lancar!

Ruang tabel jawaban

Tabel 4 baris dengan kolom: Nomor Kalimat, Kalimat yang Dibaca, Status Keterbacaan (Fasih / Perlu Latihan).

Kegiatan 3: Tantangan Membaca Fasih Paragraf 'Jejak Nenek Moyang'

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Teks bacaan paragraf 'Jejak Nenek Moyang'
  • Lembar pengamatan kelancaran membaca

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah paragraf pendek bertema asal-usul bangsa Indonesia berikut secara mandiri sebanyak 2 kali.
  2. Tandai kata-kata baru yang sudah kamu latih sebelumnya di dalam paragraf.
  3. Bacakan paragraf tersebut di hadapan guru atau kelompokmu secara bergiliran.
  4. Pastikan seluruh kata baru yang muncul dalam paragraf dapat kamu baca dengan fasih, lancar, dan tanpa tersendat.
  5. Teks Paragraf: 'Ribuan tahun lalu pada zaman purba, para leluhur bangsa kita telah hidup di kepulauan nusantara. Mereka melakukan migrasi dari daratan luas menuju wilayah khatulistiwa. Berbekal perahu bercadik, mereka gemar merantau menantang gelombang samudra luas demi menemukan tempat tinggal baru.'

Pertanyaan:

1. Tunjukkan kemampuan membaca fasihmu dengan membaca nyaring paragraf 'Jejak Nenek Moyang' dari awal hingga akhir. Catat kata baru mana saja yang berhasil kamu baca dengan sangat fasih tanpa mengeja!

Kolom catatan pengamatan guru/teman: Daftar kata baru yang dibaca fasih dalam paragraf (purba, leluhur, migrasi, khatulistiwa, merantau, samudra) dan catatan kelancaran baca.

REFLEKSI

1. Dari keenam kata baru yang kamu pelajari hari ini (leluhur, migrasi, khatulistiwa, purba, merantau, samudra), kata mana yang paling mudah kamu baca dengan fasih?

2. Kata mana yang awalnya terasa menantang atau sulit dibaca, dan bagaimana caramu melatihnya hingga menjadi lancar?

3. Bagaimana perasaanmu setelah berhasil membaca paragraf berisi kata-kata baru tersebut secara lancar di depan teman atau gurumu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.