LKPDPertemuan 10Bab 7Fase BSemester 2

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 4: Menggunakan Kaidah Kebahasaan Kata Penghubung Antarkalimat Sebab-Akibat dan Pertentangan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 4 dengan topik "Menggunakan Kaidah Kebahasaan Kata Penghubung Antarkalimat Sebab-Akibat dan Pertentangan".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 4: Menggunakan Kaidah Kebahasaan Kata Penghubung Antarkalimat Sebab-Akibat dan Pertentangan

Bahasa Indonesia - Kelas 4

Bab 7 Pertemuan 10

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Menggunakan Kaidah Kebahasaan Kata Penghubung Antarkalimat Sebab-Akibat dan Pertentangan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMenggunakan Kaidah Kebahasaan Kata Penghubung Antarkalimat Sebab-Akibat dan Pertentangan
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menggunakan kaidah kebahasaan kata penghubung antarkalimat untuk menulis teks sesuai dengan konteks

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah doa sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Tuliskan nama, nomor presensi, dan kelasmu pada lembar kerja.
  • Kerjakan setiap langkah kegiatan secara mandiri atau bersama teman sesuai arahan gurumu.
  • Tanyakan kepada bapak/ibu guru apabila ada instruksi atau materi yang belum kamu pahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menghubungkan Pasangan Kalimat

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Buku tulis/lembar kerja murid
  • Alat tulis (pensil/pulpen)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah dua pasang kalimat terpisah pada setiap nomor soal.
  2. Tentukan hubungan antarkalimat tersebut: apakah menyatakan hubungan 'sebab-akibat' atau 'pertentangan'.
  3. Tuliskan kembali kalimat kedua dengan menambahkan kata penghubung antarkalimat yang tepat di awal kalimat kedua (pilihan: Oleh karena itu, / Akibatnya, / Namun, / Akan tetapi,). Jangan lupa bubuhkan tanda koma setelah kata penghubung!

Pertanyaan:

1. Gabungkan pasangan kalimat berikut menggunakan kata penghubung antarkalimat sebab-akibat yang tepat!
Kalimat 1: Hujan deras mengguyur desa sejak pagi hari.
Kalimat 2: Jalanan menuju balai desa tergenang air.

2. Gabungkan pasangan kalimat berikut menggunakan kata penghubung antarkalimat pertentangan yang tepat!
Kalimat 1: Made ingin sekali ikut menonton pertunjukan tari daerah sore ini.
Kalimat 2: Made harus menjaga adiknya di rumah.

3. Gabungkan pasangan kalimat berikut menggunakan kata penghubung antarkalimat sebab-akibat yang tepat!
Kalimat 1: Siti selalu tekun berlatih menenun kain tradisional bersama neneknya.
Kalimat 2: Siti sekarang sangat terampil membuat motif tenun sendiri.

Tuliskan jawaban langsung pada garis bergaris yang disediakan di bawah masing-masing nomor soal berupa kalimat utuh hasil penggabungan.

Kegiatan 2: Melengkapi Paragraf Rumpang

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja murid
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah cerita rumpang tentang 'Pameran Makanan Tradisional' dengan saksama.
  2. Pilihlah kata penghubung antarkalimat yang paling sesuai dari kotak pilihan kata berikut: [Namun, / Oleh karena itu, / Akan tetapi, / Akibatnya,].
  3. Tuliskan kata penghubung pilihanmu ke dalam titik-titik yang tersedia sehingga paragraf menjadi padu dan utuh.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah bagian rumpang (A) dan (B) pada teks berikut dengan kata penghubung antarkalimat yang tepat!

Teks Cerita:
Sekolah kami mengadakan pameran kuliner khas daerah pada hari Sabtu. Sejak pagi stan kelas empat sudah dipadati oleh banyak pengunjung. (... A ...), stan kami kehabisan piring daun lebih cepat dari perkiraan.

Panitia bergegas mencari wadah pengganti agar pengunjung tetap dapat mencicipi makanan. (... B ...), piring alternatif yang tersedia berukuran terlalu kecil untuk porsi makanan utama.

Ruang tabel jawaban

Isilah tabel 2 kolom berikut:
| Bagian Rumpang | Kata Penghubung Antarkalimat yang Dipilih |
| (A) | ........................................................... |
| (B) | ........................................................... |

Kegiatan 3: Menulis Paragraf Berdasarkan Rangkaian Peristiwa

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja murid
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati 3 kartu urutan peristiwa berikut ini: - Peristiwa 1: Doni diajak kakek mencicipi kue lapis sagu khas daerah asalnya. - Peristiwa 2: Doni awalnya ragu karena belum pernah melihat warna kue yang sangat cerah. - Peristiwa 3: Doni memberanikan diri mencoba dan ternyata rasanya sangat lezat dan legit. - Peristiwa 4: Doni menghabiskan dua potong kue lagi dan meminta kakek mengajarkannya cara membuatnya.
  2. Tuliskan satu paragraf narasi pendek (4–5 kalimat) yang merangkai peristiwa-peristiwa tersebut.
  3. Pastikan tulisanmu menggunakan minimal SATU kata penghubung pertentangan ('Namun,' atau 'Akan tetapi,') dan minimal SATU kata penghubung sebab-akibat ('Oleh karena itu,' atau 'Akibatnya,') yang diletakkan tepat di awal kalimat dan diikuti tanda koma.
  4. Setelah selesai menulis, ikuti sesi refleksi bersama guru di akhir pertemuan.

Pertanyaan:

1. Tulislah sebuah paragraf padu yang menceritakan urutan peristiwa Doni dan kue lapis sagu kakek! Gunakan minimal 1 kata penghubung pertentangan dan 1 kata penghubung sebab-akibat!

Tuliskan paragraf buatanmu pada kotak berbingkai yang disediakan berukuran sekitar 6–8 baris tulisan.

REFLEKSI

1. Kata penghubung antarkalimat mana yang paling mudah kamu gunakan dalam tulisanmu hari ini? Mengapa?

2. Bagaimana tanda baca koma membantumu saat membaca kalimat yang memakai kata penghubung seperti 'Namun,' atau 'Oleh karena itu,'?

3. Kapan kamu biasanya perlu memakai kata 'namun' atau 'oleh karena itu' saat menceritakan pengalamanmu kepada teman atau keluargamu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.