LKPDPertemuan 6Bab 6Fase BSemester 2

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 4: Menceritakan Kembali Isi Teks 'Bertualang di Sabana Sumba'

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 4 dengan topik "Menceritakan Kembali Isi Teks 'Bertualang di Sabana Sumba'". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 4: Menceritakan Kembali Isi Teks 'Bertualang di Sabana Sumba'

Bahasa Indonesia - Kelas 4

Bab 6 - Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Menceritakan Kembali Isi Teks 'Bertualang di Sabana Sumba'

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMenceritakan Kembali Isi Teks 'Bertualang di Sabana Sumba'
Alokasi Waktu3 x 35 menit (105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat memahami ide pokok dan kejadian penting dalam teks narasi 'Bertualang di Sabana Sumba' tentang keindahan alam padang rumput Sumba.
  2. Murid dapat menceritakan kembali isi teks 'Bertualang di Sabana Sumba' secara lisan dengan pilihan kata yang sesuai dan volume yang tepat.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah semua petunjuk dengan cermat sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan dengan sungguh-sungguh dan penuh semangat!
  • Jika ada yang belum jelas, tanyakan kepada guru.
  • Gunakan imajinasimu untuk memahami cerita tentang petualangan di Sabana Sumba.
  • Bersiaplah untuk menceritakan kembali pengalaman tokoh dengan cara yang menarik!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Memburu Harta Karun Cerita

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Teks 'Bertualang di Sabana Sumba' (dari buku siswa)
  • Pensil warna atau spidol untuk menandai teks
  • Buku tulis atau lembar kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah kembali teks 'Bertualang di Sabana Sumba' dengan saksama.
  2. Sambil membaca, tandai bagian-bagian yang menurutmu penting atau menarik.
  3. Temukan 'harta karun' dalam cerita berupa: tokoh, tempat, dan kejadian penting.
  4. Isi tabel di bawah dengan informasi yang kamu temukan.
  5. Diskusikan temuanmu dengan teman sebangku.

Pertanyaan:

1. Siapa saja tokoh yang ada dalam cerita 'Bertualang di Sabana Sumba'? Tuliskan nama dan hubungan mereka.

Ruang tabel jawaban

2. Di mana cerita ini terjadi? Sebutkan nama tempat dan ciri khasnya!

3. Apa yang membuat tokoh 'Aku' sangat ingin mengunjungi Sumba? Tuliskan ide pokoknya!

4. Tuliskan 3 kejadian penting yang terjadi dalam cerita ini secara berurutan!

Ruang tabel jawaban

Gunakan tabel 2 kolom untuk pertanyaan 1 (Nama Tokoh | Hubungan). Gunakan tabel 2 kolom untuk pertanyaan 4 (Nomor Urut | Kejadian Penting). Sisanya tulis dalam bentuk paragraf pendek.

Kegiatan 2: Peta Cerita Petualanganku

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas gambar atau kertas HVS
  • Pensil warna, krayon, atau spidol
  • Penggaris (opsional)
  • Kertas hasil kegiatan 1

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang kamu akan membuat peta cerita untuk membantu menceritakan kembali isi teks.
  2. Gambarlah kotak-kotak atau lingkaran untuk menunjukkan alur cerita.
  3. Isi setiap kotak dengan gambar sederhana dan kata kunci penting.
  4. Urutkan dari awal cerita sampai akhir.
  5. Gunakan warna-warna cerah agar petamu menarik!
  6. Peta cerita ini akan membantumu saat menceritakan kembali nanti.

Pertanyaan:

1. Buatlah peta cerita 'Bertualang di Sabana Sumba' dengan minimal 5 kotak yang berisi:

  1. Awal cerita - tokoh 'Aku' sampai di Sumba,
  2. Sambutan Arman,
  3. Alasan berkunjung,
  4. Penjelasan tentang Pulau Sumba,
  5. Keunikan lanskap Sumba.
Ruang gambar

2. Tuliskan 5 kata kunci penting yang akan kamu gunakan saat menceritakan kembali teks ini!

3. Menurutmu, bagian mana dari cerita ini yang paling menarik untuk diceritakan? Mengapa?

Buatlah peta cerita di kertas kosong atau kotak yang disediakan. Gunakan panah untuk menunjukkan urutan. Berikan gambar sederhana dan tulisan yang rapi. Pertanyaan 2 dan 3 dijawab di bawah peta cerita.

Kegiatan 3: Saatnya Jadi Pendongeng!

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • Peta cerita dari kegiatan 2
  • Lembar penilaian teman (opsional, bisa disiapkan guru)
  • Kepercayaan diri dan semangat!

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ini saatnya kamu menceritakan kembali isi teks 'Bertualang di Sabana Sumba'!
  2. Gunakan peta cerita yang sudah kamu buat sebagai panduan.
  3. Ceritakan dengan kata-katamu sendiri, tidak perlu sama persis dengan teks asli.
  4. Perhatikan: pilih kata yang mudah dipahami, gunakan volume suara yang jelas (tidak terlalu pelan atau keras), dan ceritakan dengan penuh semangat!
  5. Kamu bisa menceritakan di depan teman sekelompok (3-4 orang) atau di depan kelas.
  6. Teman-teman yang mendengarkan akan memberikan masukan.

Pertanyaan:

1. Ceritakan kembali isi teks 'Bertualang di Sabana Sumba' secara lisan kepada teman-temanmu! (Guru akan menilai penampilan kalian)

2. Setelah mendengarkan cerita temanmu, tuliskan 2 hal yang menurutmu bagus dari cara dia bercerita!

3. Tuliskan 1 saran untuk temanmu agar bercerita lebih baik lagi!

4. Bagaimana perasaanmu saat menceritakan kembali teks ini? Apa yang paling sulit dan paling mudah?

Pertanyaan 1 dilakukan secara lisan (dinilai oleh guru melalui pengamatan). Pertanyaan 2-4 dijawab secara tertulis dalam bentuk paragraf pendek di lembar kerja.

REFLEKSI

1. Apa hal baru yang kamu pelajari tentang Pulau Sumba dari teks 'Bertualang di Sabana Sumba'?

2. Apakah kamu juga ingin berkunjung ke Sumba setelah membaca cerita ini? Mengapa?

3. Bagaimana perasaanmu setelah belajar menceritakan kembali isi teks? Apakah kamu merasa lebih percaya diri untuk berbicara di depan teman-teman?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.