LKPD Bahasa Indonesia Kelas 4: Membaca Teks 'Tepuk Bulu' dan Mengenal Majas Personifikasi
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 4 dengan topik "Membaca Teks 'Tepuk Bulu' dan Mengenal Majas Personifikasi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Bahasa Indonesia Kelas 4: Membaca Teks 'Tepuk Bulu' dan Mengenal Majas Personifikasi
Bahasa Indonesia - Kelas 4
Bab 4 - Pertemuan 9
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Bahasa Indonesia — Kelas 4 (Fase B) Topik: Membaca Teks 'Tepuk Bulu' dan Mengenal Majas Personifikasi INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Ayo Membaca dan Berburu Informasi!Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel berikut berdasarkan teks 'Tepuk Bulu'. Tuliskan ide pokok dan satu informasi penting dari setiap paragraf! Ruang tabel jawaban 2. Menurut kamu, mengapa olahraga bulu tangkis begitu digemari dan membanggakan bagi Indonesia? Tuliskan pendapatmu dalam 2–3 kalimat! 3. Pernahkah kamu bermain bulu tangkis atau menonton pertandingannya? Ceritakan pengalamanmu dalam 1–2 kalimat! Tabel 3 kolom: (1) Nomor Paragraf, (2) Ide Pokok, (3) Satu Informasi Penting — buat 3 baris untuk 3 paragraf. Untuk pertanyaan uraian, sediakan 4 baris garis kosong di bawah setiap pertanyaan. Kegiatan 2: Detektif Majas — Berburu Personifikasi!Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Temukan kalimat-kalimat majas personifikasi dalam teks 'Tepuk Bulu'! Lengkapi tabel Detektif Majas berikut. Ruang tabel jawaban 2. Menurutmu, apa manfaat penulis menggunakan majas personifikasi dalam tulisannya? Apakah teks menjadi lebih menarik? Jelaskan alasanmu! 3. Sekarang giliranmu jadi penulis! Buatlah 1 kalimat majas personifikasi tentang olahraga atau gerakan favoritmu. Gambar kecil boleh ditambahkan di sebelah kalimatmu! Ruang gambar Tabel 3 kolom: (1) Kalimat dari Teks, (2) Benda yang 'Dihidupkan', (3) Apa yang Dilakukan Benda Itu — buat 2–3 baris. Untuk pertanyaan uraian, sediakan 4 baris kosong. Untuk kalimat kreatif, sediakan 2 baris kosong dan kotak kecil (5×5 cm) untuk gambar opsional. Kegiatan 3: Karya Kita — Sajikan dan Rayakan!Estimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Paragraf manakah yang kalian pilih? Tuliskan nomor paragraf dan ide pokoknya! 2. Apakah ada majas personifikasi di paragraf yang kalian pilih? Kalau ada, tuliskan kalimatnya. Kalau tidak ada, jelaskan bagaimana kalian tahu bahwa kalimat-kalimat di sana BUKAN personifikasi! 3. Inilah saatnya berkreasi! Tuliskan 2 kalimat bersama pasanganmu: (a) Satu kalimat fakta/informasi tentang olahraga favorit kalian, dan (b) Satu kalimat majas personifikasi tentang olahraga yang sama. Hiasi dengan gambar kecil jika mau! Ruang gambar Kotak diskusi bernomor untuk setiap jawaban. Pertanyaan 1: 2 baris kosong. Pertanyaan 2: 4 baris kosong dengan instruksi 'Diskusikan dulu, baru tulis!'. Pertanyaan 3: 4 baris kosong untuk dua kalimat, dengan label (a) dan (b), serta kotak gambar opsional ukuran 6×6 cm di sudut kanan. REFLEKSI1. Setelah membaca teks 'Tepuk Bulu', hal baru apa yang kamu pelajari tentang bulu tangkis yang sebelumnya belum kamu ketahui? 2. Majas personifikasi membuat benda mati seolah 'hidup'. Apakah kamu pernah tanpa sadar menggunakan majas seperti ini saat bicara atau menulis? Berikan contohnya! 3. Dari kegiatan hari ini, bagian mana yang paling kamu nikmati — memburu ide pokok, menjadi detektif majas, atau berkreasi bersama teman? Mengapa? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.