LKPDPertemuan 2Bab 4Fase BSemester 1

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 4: Menyimak Teks 'Dikenal karena Menari'

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 4 dengan topik "Menyimak Teks 'Dikenal karena Menari'". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 4: Menyimak Teks 'Dikenal karena Menari'

Bahasa Indonesia - Kelas 4

Bab 4 - Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Menyimak Teks 'Dikenal karena Menari'

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMenyimak Teks 'Dikenal karena Menari'
Alokasi Waktu2 x 35 menit (70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu memahami ide pokok dari teks lisan tentang desa-desa yang terkenal dengan tarian khasnya
  2. Murid mampu membaca kata-kata baru terkait tarian tradisional dengan fasih dari teks yang dibacakan

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk dengan cermat sebelum mengerjakan.
  • Siapkan alat tulis dan buku catatanmu.
  • Dengarkan dengan saksama saat guru membacakan teks.
  • Kamu boleh mencatat informasi penting seperti nama desa, nama tarian, atau hal menarik lainnya.
  • Jangan ragu bertanya jika ada yang belum dipahami.
  • Kerjakan dengan semangat dan nikmati proses belajarmu!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Aku Pendengar yang Baik

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan kecil atau kertas
  • Pensil atau pulpen
  • Penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Tutup buku dan sisihkan semua benda yang dapat mengganggumu.
  2. Duduklah dengan nyaman dan hadapkan badanmu ke arah guru.
  3. Siapkan buku catatan kecil untuk mencatat hal-hal penting.
  4. Dengarkan dengan saksama saat guru membacakan teks 'Dikenal karena Menari'.
  5. Catat nama-nama desa, tarian, atau informasi menarik yang kamu dengar.
  6. Setelah selesai, jawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini berdasarkan apa yang kamu dengar.

Pertanyaan:

1. Berapa desa yang disebutkan dalam teks yang dibacakan guru? Sebutkan nama-nama desa tersebut!

2. Apa yang membuat kelima desa tersebut menjadi terkenal?

3. Lengkapi tabel berikut berdasarkan informasi yang kamu dengar!

Ruang tabel jawaban

4. Apa ide pokok (gagasan utama) dari teks yang kamu dengar tadi? Tuliskan dalam 1-2 kalimat!

Nomor 1-2: tulis jawabanmu dalam 2-3 baris. Nomor 3: lengkapi tabel dengan 4 kolom (Nama Desa, Nama Tarian, Asal Daerah, Keunikan Tarian) sebanyak 5 baris. Nomor 4: tulis dalam kotak yang disediakan maksimal 3 baris.

Kegiatan 2: Mengenal Kata-Kata Baru

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Daftar kata-kata baru (disediakan di LKPD)
  • Pensil atau pulpen
  • Buku catatan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah daftar kata-kata baru di bawah ini yang berkaitan dengan tarian tradisional.
  2. Latih membaca kata-kata tersebut dengan suara lantang dan jelas.
  3. Perhatikan cara pengucapan setiap kata dengan baik.
  4. Diskusikan dengan teman sebangkumu apa arti dari kata-kata tersebut.
  5. Buat kalimat sederhana menggunakan kata-kata baru yang telah kamu pelajari.

Pertanyaan:

1. Bacalah kata-kata baru berikut dengan lantang dan fasih (guru akan menilai kelancaran membacamu): ciri khas, tradisional, memperagakan, menghinda, boneka, irama, kelapa, penari, budaya, terkenal

2. Cocokkan kata dengan artinya! Tarik garis dari kata di kolom kiri ke arti yang tepat di kolom kanan.

Ruang tabel jawaban

3. Buatlah 3 kalimat sederhana menggunakan kata-kata baru yang kamu pilih dari daftar di atas!

4. Kata mana yang paling sulit kamu ucapkan? Mengapa? Bagaimana caramu agar bisa membacanya dengan lancar?

Nomor 1: bersiap membaca di depan guru atau teman. Nomor 2: buat garis pencocokan atau tulis pasangan kata-arti dalam 2 kolom. Nomor 3: tulis 3 kalimat, masing-masing 1-2 baris. Nomor 4: tulis jawaban dalam 3-4 baris.

Kegiatan 3: Tarian di Desaku

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas gambar atau HVS
  • Pensil warna atau krayon
  • Spidol
  • Penggaris (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang saatnya kamu mengaitkan dengan kehidupanmu sendiri!
  2. Pikirkan tentang daerah tempat tinggalmu atau daerah yang kamu ketahui.
  3. Diskusikan dengan kelompok kecil (3-4 orang) tentang tarian tradisional yang ada di sekitarmu.
  4. Jika kamu tidak tahu tarian dari daerahmu, kamu boleh mencari tahu dengan bertanya ke guru, orang tua, atau teman.
  5. Buatlah poster sederhana atau gambar tentang tarian tersebut.
  6. Presentasikan hasil diskusi kelompokmu di depan kelas.

Pertanyaan:

1. Apakah daerahmu atau daerah yang kamu tahu memiliki tarian tradisional? Apa nama tariannya?

2. Ceritakan secara singkat tentang tarian tersebut! (Siapa yang biasa menari? Kapan ditarikan? Apa keunikannya?)

3. Buatlah gambar sederhana atau poster mini tentang tarian tersebut! Beri nama tarian, asal daerah, dan satu keunikan tarian di postermu.

Ruang gambar

4. Diskusi kelompok: Mengapa penting bagi kita untuk mengenal dan melestarikan tarian tradisional? Tuliskan hasil diskusi kelompokmu!

Nomor 1-2: tulis jawaban dalam 3-5 baris. Nomor 3: gunakan kotak kosong ukuran setengah halaman untuk menggambar/membuat poster. Nomor 4: tulis hasil diskusi dalam 4-6 baris atau bentuk poin-poin.

REFLEKSI

1. Apa hal paling menarik yang kamu pelajari hari ini tentang tarian tradisional?

2. Bagaimana perasaanmu saat menyimak teks yang dibacakan guru? Apakah kamu bisa menangkap informasi pentingnya?

3. Setelah belajar hari ini, apa yang ingin kamu lakukan untuk lebih mengenal budaya Indonesia?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.