LKPDPertemuan 6Bab 6Fase BSemester 2

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 3: Simulasi Berseru: Berbicara dengan Volume dan Intonasi Tepat Saat Darurat

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 3 dengan topik "Simulasi Berseru: Berbicara dengan Volume dan Intonasi Tepat Saat Darurat". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 3: Simulasi Berseru: Berbicara dengan Volume dan Intonasi Tepat Saat Darurat

Bahasa Indonesia - Kelas 3

Bab 6 - Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Simulasi Berseru: Berbicara dengan Volume dan Intonasi Tepat Saat Darurat

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikSimulasi Berseru: Berbicara dengan Volume dan Intonasi Tepat Saat Darurat
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan simulasi berseru menyebutkan nama sendiri dan nama orang tua dalam situasi tersesat, murid dapat berbicara dengan volume suara lantang dan intonasi yang tepat sesuai konteks darurat.
  2. Melalui simulasi situasi tersesat, murid dapat menceritakan kembali langkah-langkah yang harus dilakukan saat tersesat di tempat umum dengan kalimat yang jelas dan runtut.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk dengan cermat sebelum mengerjakan.
  • Kalian akan berlatih cara berseru dengan lantang dan berbicara dengan jelas saat situasi darurat.
  • Kerjakan dengan semangat dan jujur. Tidak apa-apa jika masih belum sempurna, yang penting kalian berani mencoba!
  • Diskusikan dengan teman jika ada kegiatan berkelompok.
  • Tanyakan kepada guru jika ada yang belum dipahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Ayo Berlatih Berseru dengan Lantang!

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kursi yang kuat (4 buah untuk di tiap sudut kelas)
  • Ruang kelas yang cukup luas
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Siapkan diri kalian untuk berlatih berseru memanggil nama orang tua dan menyebutkan nama sendiri.
  2. Berdirilah di tempat yang sudah ditentukan guru (bisa di atas kursi yang kuat atau di sudut kelas).
  3. Perhatikan posisi temanmu yang akan mendengarkan seruanmu dari sudut yang berlawanan.
  4. Atur napasmu dengan baik. Tarik napas dalam-dalam, lalu hembuskan perlahan.
  5. Berdirilah tegak, dada membusung, pandangan lurus ke depan.
  6. Berserulah dengan suara lantang dan jelas: 'Bu/Pak [nama orang tua]! [Namamu] ada di sini!'
  7. Teman yang mendengar akan mengulangi seruanmu untuk memastikan suaramu cukup lantang.
  8. Bergantian dengan teman-teman yang lain.
  9. Setelah selesai, isi tabel pengamatan di bawah ini.

Pertanyaan:

1. Isi tabel pengamatan berikut tentang pengalamanmu berseru!

Ruang tabel jawaban

2. Apa perbedaan cara berbicaramu saat berseru dengan saat berbicara biasa di kelas?

3. Mengapa kita perlu berlatih berseru dengan lantang?

Untuk pertanyaan 1, buatlah tabel dengan 4 kolom: Nama | Seruan yang kuucapkan | Apakah temanku bisa mendengar dengan jelas? | Yang kulakukan agar suaraku lantang. Untuk pertanyaan 2 dan 3, tulislah jawabanmu dalam 2-3 kalimat lengkap di kotak yang tersedia.

Kegiatan 2: Membuat Kartu Nama Spesial dan Berlatih Menunjukkannya

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas tebal atau karton (ukuran 10 cm x 6 cm)
  • Pensil dan pulpen
  • Pensil warna atau krayon untuk menghias
  • Penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Siapkan kertas tebal atau karton yang diberikan guru.
  2. Buatlah kartu nama spesial dengan menuliskan informasi berikut: Namamu lengkap, Nama orang tua/wali, Nomor telepon orang tua/wali (boleh lebih dari satu nomor), Alamat rumah.
  3. Hias kartu namamu agar menarik, tetapi pastikan tulisannya tetap jelas dan mudah dibaca.
  4. Setelah selesai, berlatihlah dengan teman sebangku. Bergantian menjadi: anak yang tersesat dan petugas keamanan.
  5. Anak yang berperan sebagai 'tersesat' harus menunjukkan kartu nama dengan sopan kepada 'petugas keamanan' sambil berkata: 'Pak/Bu, saya tersesat. Ini kartu nama saya. Tolong hubungi orang tua saya.'
  6. Berbicaralah dengan tenang, volume sedang, dan intonasi yang sopan.
  7. Bergantian peran dengan temanmu.

Pertanyaan:

1. Informasi apa saja yang kamu tulis di kartu nama spesialmu?

2. Kepada siapa saja kamu boleh menunjukkan kartu nama spesial ini? Kepada siapa kamu TIDAK BOLEH menunjukkannya?

3. Saat menunjukkan kartu nama kepada petugas keamanan, bagaimana cara berbicaramu? (volume suara dan sikapmu)

Untuk pertanyaan 1, tulislah dalam bentuk daftar. Untuk pertanyaan 2 dan 3, tulislah jawabanmu dalam 2-4 kalimat lengkap. Pastikan tulisanmu rapi dan mudah dibaca.

Kegiatan 3: Menceritakan Langkah-Langkah Saat Tersesat

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Kertas diskusi kelompok

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah situasi ini dengan cermat: Kamu sedang berada di stasiun kereta bersama Ibu. Ibu sedang membereskan barang. Kamu minta izin ke toilet. Setelah selesai dari toilet, kamu bingung jalan kembali. Kamu tidak melihat Ibu di tempat tadi. Kamu merasa tersesat.
  2. Berdiskusilah dengan kelompokmu (3-4 orang) tentang langkah-langkah apa yang harus kamu lakukan dalam situasi ini.
  3. Urutkan langkah-langkah tersebut dari yang pertama hingga terakhir.
  4. Tuliskan hasil diskusi kelompokmu di kotak yang tersedia.
  5. Setelah selesai, perwakilan kelompok menceritakan kembali langkah-langkah tersebut di depan kelas dengan suara jelas, volume sedang, dan kalimat yang runtut.
  6. Kelompok lain mendengarkan dan memberikan tanggapan.

Pertanyaan:

1. Tuliskan langkah-langkah yang harus dilakukan saat tersesat di stasiun. Urutkan dari langkah 1 hingga langkah terakhir!

2. Mengapa kamu harus tetap diam di tempat ramai, bukan mencari orang tua sendiri?

3. Apa yang TIDAK BOLEH kamu lakukan saat tersesat? Sebutkan minimal 3 hal!

Untuk pertanyaan 1, tulislah langkah-langkah dalam bentuk daftar bernomor (minimal 5 langkah). Untuk pertanyaan 2 dan 3, tulislah dalam bentuk kalimat lengkap dan jelas (3-4 kalimat per pertanyaan).

REFLEKSI

1. Apa yang kamu rasakan saat berlatih berseru dengan lantang tadi? Apakah kamu merasa gugup atau percaya diri?

2. Menurutmu, apakah keterampilan berseru dan mengetahui langkah-langkah saat tersesat penting untuk dipelajari? Mengapa?

3. Kapan lagi kamu bisa menggunakan keterampilan berbicara dengan volume dan intonasi yang tepat selain saat situasi darurat?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.