LKPDPertemuan 4Bab 5Fase BSemester 2

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 3: Mengenal Alat Ucap dan Melafalkan Kosakata Kewirausahaan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 3 dengan topik "Mengenal Alat Ucap dan Melafalkan Kosakata Kewirausahaan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 3: Mengenal Alat Ucap dan Melafalkan Kosakata Kewirausahaan

Bahasa Indonesia - Kelas 3

Bab 5 - Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Mengenal Alat Ucap dan Melafalkan Kosakata Kewirausahaan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikMengenal Alat Ucap dan Melafalkan Kosakata Kewirausahaan
Alokasi Waktu60 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui eksplorasi alat ucap, murid mampu membaca dan mengucapkan kata-kata dengan tiga suku kata atau lebih terkait tema kewirausahaan bola-bola cokelat menggunakan pelafalan yang tepat.
  2. Melalui latihan mengoptimalkan alat ucap, murid mampu berbicara dengan volume dan intonasi yang tepat sehingga pembicaraan tentang produk bola-bola cokelat dapat dipahami orang lain.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk dengan saksama sebelum mengerjakan.
  • Cuci tangan sebelum melakukan kegiatan eksplorasi alat ucap.
  • Kerjakan semua kegiatan dengan semangat dan jujur.
  • Jika ada yang kurang jelas, tanyakan kepada guru.
  • Siapkan cermin kecil atau gunakan kamera HP untuk mengamati wajahmu saat berbicara.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengenal Alat Ucapku

Estimasi: 15 menit

Alat & Bahan:

  • Cermin kecil atau HP dengan kamera depan
  • Tangan yang sudah dicuci bersih

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Berdirilah di depan cermin atau gunakan kamera HP.
  2. Sentuh lehermu dengan tangan, lalu ucapkan huruf A-B-C-D-E. Rasakan getarannya!
  3. Sekarang sentuh pipimu, lalu ucapkan kata 'bola-bola cokelat' sambil merasakan gerakan pipi.
  4. Perhatikan bibirmu di cermin. Ucapkan kata 'promosi' dengan bentuk bibir bulat, lalu rata. Apa bedanya?
  5. Buka mulutmu dan sentuh bagian-bagian dalam mulut dengan lidah (gigi, langit-langit). Hati-hati, jangan sampai menyakiti diri.
  6. Jawab pertanyaan di bawah berdasarkan pengalamanmu tadi.

Pertanyaan:

1. Apa yang kamu rasakan saat menyentuh leher sambil berbicara?

2. Sebutkan 4 bagian tubuh yang kamu gunakan saat berbicara!

3. Mengapa bentuk bibir penting saat kita berbicara? Jelaskan dengan contoh!

Tulis jawabanmu dengan kalimat lengkap di tempat yang disediakan. Untuk nomor 2, tulis dalam bentuk daftar.

Kegiatan 2: Pelafalan Kosakata Wirausaha

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Daftar kata kewirausahaan (disediakan di LKPD)
  • Teman untuk mendengarkan
  • Pensil dan penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah daftar kata di bawah ini dalam hati terlebih dahulu.
  2. Lalu ucapkan setiap kata dengan lantang dan perhatikan alat ucapmu (bibir, lidah, gigi).
  3. Coba ucapkan setiap kata 3 kali: pelan-pelan, kecepatan sedang, lalu cepat.
  4. Minta temanmu mendengarkan dan memberikan tanda centang (✓) jika ucapanmu jelas, atau tanda silang (✗) jika kurang jelas.
  5. Isi tabel berdasarkan hasil latihan.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel pelafalan kata berikut!

Ruang tabel jawaban

2. Dari 10 kata di atas, kata mana yang paling sulit kamu ucapkan? Mengapa?

3. Tuliskan 3 strategi agar kamu bisa mengucapkan kata yang sulit dengan jelas!

Untuk nomor 1, isi tabel dengan 5 kolom: Kata | Jumlah Suku Kata | Mudah/Sedang/Sulit | Bagian yang Sulit | Tanda dari Teman (✓/✗). Sediakan 10 baris untuk kata: kewirausahaan, bahan, resep, pelanggan, promosi, keuntungan, penjualan, kemasan, kualitas, harga. Untuk nomor 2 dan 3, tulis dalam kalimat lengkap.

Kegiatan 3: Berbicara dengan Volume dan Intonasi yang Tepat

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Teks promosi (disediakan di LKPD)
  • 2 teman sebagai pendengar
  • Suara lantang dan percaya diri

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah teks promosi bola-bola cokelat di bawah ini dalam hati.
  2. Bayangkan kamu sedang mempromosikan produk ini kepada teman-teman di kelas.
  3. Latihan 1: Ucapkan teks dengan volume pelan (seperti berbisik).
  4. Latihan 2: Ucapkan teks dengan volume sedang (seperti berbicara biasa).
  5. Latihan 3: Ucapkan teks dengan volume keras (seperti saat presentasi).
  6. Perhatikan intonasi: kata 'enak', 'murah', dan 'istimewa' harus ditekankan dengan nada naik agar menarik perhatian.
  7. Minta 2 teman mendengarkan dan memberikan penilaian.
  8. Jawab pertanyaan refleksi di bawah.

Pertanyaan:

1. Teks Promosi: 'Halo teman-teman! Kami menjual bola-bola cokelat yang enak dan murah. Dibuat dari bahan berkualitas dan resep istimewa. Harganya hanya lima ribu rupiah per bungkus. Ayo beli sekarang, stok terbatas!' — Tuliskan kata-kata mana saja yang harus kamu tekankan (beri intonasi naik) agar promosi menarik!

2. Berdasarkan penilaian temanmu, volume mana yang paling tepat untuk promosi di kelas? Mengapa?

3. Apa yang terjadi jika kamu berbicara terlalu cepat atau terlalu lambat saat promosi?

4. Sekarang giliran kamu! Buatlah 2 kalimat promosi untuk produk 'Bola-Bola Cokelat Kelasmu' dengan memperhatikan kata-kata yang perlu ditekankan. Tandai kata yang perlu penekanan dengan garis bawah.

Untuk nomor 1, tulis daftar kata. Untuk nomor 2, 3, dan 4, tulis dalam bentuk kalimat lengkap dan jelas. Nomor 4 tulis 2 kalimat dengan garis bawah pada kata yang perlu ditekankan.

REFLEKSI

1. Bagaimana perasaanmu setelah mengenal dan menggunakan alat ucap dengan benar? Apakah kamu merasa lebih percaya diri saat berbicara?

2. Menurutmu, mengapa penting menggunakan volume dan intonasi yang tepat saat berbicara atau berpromosi?

3. Apa yang akan kamu lakukan agar ucapanmu lebih jelas dan dipahami orang lain dalam kehidupan sehari-hari?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.