LKPDPertemuan 4Bab 3Fase BSemester 1

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 3: Bermain Peran 'Andai Aku Menjadi Raini': Berbicara Sopan Menggunakan Kata Maaf, Tolong, dan Terima Kasih

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 3 dengan topik "Bermain Peran 'Andai Aku Menjadi Raini': Berbicara Sopan Menggunakan Kata Maaf, Tolong, dan Terima Kasih". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 3: Bermain Peran 'Andai Aku Menjadi Raini': Berbicara Sopan Menggunakan Kata Maaf, Tolong, dan Terima Kasih

Bahasa Indonesia - Kelas 3

Bab 3 - Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Bermain Peran 'Andai Aku Menjadi Raini': Berbicara Sopan Menggunakan Kata Maaf, Tolong, dan Terima Kasih

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikBermain Peran 'Andai Aku Menjadi Raini': Berbicara Sopan Menggunakan Kata Maaf, Tolong, dan Terima Kasih
Alokasi Waktu2 x 35 menit (1 pertemuan)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan bermain peran berdasarkan cerita 'Gagal Lagi' dan 'Bagaimana Caranya?', murid mampu berbicara dengan sopan menggunakan kata maaf, tolong, dan terima kasih dalam konteks memberi semangat kepada teman.
  2. Melalui kegiatan bermain peran bertema memberi semangat, murid mampu menyajikan dialog dengan intonasi dan ekspresi wajah yang sesuai dengan perasaan tokoh.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah semua petunjuk dengan teliti sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan kegiatan secara berurutan bersama teman atau kelompokmu.
  • Gunakan kata-kata sopan seperti 'maaf', 'tolong', dan 'terima kasih' dalam setiap percakapan.
  • Berani tampil dan berekspresi dengan wajah yang sesuai perasaan tokoh.
  • Hargai teman yang sedang tampil dengan menyimak dengan baik.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Membuat Dialog Sopan untuk Raini

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Buku tulis
  • Pensil/pulpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ingat kembali cerita 'Gagal Lagi' dan 'Bagaimana Caranya?' tentang Raini yang kesulitan menghafal puisi.
  2. Bayangkan kamu adalah Raini yang ingin meminta bantuan kepada ibumu.
  3. Buatlah percakapan antara Raini dan Ibu yang sopan.
  4. Gunakan tiga kata ajaib: maaf, tolong, dan terima kasih dalam dialogmu.
  5. Tulis di tabel yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Tuliskan dialog antara Raini dan Ibunya. Raini ingin meminta tolong ibunya mengajarinya menghafal puisi. Gunakan kata 'maaf', 'tolong', dan 'terima kasih'.

Ruang tabel jawaban

2. Mengapa kita perlu menggunakan kata 'maaf', 'tolong', dan 'terima kasih' saat berbicara dengan orang lain?

Buatlah tabel dengan 2 kolom: Kolom 1 'Nama Tokoh (Raini/Ibu)', Kolom 2 'Kalimat yang Diucapkan'. Minimal 5 baris dialog.

Kegiatan 2: Berlatih Ekspresi dan Intonasi

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku tulis
  • Pensil/pulpen
  • Cermin kecil (jika ada, untuk melihat ekspresi sendiri)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang kamu akan berlatih berbicara dengan ekspresi wajah dan intonasi yang tepat.
  2. Perhatikan gambar ekspresi wajah di bawah (sedih, senang, bingung, semangat).
  3. Cobalah mengucapkan kalimat yang sama dengan ekspresi dan intonasi yang berbeda.
  4. Diskusikan dengan temanmu bagaimana perasaan tokoh mempengaruhi cara berbicara.

Pertanyaan:

1. Cocokkan ekspresi wajah dengan perasaan Raini. Beri tanda centang (✓) pada kotak yang tepat.

Ruang tabel jawaban

2. Praktikkan mengucapkan kalimat 'Tolong ajari aku menghafal puisi, Bu' dengan dua cara berbeda:

  1. dengan nada memohon dan wajah sedih,
  2. dengan nada semangat dan wajah penuh harapan. Manakah yang lebih cocok untuk Raini? Mengapa?

3. Tuliskan 3 kalimat lain yang bisa diucapkan Raini untuk memberi semangat pada dirinya sendiri atau temannya yang juga gagal.

Untuk nomor 1: Buatlah tabel 3 kolom (Situasi | Ekspresi Wajah | Intonasi Suara). Untuk nomor 2: Tulis pendapatmu dalam 2-3 kalimat. Untuk nomor 3: Tulis 3 kalimat lengkap.

Kegiatan 3: Penampilan Bermain Peran 'Andai Aku Menjadi Raini'

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Dialog yang sudah dibuat
  • Kostum sederhana (opsional: jilbab, buku sebagai properti)
  • Kartu petunjuk kata kunci (jika lupa dialog)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk kelompok berpasangan (2 anak): satu menjadi Raini, satu menjadi Ibu.
  2. Gunakan dialog yang sudah kamu buat di Kegiatan 1 atau kembangkan sendiri.
  3. Perhatikan: gunakan kata 'maaf', 'tolong', 'terima kasih', ekspresi wajah yang sesuai, dan intonasi yang jelas.
  4. Berlatihlah bersama pasanganmu selama 5 menit.
  5. Tampilkan bermain peran di depan kelas secara bergantian.
  6. Teman yang menonton memberikan tepuk tangan dan masukan.

Pertanyaan:

1. Setelah menonton penampilan temanmu, tuliskan hal yang sudah bagus dari penampilan mereka (misalnya: suara jelas, ekspresi sesuai, menggunakan kata sopan).

2. Apa yang bisa diperbaiki dari penampilanmu sendiri atau kelompokmu? (Jujur ya, ini untuk belajar!)

3. Bagaimana perasaanmu saat bermain peran menjadi Raini atau Ibu? Ceritakan pengalamanmu!

Tulis jawabanmu dalam bentuk paragraf, minimal 3 kalimat untuk setiap nomor.

REFLEKSI

1. Apa yang kamu pelajari hari ini tentang berbicara dengan sopan?

2. Kapan kamu bisa menggunakan kata 'maaf', 'tolong', dan 'terima kasih' dalam kehidupan sehari-hari? Berikan 2 contoh!

3. Bagaimana perasaanmu setelah belajar bermain peran? Apakah kamu semakin percaya diri untuk berbicara di depan orang lain?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.