LKPDPertemuan 3Bab 3Fase BSemester 1

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 3: Membaca Cerita 'Bagaimana Caranya?': Memahami Perasaan dan Sifat Tokoh

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 3 dengan topik "Membaca Cerita 'Bagaimana Caranya?': Memahami Perasaan dan Sifat Tokoh". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 3: Membaca Cerita 'Bagaimana Caranya?': Memahami Perasaan dan Sifat Tokoh

Bahasa Indonesia - Kelas 3

Bab 3 - Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Membaca Cerita 'Bagaimana Caranya?': Memahami Perasaan dan Sifat Tokoh

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikMembaca Cerita 'Bagaimana Caranya?': Memahami Perasaan dan Sifat Tokoh
Alokasi Waktu70 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan membaca teks cerita 'Bagaimana Caranya?', murid mampu menjelaskan perasaan dan sifat tokoh berdasarkan informasi yang terdapat dalam teks dengan tepat.
  2. Melalui kegiatan membaca teks cerita 'Bagaimana Caranya?', murid mampu membaca kata-kata baru yang ditemukan dalam bacaan dengan fasih.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah cerita 'Bagaimana Caranya?' dengan saksama.
  • Kerjakan setiap kegiatan dengan teliti dan penuh semangat.
  • Jika ada kata yang sulit, tandai dan tanyakan pada guru atau teman.
  • Diskusikan jawaban dengan teman untuk saling belajar.
  • Tuliskan jawaban dengan rapi di tempat yang sudah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Berburu Kata Baru

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Teks cerita 'Bagaimana Caranya?' dari Buku Siswa halaman 64-66
  • Pensil dan penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah cerita 'Bagaimana Caranya?' dengan suara lantang bersama teman sebangku.
  2. Tandai kata-kata yang baru atau sulit kamu baca.
  3. Ulangi membaca kata-kata tersebut 3 kali sampai lancar.
  4. Tuliskan kata-kata baru yang kamu temukan ke dalam tabel.
  5. Cari tahu artinya dengan bertanya pada guru atau membaca kalimat di sekitar kata tersebut.

Pertanyaan:

1. Tuliskan 5 kata baru yang kamu temukan dalam cerita 'Bagaimana Caranya?' beserta artinya!

Ruang tabel jawaban

2. Bacakan 3 kata yang menurutmu paling sulit di depan guru atau temanmu! Mintalah mereka mendengarkan apakah kamu sudah membacanya dengan benar dan jelas.

Tabel dengan 3 kolom: No., Kata Baru, Artinya. Sediakan 5 baris kosong untuk diisi murid.

Kegiatan 2: Menyelami Perasaan Raini

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Teks cerita 'Bagaimana Caranya?'
  • Buku tulis atau kertas
  • Pensil warna (opsional untuk menandai bagian penting)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah kembali cerita 'Bagaimana Caranya?' dengan saksama.
  2. Perhatikan apa yang dialami Raini dan bagaimana perasaannya.
  3. Jawablah pertanyaan-pertanyaan tentang perasaan dan sifat tokoh Raini.
  4. Berikan alasan dari jawabanmu berdasarkan informasi dalam cerita.
  5. Diskusikan jawabanmu dengan teman untuk melihat sudut pandang yang berbeda.

Pertanyaan:

1. Bagaimana perasaan Raini ketika dia tidak bisa menghafal puisi? Pilihlah perasaan yang tepat dan beri tanda centang (✓): sedih, senang, bingung, marah, atau takut.

2. Mengapa Raini merasa seperti itu? Tuliskan alasanmu berdasarkan cerita!

3. Apa sifat Raini menurut cerita? Pilihlah 2 sifat dan jelaskan mengapa! (Contoh sifat: pantang menyerah, pemalu, rajin, pemalas, peduli, pemberani)

4. Pernahkah kamu mengalami hal yang sama seperti Raini (sulit menghafal atau belajar sesuatu)? Ceritakan pengalamanmu dan bagaimana perasaanmu saat itu!

Nomor 1: kotak centang dengan 5 pilihan emosi dan 2 baris untuk alasan. Nomor 2-4: garis kosong 4-5 baris untuk jawaban uraian.

Kegiatan 3: Bermain Peran: Andai Aku Jadi Raini

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa halaman 65
  • Ruang untuk bermain peran (bisa di depan kelas atau area pojok baca)
  • Kertas/buku tulis untuk menulis dialog

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk kelompok berpasangan dengan teman sebangku.
  2. Satu orang berperan sebagai Raini, satu lagi sebagai Ibu.
  3. Bacalah kegiatan 'Andai Aku Menjadi Raini' di Buku Siswa halaman 65.
  4. Buatlah percakapan antara Raini dan Ibu dengan menggunakan 3 kata ajaib: maaf, tolong, terima kasih.
  5. Tuliskan percakapan kalian dalam tabel yang disediakan.
  6. Praktikkan percakapan di depan kelompok lain atau guru dengan ekspresi dan intonasi yang tepat.
  7. Amati: bagaimana cara berbicara yang sopan dan tepat agar kita dipahami orang lain?

Pertanyaan:

1. Tuliskan percakapan antara Raini dan Ibu! Gunakan minimal 3 kalimat untuk masing-masing tokoh dan sisipkan kata 'maaf', 'tolong', dan 'terima kasih'.

Ruang tabel jawaban

2. Setelah bermain peran, apa yang kamu rasakan? Apakah sulit atau mudah berbicara dengan sopan?

3. Menurutmu, mengapa penting menggunakan kata-kata sopan seperti 'maaf', 'tolong', dan 'terima kasih' ketika meminta bantuan?

Nomor 1: Tabel 2 kolom (Raini | Ibu) dengan 5 baris kosong untuk dialog. Nomor 2-3: garis kosong 3-4 baris untuk jawaban uraian.

REFLEKSI

1. Apa yang paling menarik dari cerita 'Bagaimana Caranya?' bagimu?

2. Apa yang kamu pelajari tentang cara memahami perasaan orang lain dari kegiatan hari ini?

3. Bagaimana kamu akan menggunakan kata-kata sopan dalam kehidupan sehari-hari setelah belajar hari ini?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.