LKPD Bahasa Indonesia Kelas 3: Menulis Bagian Awal Teks Narasi Pengalaman Diri Menggunakan Rangkaian Kalimat Tunggal
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 3 dengan topik "Menulis Bagian Awal Teks Narasi Pengalaman Diri Menggunakan Rangkaian Kalimat Tunggal".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Bahasa Indonesia Kelas 3: Menulis Bagian Awal Teks Narasi Pengalaman Diri Menggunakan Rangkaian Kalimat Tunggal
Bahasa Indonesia - Kelas 3
Bab 3 Pertemuan 22
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Bahasa Indonesia — Kelas 3 (Fase B) Topik: Menulis Bagian Awal Teks Narasi Pengalaman Diri Menggunakan Rangkaian Kalimat Tunggal INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Mendaftar Kalimat Tunggal Pembuka CeritaEstimasi: 15 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tuliskan 3 kalimat tunggal terpisah yang menceritakan awal pengalaman inspiratifmu sesuai petunjuk (waktu, tokoh dan kegiatan, tempat/suasana)! Disediakan 3 baris bernomor: Kegiatan 2: Menyusun Variasi Pola Kalimat TunggalEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tuliskan 1 kalimat tunggal yang diawali dengan keterangan (waktu atau tempat) berdasarkan pengalamanmu! 2. Tuliskan 1 kalimat tunggal yang diawali langsung oleh tokoh/subjek berdasarkan pengalamanmu! Tuliskan pada format berikut: Kegiatan 3: Menulis Bagian Awal Narasi Pengalaman InspiratifEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tulislah satu paragraf bagian awal cerita narasi pengalaman inspiratifmu yang memuat 4–5 rangkaian kalimat tunggal yang beragam! Disediakan lembar bergaris: REFLEKSI1. Bagian mana dari pengalaman pribadimu yang paling membuatmu bangga atau bersemangat saat menuliskannya? 2. Bagaimana perasaanmu setelah berhasil menyusun beberapa kalimat tunggal menjadi cerita pembuka yang runtut? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.