LKPDPertemuan 6Bab 1Fase BSemester 1

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 3: Membaca Nyaring Kata-Kata Baru Berimbuhan dalam Bacaan tentang Pertemanan (Latihan dan Pengambilan Bukti Giliran Murid 7–12)

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 3 dengan topik "Membaca Nyaring Kata-Kata Baru Berimbuhan dalam Bacaan tentang Pertemanan (Latihan dan Pengambilan Bukti Giliran Murid 7–12)".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 3: Membaca Nyaring Kata-Kata Baru Berimbuhan dalam Bacaan tentang Pertemanan (Latihan dan Pengambilan Bukti Giliran Murid 7–12)

Bahasa Indonesia - Kelas 3

Bab 1 Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Membaca Nyaring Kata-Kata Baru Berimbuhan dalam Bacaan tentang Pertemanan (Latihan dan Pengambilan Bukti Giliran Murid 7–12)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikMembaca Nyaring Kata-Kata Baru Berimbuhan dalam Bacaan tentang Pertemanan (Latihan dan Pengambilan Bukti Giliran Murid 7–12)
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Membaca kata-kata baru dengan fasih dari bacaan tentang pertemanan

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bekerjalah bersama teman pasanganmu secara bergantian dan saling menyimak.
  • Fokuskan latihan pada membaca kata-kata baru secara langsung dan lancar tanpa mengeja suku kata.
  • Beri tanda centang (V) pada lembar pengamatan pasangan setiap kali temanmu membaca kata dengan fasih.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Latihan Kilat Membaca Kata Baru Berimbuhan

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Daftar kartu kata/tabel kata pada LKPD
  • Pensil/alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Duduklah berpasangan dengan teman di sebelahmu.
  2. Bacalah secara bergiliran 6 kata baru berimbuhan berikut dengan fasih (lancar dalam satu kali ucap tanpa mengeja huruf/suku kata):
  3. 1. bersahabat
  4. 2. mendampingi
  5. 3. menghibur
  6. 4. berbagi
  7. 5. berkumpul
  8. 6. menolong
  9. Teman pasangan bertugas menyimak dan memberikan tanda centang pada kolom yang tersedia jika kata dibaca fasih.

Pertanyaan:

1. Bacalah keenam kata baru berimbuhan di bawah ini secara nyaring kepada teman pasanganmu. Berikan tanda centang jika dibaca fasih (tanpa mengeja dan lancar):

  1. bersahabat
  2. mendampingi
  3. menghibur
  4. berbagi
  5. berkumpul
  6. menolong
Ruang tabel jawaban

Tabel ceklis pasangan 3 kolom: Kolom 1 (Nomor: 1 sampai 6), Kolom 2 (Kata Baru: bersahabat, mendampingi, menghibur, berbagi, berkumpul, menolong), Kolom 3 (Hasil Baca Pasangan: Centang [V] jika fasih / Strip [-] jika masih mengeja).

Kegiatan 2: Membaca Kalimat Bertema Pertemanan dengan Fasih

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Teks kalimat pada LKPD
  • Pensil

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah kalimat-kalimat di bawah ini secara mandiri dalam hati terlebih dahulu selama 2 menit.
  2. Secara bergantian dengan teman pasangan, bacalah tiap kalimat dengan fasih, terutama saat melafalkan kata yang dicetak tebal.
  3. Simak bacaan pasanganmu dan tandai kata bercetak tebal yang berhasil dibaca langsung tanpa terbata-bata.
  4. Kalimat yang dibaca: 1. Ken dan Alif selalu bersahabat sejak mereka masih kecil. 2. Alif dengan setia mendampingi adiknya bermain di teras. 3. Ken berusaha menghibur temannya yang sedang bersedih. 4. Mereka berdua suka berbagi bekal makanan saat istirahat. 5. Anak-anak berkumpul di lapangan untuk bermain bersama. 6. Sikap suka menolong membuat mereka disukai banyak teman.

Pertanyaan:

1. Bacakan 6 kalimat tentang pertemanan berikut kepada teman pasanganmu dengan fasih pada kata berimbuhan yang dicetak tebal:
Kalimat 1: Ken dan Alif selalu bersahabat sejak mereka masih kecil.
Kalimat 2: Alif dengan setia mendampingi adiknya bermain di teras.
Kalimat 3: Ken berusaha menghibur temannya yang sedang bersedih.
Kalimat 4: Mereka berdua suka berbagi bekal makanan saat istirahat.
Kalimat 5: Anak-anak berkumpul di lapangan untuk bermain bersama.
Kalimat 6: Sikap suka menolong membuat mereka disukai banyak teman.

Ruang tabel jawaban

Tabel pengamatan 3 kolom: Kolom 1 (Nomor Kalimat: 1-6), Kolom 2 (Kata Kunci Berimbuhan), Kolom 3 (Ketercapaian Membaca Fasih: Fasih / Perlu Latihan).

Kegiatan 3: Unjuk Membaca Fasih Paragraf Pertemanan (Pengambilan Bukti Giliran Murid 7–12)

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar teks paragraf LKPD
  • Format rubrik penilaian guru

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah paragraf pendek tentang pertemanan di bawah ini.
  2. Untuk murid nomor presensi 7–12, bersiaplah membaca nyaring di depan guru untuk pengambilan bukti penilaian kefasihan.
  3. Murid lainnya berlatih membaca berpasangan secara bergantian menyimak kefasihan membaca seluruh kata dalam paragraf.
  4. Teks Paragraf: 'Ken dan Alif adalah dua anak yang bersahabat erat. Saat jam istirahat, mereka berkumpul di bangku halaman sekolah. Ken selalu berbagi roti bekalnya dengan senang hati. Ketika Alif merasa lelah, Ken datang mendampingi dan menghibur sahabatnya itu. Mereka berdua juga selalu siap menolong kawan lain yang membutuhkan bantuan.'

Pertanyaan:

1. Bacalah teks paragraf 'Pertemanan Ken dan Alif' secara nyaring dengan fasih dari awal hingga akhir, terutama pada kata-kata baru berimbuhan (bersahabat, berkumpul, berbagi, mendampingi, menghibur, menolong).

Lembar catatan observasi guru/pasangan: Tabel 3 kolom memuat Nama Murid, Daftar 6 Kata Baru yang Terbaca Fasih, dan Catatan Kefasihan (Lancar tanpa mengeja / Masih mengeja).

REFLEKSI

1. Kata berimbuhan mana dari bacaan pertemanan tadi yang paling mudah kamu baca dengan fasih tanpa mengeja?

2. Kata berimbuhan mana yang menurutmu paling menantang untuk dibaca secara langsung tanpa jeda ragu?

3. Apa yang akan kamu lakukan agar bacaan kata barumu semakin lancar dan fasih pada pertemuan berikutnya?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.