LKPDPertemuan 5Bab 1Fase BSemester 1

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 3: Membaca Kata-Kata Baru dengan Fasih Menggunakan Kartu Kata Tema Pertemanan (Latihan dan Pengambilan Bukti Giliran Murid 1–6)

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 3 dengan topik "Membaca Kata-Kata Baru dengan Fasih Menggunakan Kartu Kata Tema Pertemanan (Latihan dan Pengambilan Bukti Giliran Murid 1–6)".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 3: Membaca Kata-Kata Baru dengan Fasih Menggunakan Kartu Kata Tema Pertemanan (Latihan dan Pengambilan Bukti Giliran Murid 1–6)

Bahasa Indonesia - Kelas 3

Bab 1 Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Membaca Kata-Kata Baru dengan Fasih Menggunakan Kartu Kata Tema Pertemanan (Latihan dan Pengambilan Bukti Giliran Murid 1–6)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikMembaca Kata-Kata Baru dengan Fasih Menggunakan Kartu Kata Tema Pertemanan (Latihan dan Pengambilan Bukti Giliran Murid 1–6)
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Membaca kata-kata baru dengan fasih dari bacaan tentang pertemanan

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Perhatikan kartu kata dan teks bacaan bertema pertemanan dengan saksama.
  • Bacalah setiap kata baru secara langsung tanpa mengeja huruf satu per satu.
  • Bekerjasamalah dengan teman pasangan saat giliran menyimak pembacaan kata.
  • Tanyakan kepada guru apabila ada kata atau langkah yang belum kamu pahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengenali dan Membaca Kartu Kata Baru Bertema Pertemanan

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Kartu kata bertema pertemanan (sahabat, peduli, ramah, tolong, rukun, berbagi)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati 6 kartu kata bertema pertemanan berikut: 1. sahabat, 2. peduli, 3. ramah, 4. tolong, 5. rukun, 6. berbagi.
  2. Bacalah setiap kartu kata di dalam hati terlebih dahulu.
  3. Latihlah membaca setiap kata secara nyaring langsung satu kata penuh tanpa mengeja suku kata.
  4. Ujilah kelancaran membacamu bersama teman sebangkumu secara bergantian.
  5. Beri tanda centang (V) pada lembar kerja jika kamu sudah bisa membaca kata tersebut secara langsung dan lancar.

Pertanyaan:

1. Bacalah dengan fasih (lancar tanpa mengeja dan tanpa jeda ragu) keenam kata baru tema pertemanan berikut di hadapan teman/guru:

  1. sahabat,
  2. peduli,
  3. ramah,
  4. tolong,
  5. rukun,
  6. berbagi. Tuliskan kata mana saja yang berhasil dibaca langsung dengan lancar pada tabel lembar kerja!
Ruang tabel jawaban

Tabel 6 baris checklist: Kolom 1: Nomor (1-6), Kolom 2: Kata Baru (sahabat, peduli, ramah, tolong, rukun, berbagi), Kolom 3: Hasil Membaca (Centang [V] jika dibaca langsung tanpa mengeja / Tanda silang [X] jika masih mengeja).

Kegiatan 2: Membaca Rangkaian Kata Baru dalam Kalimat Pertemanan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar teks kalimat pendek bertema pertemanan
  • Pensil/penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan 4 kalimat pendek bertema pertemanan berikut:
  2. Kalimat 1: Sahabat selalu ada saat bermain.
  3. Kalimat 2: Kita harus peduli dan ramah kepada teman.
  4. Kalimat 3: Saling tolong membuat suasana jadi rukun.
  5. Kalimat 4: Senang sekali berbagi bekal dengan kawan.
  6. Temukan kata baru yang ada di setiap kalimat, lalu bacalah kata-kata tersebut dengan fasih.
  7. Lakukan latihan membaca nyaring kalimat tersebut secara mandiri, lalu bacakan di depan pasangan belajarmu.

Pertanyaan:

1. Tunjukkan dan bacakan dengan fasih kata baru yang terdapat pada Kalimat 1 dan Kalimat 2 secara berurutan!

2. Tunjukkan dan bacakan dengan fasih kata baru yang terdapat pada Kalimat 3 dan Kalimat 4 secara berurutan!

Kolom isian bertingkat: Isikan kata baru yang ditemukan dari tiap kalimat (Kalimat 1-4), lalu beri tanda paraf teman setelah kata-kata tersebut berhasil dibacakan dengan fasih.

Kegiatan 3: Unjuk Kefasihan Membaca Teks Pendek Pertemanan (Giliran Murid 1–6)

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Teks bacaan 'Kawan Seiring'
  • Lembar rubrik observasi kefasihan membaca guru

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah teks pendek berjudul 'Kawan Seiring' berikut:
  2. 'Kawan Seiring: Memiliki sahabat membuat hari terasa ceria. Kita saling peduli dan bersikap ramah. Bila ada kawan kesulitan, kita siap tolong. Hidup rukun dan suka berbagi menciptakan persahabatan yang indah.'
  3. Lakukan latihan mandiri membaca teks dengan fokus pada kelancaran membaca kata-kata baru (sahabat, peduli, ramah, tolong, rukun, berbagi).
  4. Secara bergantian (giliran murid 1 hingga 6), majulah ke meja guru untuk membaca teks ini secara nyaring.
  5. Murid yang menunggu giliran menyimak dan berlatih membaca teks secara berbisik/mandiri di tempat duduk.
  6. Setelah giliran selesai, isi bagian refleksi bersama bimbingan guru.

Pertanyaan:

1. Bacakan teks 'Kawan Seiring' di depan guru. Pastikan seluruh kata baru (sahabat, peduli, ramah, tolong, rukun, berbagi) dibaca dengan fasih tanpa mengeja!

Format rubrik penilaian langsung oleh guru di lembar LKPD: Nama Murid, Daftar 6 Kata Baru, Catatan Kefasihan Membaca (Sangat Fasih / Cukup Fasih / Perlu Bimbingan Mengeja), serta Tanda Tangan Guru.

REFLEKSI

1. Dari keenam kata baru bertema pertemanan yang kita baca hari ini, kata mana yang paling lancar kamu baca tanpa mengeja?

2. Apakah ada kata baru yang tadi masih sempat kamu eja atau ragu-ragu saat membacanya?

3. Bagaimana perasaanmu setelah berhasil membaca teks tentang pertemanan dengan fasih di hadapan guru dan teman?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.