LKPDPertemuan 7Bab 3Fase ASemester 1

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 2: Mengenal dan menulis 'di' sebagai kata depan dan awalan dalam konteks keselamatan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 2 dengan topik "Mengenal dan menulis 'di' sebagai kata depan dan awalan dalam konteks keselamatan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 2: Mengenal dan menulis 'di' sebagai kata depan dan awalan dalam konteks keselamatan

Bahasa Indonesia - Kelas 2

Bab 3 - Pertemuan 7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Mengenal dan menulis 'di' sebagai kata depan dan awalan dalam konteks keselamatan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikMengenal dan menulis 'di' sebagai kata depan dan awalan dalam konteks keselamatan
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menemukan kalimat yang menggunakan 'di' sebagai kata depan dan 'di' sebagai awalan dalam bacaan tentang keselamatan.
  2. Murid dapat membedakan penulisan 'di' sebagai kata depan dan awalan lalu menulisnya dengan benar dalam kalimat tentang keselamatan.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk dengan teliti sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan sendiri dulu, lalu diskusikan dengan temanmu jika diminta.
  • Tulislah dengan rapi dan jelas.
  • Jika ada yang tidak kamu mengerti, tanyakan pada guru.
  • Selamat belajar dan bersenang-senang!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Berburu Kata 'di' dalam Bacaan

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Buku siswa 'Bahasa Indonesia: Keluargaku Unik' halaman 42-43
  • Pensil warna
  • Buku tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah kembali bacaan 'Menyeberang Jalan' di buku siswamu halaman 42-43.
  2. Perhatikan semua kata yang menggunakan 'di' dalam bacaan tersebut.
  3. Carilah dan lingkarilah kata-kata yang menggunakan 'di' dengan pensil warna.
  4. Tuliskan kata-kata yang kamu temukan ke dalam tabel di bawah.
  5. Kelompokkan kata-kata tersebut: mana yang 'di' terpisah (kata depan) dan mana yang 'di' menyatu (awalan).

Pertanyaan:

1. Temukan dan tuliskan 4 kata atau frasa yang menggunakan 'di' sebagai kata depan (ditulis terpisah) dari bacaan 'Menyeberang Jalan'.

Ruang tabel jawaban

2. Temukan dan tuliskan 4 kata yang menggunakan 'di' sebagai awalan (ditulis menyatu) dari bacaan 'Menyeberang Jalan'.

Ruang tabel jawaban

3. Mengapa 'di jalan' ditulis terpisah, tetapi 'dilalui' ditulis menyatu? Jelaskan dengan kata-katamu sendiri.

Buatlah tabel dengan 2 kolom: Kolom 1 untuk 'di sebagai kata depan (terpisah)', Kolom 2 untuk 'di sebagai awalan (menyatu)'. Masing-masing kolom diisi 4 kata/frasa yang kamu temukan. Untuk soal nomor 3, tulis jawabanmu dalam 2-3 kalimat.

Kegiatan 2: Merangkai Kalimat Keselamatan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku tulis
  • Pensil atau pulpen
  • Penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang kamu akan membuat kalimat sendiri tentang keselamatan.
  2. Perhatikan gambar-gambar situasi keselamatan yang ditunjukkan guru (atau yang ada di buku).
  3. Buatlah 3 kalimat yang menggunakan 'di' sebagai kata depan (terpisah).
  4. Buatlah 3 kalimat yang menggunakan 'di' sebagai awalan (menyatu).
  5. Pastikan kalimatmu berkaitan dengan keselamatan di tempat umum.
  6. Tulislah dengan rapi dan perhatikan penulisan 'di' yang benar.

Pertanyaan:

1. Buatlah 3 kalimat tentang keselamatan yang menggunakan 'di' sebagai kata depan. Contoh: 'Aku bermain di taman dengan hati-hati.'

2. Buatlah 3 kalimat tentang keselamatan yang menggunakan 'di' sebagai awalan. Contoh: 'Adik dibantu ibu menyeberang jalan.'

3. Pilihlah 1 kalimat terbaikmu dari nomor 1 dan 1 kalimat terbaik dari nomor 2. Tulislah dengan tulisan terbaikmu di kotak khusus yang disediakan.

Tulis masing-masing 3 kalimat untuk soal 1 dan 2 dengan diberi nomor. Untuk soal 3, sediakan kotak khusus berukuran 10x5 cm untuk murid menulis dengan tulisan terbaiknya.

Kegiatan 3: Bermain Detektif 'di'

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku tulis
  • Pensil atau pulpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kamu akan bermain menjadi detektif yang mencari kesalahan penulisan 'di'.
  2. Di bawah ini ada 6 kalimat tentang keselamatan.
  3. Beberapa kalimat penulisan 'di' nya salah.
  4. Bacalah setiap kalimat dengan teliti.
  5. Berilah tanda (✓) jika penulisan 'di' sudah benar.
  6. Berilah tanda (✗) jika penulisan 'di' salah, lalu tuliskan perbaikannya.
  7. Diskusikan hasil pekerjaanmu dengan teman sebangkumu.

Pertanyaan:

1. Periksa kalimat-kalimat ini dan perbaiki jika ada kesalahan penulisan 'di': a) Aku bermain dihalaman sekolah. b) Sepeda diparkir di tempat yang aman. c) Anton di bantu ayahnya. d) Jangan berlari di tangga. e) Lampu lalu lintas di patuhi pengendara. f) Kami belajar disekolah dengan gembira.

Ruang tabel jawaban

2. Dari 6 kalimat di atas, ada berapa kalimat yang penulisan 'di' nya salah? Mengapa kalimat-kalimat tersebut salah?

3. Bersama temanmu, buatlah 1 kalimat baru tentang keselamatan yang menggunakan 'di' sebagai kata depan DAN 'di' sebagai awalan dalam satu kalimat. Contoh: 'Di sekolah, aturan dijaga oleh semua murid.'

Buatlah tabel dengan 3 kolom: Nomor (a-f), Tanda (✓/✗), Perbaikan (jika salah). Untuk soal 2, tulis jawaban dalam 2-3 kalimat. Untuk soal 3, tulis 1 kalimat hasil diskusi dengan temanmu.

REFLEKSI

1. Apa yang kamu rasakan setelah belajar tentang penulisan 'di' hari ini? Apakah sulit atau menyenangkan?

2. Sebutkan 1 tempat di rumahmu atau sekolahmu yang harus kamu perhatikan keselamatannya. Tulislah dalam 1 kalimat menggunakan 'di' dengan benar.

3. Menurutmu, mengapa penting untuk menulis 'di' dengan benar? Bagaimana jika penulisannya salah, apakah artinya berubah?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.