LKPDPertemuan 9Bab 2Fase ASemester 1

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 2: Menemukan Informasi Tersurat Rincian Perilaku Sehat pada Bacaan tentang Kesehatan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 2 dengan topik "Menemukan Informasi Tersurat Rincian Perilaku Sehat pada Bacaan tentang Kesehatan".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 2: Menemukan Informasi Tersurat Rincian Perilaku Sehat pada Bacaan tentang Kesehatan

Bahasa Indonesia - Kelas 2

Bab 2 Pertemuan 9

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Menemukan Informasi Tersurat Rincian Perilaku Sehat pada Bacaan tentang Kesehatan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikMenemukan Informasi Tersurat Rincian Perilaku Sehat pada Bacaan tentang Kesehatan
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menemukan informasi tersurat untuk memahami isi bacaan tentang kesehatan

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai belajar.
  • Tuliskan nama dan nomor presensimu di bagian atas lembar kerja.
  • Bacalah teks cerita tentang kesehatan dengan teliti.
  • Jawablah setiap pertanyaan berdasarkan kata atau kalimat yang tertulis di dalam bacaan.
  • Bila mengalami kesulitan membaca, bertanyalah kepada Bapak atau Ibu Guru.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Membaca Mandiri dan Menandai Bacaan 'Kacamata Kadek'

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Teks bacaan 'Kacamata Kadek'
  • Pensil
  • Pensil warna/krayon hijau dan kuning

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah teks cerita berikut secara cermat: Kacamata Kadek Kadek suka membaca buku cerita. Namun, dia sering membaca sambil berbaring di kasur. Kadek juga sering berlama-lama bermain gawai di tempat redup. Akibatnya, mata Kadek terasa perih dan berair. Sekarang Kadek kesulitan membaca tulisan di papan tulis. Ibu membawa Kadek pergi periksa ke dokter mata. Dokter mata menyarankan Kadek memakai kacamata. Dokter juga berpesan agar Kadek selalu membaca dengan posisi duduk tegak dan ruangan cukup terang.
  2. Gunakan pensil warna atau krayon untuk memberi tanda garis bawah pada kalimat yang memuat perilaku Kadek yang membuat matanya sakit.
  3. Beri tanda lingkaran pada kata yang menunjukkan saran dokter mata untuk Kadek.
  4. Jawab pertanyaan nomor 1 dan 2 berdasarkan kata-kata yang persis ada pada teks cerita.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan teks, apa kebiasaan membaca yang sering dilakukan Kadek sehingga matanya sakit?

2. Ke mana Ibu membawa Kadek saat Kadek kesulitan membaca tulisan?

Tersedia teks bacaan 'Kacamata Kadek' untuk ditandai, disertai dua baris kosong bergaris di bawahnya untuk menuliskan jawaban singkat kalimat 1 dan kalimat 2.

Kegiatan 2: Detektif Informasi: Mengisi Tabel Fakta Perilaku Sehat

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar tabel detektif informasi
  • Pensil dan penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Buka kembali teks bacaan 'Kacamata Kadek' pada Kegiatan 1.
  2. Temukan informasi tersurat yang tertulis di dalam teks untuk membedakan perilaku tidak sehat dan perilaku sehat yang disarankan dokter.
  3. Tuliskan kata atau frasa yang kamu temukan ke dalam kolom tabel yang sesuai.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel informasi berikut dengan menyalin kata/frasa yang tertulis pada teks bacaan 'Kacamata Kadek':

  • Perilaku Kadek yang merusak mata (tuliskan 2 hal)
  • Saran dokter untuk menjaga kesehatan mata Kadek (tuliskan 2 hal)
Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan teks, apa yang dirasakan oleh mata Kadek sebelum diperiksa ke dokter mata?

Tabel 2 kolom x 3 baris: Kolom 1 berjudul 'Perilaku Merusak Mata Kadek' (berisi 2 baris bernomor), Kolom 2 berjudul 'Saran Dokter Mata' (berisi 2 baris bernomor). Di bawah tabel terdapat satu baris kosong bergaris untuk menjawab pertanyaan nomor 2.

Kegiatan 3: Mengecek Informasi Tersurat Teks 'Aturan 20-20-20'

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Teks 'Aturan 20-20-20'
  • Pensil

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah teks panduan kesehatan mata berikut: Aturan 20-20-20 Terlalu lama menatap layar gawai bisa membuat mata lelah. Coba lakukan Aturan 20-20-20. Berhentilah melihat layar gawai setiap 20 menit. Carilah benda yang berjarak 20 kaki darimu. Tataplah benda tersebut selama 20 detik. Dengan begitu, otot matamu bisa beristirahat.
  2. Bersama teman sebangkumu, periksa kalimat-kalimat pernyataan di bawah ini.
  3. Beri tanda centang (✓) pada kolom 'Sesuai Teks' jika kalimat tersebut tertulis di bacaan, atau tanda silang (✗) pada kolom 'Tidak Sesuai Teks' jika tidak tertulis.
  4. Kerjakan refleksi murid dan ikuti arahan guru untuk penutupan pelajaran.

Pertanyaan:

1. Beri tanda centang (✓) pada kolom Benar/Salah sesuai informasi tersurat pada teks 'Aturan 20-20-20':

  1. Kita harus berhenti melihat layar gawai setiap 20 menit. (Benar/Salah)
    1. Kita harus menatap benda sejauh 50 kaki. (Benar/Salah)
    2. Benda yang jauh ditatap selama 20 detik. (Benar/Salah)
Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan kalimat terakhir pada teks 'Aturan 20-20-20', apa manfaat melakukan aturan tersebut bagi mata?

Tabel pernyataan 3 baris dengan kolom centang [Benar] dan [Salah], dilanjutkan satu baris titik-titik untuk menuliskan jawaban manfaat pada pertanyaan nomor 2, serta kotak refleksi di bagian akhir.

REFLEKSI

1. Kalimat mana dari bacaan tadi yang paling mudah kamu temukan jawabannya?

2. Bagian mana dari cerita 'Kacamata Kadek' yang paling mengingatkanmu saat membaca buku di rumah?

3. Apakah kamu bisa menemukan angka 20 pada teks 'Aturan 20-20-20' tanpa bantuan guru?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.