LKPD Bahasa Indonesia Kelas 2: Menunjukkan Tokoh dan Peristiwa pada Bacaan tentang Perasaan Diri
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 2 dengan topik "Menunjukkan Tokoh dan Peristiwa pada Bacaan tentang Perasaan Diri".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Bahasa Indonesia Kelas 2: Menunjukkan Tokoh dan Peristiwa pada Bacaan tentang Perasaan Diri
Bahasa Indonesia - Kelas 2
Bab 1 Pertemuan 7
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Bahasa Indonesia — Kelas 2 (Fase A) Topik: Menunjukkan Tokoh dan Peristiwa pada Bacaan tentang Perasaan Diri INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Membaca Cerita dan Menunjukkan Tokoh CeritaEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Berdasarkan cerita di atas, siapakah nama tokoh utama yang diceritakan? 2. Berdasarkan isi bacaan, hewan apakah tokoh Mimi tersebut? Tuliskan jawaban langsung pada garis isian singkat di bawah tiap pertanyaan. Kegiatan 2: Menunjukkan Perasaan Tokoh dalam BacaanEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapilah tabel perasaan tokoh Mimi berdasarkan peristiwa dalam bacaan:
Ruang tabel jawaban Format tabel 2 kolom: Kolom 1 memuat 'Peristiwa dalam Cerita', Kolom 2 memuat 'Perasaan Mimi' yang diisi kata: gembira, kaget, atau lega. Kegiatan 3: Menunjukkan Peristiwa Penyebab PerasaanEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tentukan Benar atau Salah berdasarkan isi bacaan:
Beri tanda centang (✓) pada kolom 'Benar' atau 'Salah' pada tabel centang 3 butir pernyataan. REFLEKSI1. Bagian cerita mana yang paling mudah kamu temukan perasaannya? 2. Apakah kamu pernah merasakan kaget atau gembira seperti tokoh Mimi dalam cerita tadi? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.