LKPDPertemuan 3Bab 4Fase FSemester 2

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 12: Menulis draf awal gagasan dan pandangan dalam teks feature bertema khazanah budaya Nusantara secara logis, kritis, dan kreatif

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 12 dengan topik "Menulis draf awal gagasan dan pandangan dalam teks feature bertema khazanah budaya Nusantara secara logis, kritis, dan kreatif".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 12: Menulis draf awal gagasan dan pandangan dalam teks feature bertema khazanah budaya Nusantara secara logis, kritis, dan kreatif

Bahasa Indonesia - Kelas 12

Bab 4 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 12 (Fase F)

Topik: Menulis draf awal gagasan dan pandangan dalam teks feature bertema khazanah budaya Nusantara secara logis, kritis, dan kreatif

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase F / Kelas 12
TopikMenulis draf awal gagasan dan pandangan dalam teks feature bertema khazanah budaya Nusantara secara logis, kritis, dan kreatif
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menulis gagasan dan pandangan dalam teks feature bertema khazanah budaya Nusantara secara logis, kritis, dan kreatif

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Cermati setiap petunjuk penulisan dan tahapan kerja secara saksama.
  • Gunakan LKPD ini untuk merancang dan menuliskan draf awal teks feature berbasis riset budaya lokal Nusantara.
  • Tuliskan gagasan dan pandanganmu secara runtut, logis, kritis dalam menyikapi pelestarian budaya, serta kreatif dalam merangkai deskripsi yang hidup.
  • Selesaikan seluruh rangkaian tugas sesuai pembagian waktu yang ditentukan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Merumuskan Kerangka Gagasan dan Sudut Pandang Penulisan Feature

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan / kertas kerja LKPD
  • Alat tulis
  • Bahan bacaan/catatan informasi budaya lokal

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilihlah satu objek khazanah budaya Nusantara (tradisi, kuliner tradisional, seni pertunjukan, atau kearifan lokal daerah) yang ingin kamu angkat.
  2. Tuliskan topik, sudut pandang (angle) penulisan, dan pokok pikiran yang akan kamu kembangkan ke dalam tabel kerangka gagasan.

Pertanyaan:

1. Tuliskan topik budaya yang kamu pilih dan rumuskan sudut pandang (angle) tulisanmu yang memuat gagasan utama serta pandangan kritismu terhadap keberlangsungan budaya tersebut!

2. Lengkapi tabel kerangka gagasan feature berikut dengan menuliskan poin-poin ide untuk bagian pembuka (lead), tubuh (isi/fakta & opini logis), dan penutup (refleksi/pandangan kritis)!

Ruang tabel jawaban

Format isian:
1. Topik & Angle: Tuliskan dalam 2-3 kalimat pada bidang bergaris yang disediakan.
2. Tabel Kerangka Tulisan 3 Baris: Baris 1 (Gagasan Pembuka/Lead), Baris 2 (Gagasan Tubuh/Fakta & Pandangan Logis), Baris 3 (Gagasan Penutup/Pandangan Kritis).

Kegiatan 2: Menulis Draf Bagian Pembuka (Lead) dan Tubuh Teks Feature

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas kerja LKPD
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kembangkan poin-poin yang sudah kamu susun pada Kegiatan 1 menjadi paragraf utuh.
  2. Mulailah menulis paragraf pembuka (lead) dengan gaya penulisan yang kreatif (misalnya penggambaran suasana, narasi ringkas, atau kutipan unik).
  3. Lanjutkan dengan menulis 2-3 paragraf tubuh teks yang menjabarkan fakta khazanah budaya secara logis serta memuat pandangan kritis mengenai tantangan atau keunikan tradisi tersebut.

Pertanyaan:

1. Tuliskan paragraf pembuka (lead) teks feature kamu yang kreatif dan mampu memikat ketertarikan pembaca terhadap objek budaya Nusantara yang kamu angkat!

2. Tuliskan bagian tubuh feature (minimal 2 paragraf) yang menguraikan gagasan tentang nilai budaya serta pandangan kritismu secara runtut dan logis!

Format uraian bebas pada lembar bergaris (minimal 1 paragraf pembuka dan 2 paragraf tubuh teks).

Kegiatan 3: Menulis Draf Penutup Teks Feature dan Menyelaraskan Pandangan Kritis

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas kerja LKPD
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Tuliskan paragraf penutup teks feature yang menyimpulkan pandangan dan pesan reflektifmu terhadap pelestarian budaya tersebut secara kritis dan berkesan.
  2. Baca ulang keseluruhan tulisan draf awalmu (pembuka, tubuh, penutup). Tuliskan penyesuaian/perbaikan kalimat agar gagasan mengalir secara logis dan pandanganmu tersampaikan dengan jelas.
  3. Selesaikan kegiatan tepat waktu untuk melanjutkan ke sesi refleksi pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Tuliskan paragraf penutup teks feature yang menegaskan kembali pandangan kritismu serta memberikan renungan bermakna mengenai khazanah budaya yang kamu tulis!

2. Tuliskan hasil penyelarasan/perbaikan kalimat dari draf utuh teks feature yang baru saja kamu selesaikan agar hubungan antarparagraf menjadi lebih logis dan pandanganmu makin tegas!

Format uraian: Paragraf penutup (1 bidang teks) dan Catatan Penyelarasan Kalimat (format dua kolom: 'Kalimat Awal' dan 'Kalimat Hasil Perbaikan').

REFLEKSI

1. Bagian mana dari draf teks feature yang menurutmu paling berhasil mengekspresikan pandangan kritismu terhadap pelestarian budaya Nusantara?

2. Tantangan apa yang kamu hadapi saat mengubah fakta budaya menjadi tulisan feature yang kreatif dan mengalir logis?

3. Setelah menulis draf ini, bagaimana pandangan pribadimu berubah terhadap keberadaan khazanah budaya Nusantara di sekitarmu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.