LKPDPertemuan 7Bab 3Fase FSemester 2

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 12: Mempublikasikan Hasil Karya Teks Drama Naskah Bertema Realitas Sosial di Media Digital secara Mandiri

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 12 dengan topik "Mempublikasikan Hasil Karya Teks Drama Naskah Bertema Realitas Sosial di Media Digital secara Mandiri".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 12: Mempublikasikan Hasil Karya Teks Drama Naskah Bertema Realitas Sosial di Media Digital secara Mandiri

Bahasa Indonesia - Kelas 12

Bab 3 Pertemuan 7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 12 (Fase F)

Topik: Mempublikasikan Hasil Karya Teks Drama Naskah Bertema Realitas Sosial di Media Digital secara Mandiri

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase F / Kelas 12
TopikMempublikasikan Hasil Karya Teks Drama Naskah Bertema Realitas Sosial di Media Digital secara Mandiri
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mempublikasikan hasil karya teks drama naskah bertema realitas sosial di media digital

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi kerja dengan cermat dan teliti.
  • Siapkan draf teks drama naskah bertema realitas sosial yang telah kamu susun sebelumnya.
  • Gunakan gawai (laptop/ponsel) yang terkoneksi internet untuk mengakses platform publikasi digital.
  • Bekerjalah secara mandiri dan bertanggung jawab dalam merencanakan serta mengunggah karya ke media digital.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menentukan Saluran dan Format Publikasi Digital Naskah Drama

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Draf naskah drama bertema realitas sosial
  • Gawai/laptop terhubung internet

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati naskah drama bertema realitas sosial yang telah kamu miliki.
  2. Pilih 1 platform media digital mandiri yang paling sesuai untuk publikasi naskahmu (misalnya: blog pribadi/sekolah, platform membaca daring/Wattpad, media sosial dalam bentuk dokumen/karosel PDF, atau situs web sastra).
  3. Tentukan format publikasi naskah (misal: PDF e-book, artikel web bersambung, atau unggahan dokumen digital).
  4. Lengkapi tabel rencana publikasi digital berikut secara mandiri.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel perencanaan publikasi media digital naskah drama di bawah ini berdasarkan karya yang akan kamu publikasikan:

  1. Judul Naskah Drama Bertema Realitas Sosial
  2. Media Digital yang Dipilih
  3. Format Dokumen/Berkas Publikasi (PDF/Artikel Web/Teks Daring)
  4. Alasan Pemilihan Media Tersebut untuk Publikasi Naskah
Ruang tabel jawaban

Tabel isian 4 baris: Baris 1: Judul Naskah Drama; Baris 2: Nama Media Digital yang Dipilih; Baris 3: Format Dokumen Publikasi; Baris 4: Alasan Pemilihan Media.

Kegiatan 2: Menyiapkan Kelengkapan Metadata dan Mengunggah Naskah ke Media Digital

Estimasi: 60 menit

Alat & Bahan:

  • Berkas naskah drama digital siap unggah
  • Perangkat internet/gawai
  • Akun platform publikasi digital

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Susun kelengkapan metadata publikasi naskah drama di media digital (sinopsis/keterangan naskah realitas sosial, target pembaca, dan label/tagar pencarian).
  2. Pastikan naskah telah berformat digital siap unggah (tata letak rapi, judul dan identitas penulis tercantum).
  3. Lakukan proses publikasi dengan mengunggah naskah drama tersebut ke platform media digital yang telah kamu pilih pada Kegiatan 1 secara mandiri.
  4. Salin tautan (link) publikasi atau tangkapan layar (screenshot) bukti terbitnya naskah drama di ruang jawaban yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Tuliskan metadata ringkas publikasi naskah drama digitalmu (Sinopsis singkat naskah realitas sosial dan label/tagar media digital yang disematkan).

2. Tuliskan tautan publikasi aktif (URL) naskah dramamu di media digital atau lampirkan bukti publikasi digital (tangkapan layar halaman naskah yang berhasil diunggah dan dapat diakses publik).

Kolom 1 untuk penulisan sinopsis publikasi dan tagar; Kolom 2 untuk menuliskan tautan (URL) publikasi digital atau area menempelkan bukti cetak/tempel tangkapan layar publikasi.

Kegiatan 3: Verifikasi Aksesibilitas Publikasi Digital Naskah Drama

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Gawai/laptop terhubung internet
  • Tautan publikasi digital yang sudah diunggah

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Uji hasil publikasi digital naskah dramamu dengan membukanya melalui perangkat atau peramban yang berbeda untuk memastikan akses publik berhasil.
  2. Periksa apakah teks drama terbaca dengan jelas oleh pembaca digital di platform tersebut.
  3. Catat hasil verifikasi keterbacaan dan kelayakan akses publikasi naskahmu pada tabel verifikasi publikasi.

Pertanyaan:

1. Lakukan pemeriksaan keterbukaan dan keterbacaan publikasi naskah dramamu di media digital. Isilah tabel verifikasi berikut:

  • Status akses tautan (Bisa diakses publik / Perlu izin khusus)
  • Keterbacaan tampilan naskah drama di gawai (Sangat jelas / Kurang rapi / Terpotong)
  • Catatan perbaikan teknis publikasi (bila ada, agar pembaca digital makin mudah membaca naskah)
Ruang tabel jawaban

Tabel verifikasi 3 baris: Baris 1: Status Akses Tautan; Baris 2: Keterbacaan Naskah di Layar Gawai; Baris 3: Catatan Optimalisasi Tampilan Digital.

REFLEKSI

1. Tantangan teknis apa yang paling kamu rasakan saat mempublikasikan naskah drama karyamu ke media digital secara mandiri?

2. Bagaimana perasaanmu setelah karya naskah drama bertema realitas sosial milikmu kini dapat diakses dan dibaca oleh masyarakat luas di media digital?

3. Langkah apa yang akan kamu lakukan selanjutnya agar publikasi digital naskah dramamu menjangkau lebih banyak pembaca?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.