LKPDPertemuan 5Bab 3Fase FSemester 2

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 12: Menulis Gagasan dan Kerangka Alur dalam Teks Drama Naskah Bertema Realitas Sosial Hasil Adaptasi Cerita Pendek

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 12 dengan topik "Menulis Gagasan dan Kerangka Alur dalam Teks Drama Naskah Bertema Realitas Sosial Hasil Adaptasi Cerita Pendek".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 12: Menulis Gagasan dan Kerangka Alur dalam Teks Drama Naskah Bertema Realitas Sosial Hasil Adaptasi Cerita Pendek

Bahasa Indonesia - Kelas 12

Bab 3 Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 12 (Fase F)

Topik: Menulis Gagasan dan Kerangka Alur dalam Teks Drama Naskah Bertema Realitas Sosial Hasil Adaptasi Cerita Pendek

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase F / Kelas 12
TopikMenulis Gagasan dan Kerangka Alur dalam Teks Drama Naskah Bertema Realitas Sosial Hasil Adaptasi Cerita Pendek
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menulis gagasan, pandangan, dan imajinasi dalam tipe teks drama naskah bertema realitas sosial secara logis, kritis, dan kreatif

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah teks cerpen bertema realitas sosial yang disediakan atau dipilih secara cermat.
  • Kerjakan seluruh instruksi penulisan gagasan, kerangka alur, dan adegan naskah drama secara bertahap.
  • Fokuskan perhatian pada pengalihan narasi cerpen menjadi dialog dan petunjuk laku (kramagung) yang mencerminkan realitas sosial secara logis, kritis, dan kreatif.
  • Diskusikan ide bersama teman sebangku atau kelompok kecil untuk memperkaya sudut pandang sebelum menulis draf akhir.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menulis Gagasan Pokok dan Pandangan Kritis Realitas Sosial dari Cerpen

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Teks cerpen bertema realitas sosial
  • Buku catatan/kertas folio bergaris
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah sebuah kutipan atau teks cerpen bertema persoalan sosial (misalnya tentang ketimpangan ekonomi, marginalisasi pekerja, atau kejujuran di tengah tekanan hidup).
  2. Tuliskan gagasan utama realitas sosial yang kamu temukan dalam cerpen tersebut ke dalam bentuk pernyataan tema drama.
  3. Tuliskan pandangan kritis dan imajinasimu mengenai bagaimana masalah sosial tersebut relevan disuarakan melalui bentuk teks drama naskah.

Pertanyaan:

1. Tuliskan gagasan pokok tema realitas sosial yang kamu angkat dari cerpen serta rumusan pandangan kritismu mengenai isu tersebut untuk diadaptasi ke dalam naskah drama!

2. Tuliskan deskripsi imajinatif mengenai 2 tokoh utama (nama tokoh, peran sosial, karakter watak, dan konflik batin yang dialaminya) berdasarkan hasil adaptasi cerpen tersebut!

Ruang tabel jawaban

Tuliskan jawaban pada lembar kerja berformat: (1) Paragraf uraian gagasan tema dan pandangan kritis minimal 3-5 kalimat, (2) Tabel 4 kolom berisi: Nama Tokoh, Peran Sosial, Watak Karakter, dan Konflik Batin.

Kegiatan 2: Menulis Kerangka Alur Adegan Drama Naskah

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Draf gagasan kegiatan 1
  • Kertas kerja/LKPD
  • Pena

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kembangkan gagasan realitas sosial yang telah kamu tentukan menjadi sebuah kerangka alur teks drama.
  2. Tuliskan kerangka alur tersebut secara logis dan runtut meliputi: Pemaparan (Eksposisi), Konflik Awal, Komplikasi (Klimaks Masalah Sosial), dan Penyelesaian (Resolusi).
  3. Tuliskan pula latar suasana dan latar tempat yang mendukung penggambaran realitas sosial di setiap bagian alur.

Pertanyaan:

1. Tuliskan kerangka alur naskah drama hasil adaptasi cerpen ke dalam empat tahapan peristiwa (eksposisi, konflik awal, komplikasi/klimaks, resolusi) yang memuat pertentangan sosial secara logis dan runtut!

Ruang tabel jawaban

Tuliskan jawaban pada tabel 3 kolom: Kolom 1 Tahap Alur (Eksposisi, Konflik Awal, Komplikasi/Klimaks, Resolusi), Kolom 2 Rincian Peristiwa & Masalah Sosial, Kolom 3 Latar Ruang dan Suasana.

Kegiatan 3: Menulis Draf Penggalan Adegan Teks Drama Naskah

Estimasi: 55 menit

Alat & Bahan:

  • Bagan kerangka alur kegiatan 2
  • Kertas folio bergaris
  • Pena

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Berdasarkan kerangka alur bagian komplikasi/klimaks yang telah dibuat pada Kegiatan 2, tulislah sebuah penggalan adegan naskah drama lengkap.
  2. Gunakan format penulisan naskah drama standar: prolog/latar adegan, nama tokoh, petunjuk laku gerak/ekspresi (kramagung di dalam tanda kurung), dan kalimat dialog (wawancang).
  3. Pastikan dialog mencerminkan pandangan kritis dan imajinasi kreatifmu terhadap persoalan realitas sosial secara wajar dan hidup.
  4. Selesaikan penulisan draf dan lanjutkan dengan pengisian refleksi pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Tulislah satu adegan teks drama naskah (minimal 8-10 baris pertukaran dialog) yang memuat petunjuk laku (kramagung) dan dialog (wawancang) dengan menonjolkan konflik realitas sosial secara kreatif dan logis!

Tuliskan naskah drama adegan pendek pada lembar bergaris minimal 1 halaman penuh mengikuti kaidah penulisan teks drama naskah (Judul Adegan, Gambaran Latar, Tokoh, Petunjuk Laku/Kramagung, dan Dialog/Wawancang).

REFLEKSI

1. Bagian mana dari realitas sosial dalam cerpen yang paling menantang untuk diubah menjadi konflik dialogis dalam teks drama naskah?

2. Bagaimana caramu memastikan bahwa petunjuk laku (kramagung) dan dialog (wawancang) yang kamu tulis sudah menggambarkan watak tokoh secara logis dan kritis?

3. Keterampilan menulis apa yang paling berkembang pada dirimu setelah berhasil menyusun kerangka alur dan naskah drama adaptasi ini?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.