LKPDPertemuan 3Bab 3Fase FSemester 2

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 12: Mengevaluasi Gagasan dan Pandangan Tersurat dalam Teks Visual Drama Naskah Bertema Realitas Sosial Berdasarkan Kaidah Logika Berpikir

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 12 dengan topik "Mengevaluasi Gagasan dan Pandangan Tersurat dalam Teks Visual Drama Naskah Bertema Realitas Sosial Berdasarkan Kaidah Logika Berpikir".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 12: Mengevaluasi Gagasan dan Pandangan Tersurat dalam Teks Visual Drama Naskah Bertema Realitas Sosial Berdasarkan Kaidah Logika Berpikir

Bahasa Indonesia - Kelas 12

Bab 3 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 12 (Fase F)

Topik: Mengevaluasi Gagasan dan Pandangan Tersurat dalam Teks Visual Drama Naskah Bertema Realitas Sosial Berdasarkan Kaidah Logika Berpikir

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase F / Kelas 12
TopikMengevaluasi Gagasan dan Pandangan Tersurat dalam Teks Visual Drama Naskah Bertema Realitas Sosial Berdasarkan Kaidah Logika Berpikir
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengevaluasi informasi berupa gagasan, pandangan, dan pesan dari teks visual drama naskah untuk menemukan makna realitas sosial yang tersurat dan tersirat berdasarkan kaidah logika berpikir

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah teks petikan drama naskah bertema realitas sosial yang disediakan dengan cermat dan saksama.
  • Fokuslah pada dialog, petunjuk lakuan panggung (teks visual/dramaturgi naskah), dan relasi antartokoh.
  • Gunakan prinsip logika berpikir (sebab-akibat, koherensi premis-konklusi, relevansi bukti kontekstual) untuk mengevaluasi setiap gagasan dan pandangan tokoh.
  • Kerjakan tugas secara mandiri dan berkolaborasi dalam kelompok sesuai petunjuk pada tiap kegiatan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Kegiatan 1: Identifikasi dan Evaluasi Logika Gagasan Tersurat Tokoh

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Teks drama naskah
  • Alat tulis
  • Papan catatan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah stimulus kutipan naskah drama 'Birokrasi Warung Kopi' karya Tim Pengembang di bawah ini:
  2. [Teks Drama: Panggung menggambarkan ruang kantor sempit dengan tumpukan map kusam. PAK ARGA duduk di balik meja, memainkan gawai. Di depannya berdiri AMINAH, perempuan paruh baya dengan pakaian lusuh membawa map map bertuliskan Permohonan Bantuan Usaha Mikro].
  3. AMINAH: (Membungkuk hormat) 'Pak, ini berkas permohonan modal usaha mikro saya. Semua syarat surat pengantar RT/RW, surat keterangan tidak mampu, dan proposal sederhana sudah lengkap.'
  4. PAK ARGA: (Tanpa menoleh, membalik lembaran map dengan cepat lalu menutupnya kasar) 'Kelengkapan administrasi itu baru kulitnya, Bu. Logikanya sederhana: orang miskin yang belum pernah berbisnis itu risiko kredit macetnya 100%. Negara ini tidak boleh buang-buang uang untuk orang yang belum terbukti sukses. Kalau mau bantuan modal, bawa bukti omzet minimal 50 juta setahun terakhir! Kalau belum punya omzet, jangan berani-berani minta modal.'
  5. AMINAH: (Terdiam sejenak, memandang meja) 'Tapi Pak, kalau saya sudah punya omzet sebesar itu, saya tidak akan meminta bantuan modal usaha kecil dari program pengentasan kemiskinan ini...'
  6. Evaluasilah gagasan tersurat Pak Arga berdasarkan kaidah logika berpikir (premis, hubungan sebab-akibat, dan kekeliruan bernalar/logical fallacy).
  7. Tuliskan hasil evaluasi pada tabel yang telah disediakan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan kutipan naskah di atas, apa gagasan tersurat yang disampaikan oleh Pak Arga mengenai syarat pemberian bantuan modal usaha, dan mengapa argumen sebab-akibat yang digunakannya bertentangan dengan kaidah logika berpikir?

2. Evaluasilah sanggahan tokoh Aminah ('Kalau saya sudah punya omzet sebesar itu, saya tidak akan meminta bantuan...'). Apakah sanggahan Aminah secara logika valid mematahkan pandangan Pak Arga? Berikan alasannya berdasarkan relasi premis!

Tuliskan jawaban pada format uraian terstruktur di lembar kerja: (1) Pernyataan Gagasan Tersurat, (2) Uji Premis Sebab-Akibat, (3) Kesimpulan Evaluasi Logika.

Kegiatan 2: Kegiatan 2: Menelaah Pesan Tersirat dan Realitas Sosial Berbasis Logika Naskah

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Teks kutipan drama naskah lanjutan
  • Tabel analisis LKPD

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Simak lanjutan petunjuk lakuan panggung (elemen visual naskah) dan dialog berikut:
  2. [Lanjutan Naskah: Di sudut dinding tergantung spanduk visual besar bertuliskan 'Melayani dengan Hati: Pengentasan Kemiskinan Tanpa Syarat yang Menyulitkan'. Namun, pintu ruangan terkunci rapat dari dalam dan terdapat tumpukan berkas bertuliskan 'Ditolak' yang jauh lebih tinggi daripada berkas 'Diterima'. Di meja Pak Arga, terletak brosur koperasi simpan pinjam swasta dengan bunga tinggi milik kerabatnya.]
  3. PAK ARGA: (Tersenyum sinis, menyodorkan brosur swasta) 'Aturan tetap aturan, Bu. Tapi kalau Ibu realistis, koperasi swasta di brosur ini tidak butuh verifikasi berbelit. Tanda tangan sekarang, uang cair sore ini, meski bunganya harian.'
  4. Bekerjalah secara berpasangan untuk mengevaluasi pesan tersirat dari kontradiksi antara petunjuk visual naskah dengan dialog tokoh.
  5. Gunakan tabel evaluasi logika realitas sosial untuk merumuskan simpulan kalian.

Pertanyaan:

1. Evaluasilah makna tersirat dari kontradiksi antara petunjuk visual panggung (spanduk 'Melayani dengan Hati' vs tumpukan berkas 'Ditolak' dan brosur koperasi bunga tinggi) dengan pandangan Pak Arga berdasarkan logika realitas sosial!

Ruang tabel jawaban

Isilah tabel 3 kolom: | Unsur Visual & Dialog Naskah | Makna Tersirat | Evaluasi Logika Hubungan dengan Realitas Sosial |

Kegiatan 3: Kegiatan 3: Diskusi Kritis Evaluasi Keseluruhan Gagasan dan Pandangan Naskah serta Refleksi

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar diskusi LKPD
  • Spidol / alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Diskusikan dalam kelompok beranggotakan 4 orang: Evaluasilah apakah solusi dan penyikapan tokoh Aminah serta kritik sosial dalam naskah tersebut logis jika diterapkan pada penyelesaian masalah birokrasi di dunia nyata.
  2. Setiap kelompok menyusun matriks kesimpulan evaluasi logika drama naskah.
  3. Presentasikan ringkasan evaluasi kelompokmu di hadapan kelas dalam waktu singkat.
  4. Lakukan refleksi individu di akhir kegiatan mengenai proses bernalar kritis yang telah dilakukan.

Pertanyaan:

1. Rumuskan simpulan evaluasi kritis kelompok kalian: Apakah pesan drama naskah ini berhasil membongkar kepalsuan logika birokrasi secara masuk akal (koheren dan relevan)? Apa saran perbaikan logis terhadap argumen tokoh agar pesan realitas sosial semakin kokoh?

Tuliskan hasil diskusi pada kotak matriks kesimpulan kelompok berukuran 1 halaman kuarto, memuat: Poin Evaluasi Kritis, Dasar Kaidah Logika, dan Rekomendasi Penguatan Argumen.

REFLEKSI

1. Bagaimana pemahamanmu terhadap kaidah logika berpikir (mendeteksi sesat pikir/fallacy) membantumu menilai kebenaran argumen tokoh dalam teks naskah drama?

2. Pelajaran berharga apa yang kamu dapatkan mengenai realitas sosial di sekitarmu setelah mengevaluasi gagasan tersurat dan tersirat dalam drama ini?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.