LKPD Bahasa Indonesia Kelas 12: Mengapresiasi Konflik dan Pesan Pementasan Drama Indonesia Bertema Realitas Sosial Berbentuk Teks Aural
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 12 dengan topik "Mengapresiasi Konflik dan Pesan Pementasan Drama Indonesia Bertema Realitas Sosial Berbentuk Teks Aural".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Bahasa Indonesia Kelas 12: Mengapresiasi Konflik dan Pesan Pementasan Drama Indonesia Bertema Realitas Sosial Berbentuk Teks Aural
Bahasa Indonesia - Kelas 12
Bab 3 Pertemuan 2
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Bahasa Indonesia — Kelas 12 (Fase F) Topik: Mengapresiasi Konflik dan Pesan Pementasan Drama Indonesia Bertema Realitas Sosial Berbentuk Teks Aural INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Menyimak Aural: Menangkap Dinamika Suara dan Realitas CeritaEstimasi: 40 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Berdasarkan teks aural yang kamu dengarkan, identifikasi tokoh utama beserta suasana emosi yang terpancar dari artikulasi/vokal suaranya, serta bunyi latar (sound effect) yang membangun suasana realitas cerita! Ruang tabel jawaban 2. Jelaskan situasi awal yang menggambarkan adanya gesekan sosial antara tokoh utama dan lingkungannya yang kamu tangkap melalui dialog aural tersebut! Format tabel 3 kolom: Kolom 1 (Tokoh & Karakter Suara), Kolom 2 (Efek Suara Pendukung Realitas), Kolom 3 (Keterangan Suasana). Untuk nomor 2 disediakan ruang paragraf uraian sepanjang 4-5 kalimat. Kegiatan 2: Mengapresiasi Benturan Konflik dan Realitas Sosial AuralEstimasi: 50 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Bagaimanakah benturan konflik antartokoh memuncak saat didengarkan melalui nada dialog dan pertukaran argumen? Tunjukkan bukti ucapan/dialog yang paling kuat menggambarkan konflik tersebut! 2. Apresiasilah realitas sosial apa yang sesungguhnya diangkat dalam drama aural tersebut! Apakah persoalan itu mencerminkan fenomena nyata dalam kehidupan remaja di era digital saat ini? Jelaskan pandanganmu! Dua kolom isian uraian apresiatif: Kotak 1 untuk analisis benturan suara/dialog konflik; Kotak 2 untuk apresiasi kaitan realitas sosial naskah dengan realitas kehidupan nyata. Kegiatan 3: Penilaian Estetis dan Pemaknaan Pesan Drama AuralEstimasi: 45 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Berdasarkan keseluruhan teks drama aural yang telah disimak, pesan moral dan kritik sosial apa yang ingin disampaikan pembuat drama kepada pendengar? Tuliskan rumusan apresiasimu! 2. Berikan penilaian apresiasimu mengenai keberhasilan bentuk teks aural (suara tokoh, musik, efek bunyi) dalam menghidupkan pesan realitas sosial dibandingkan pementasan panggung visual! Bagan apresiasi akhir yang memuat kotak 'Rumusan Pesan Moral & Realitas' serta kotak 'Apresiasi Kekuatan Estetika Aural'. Dilanjutkan sesi refleksi terbimbing. REFLEKSI1. Setelah menyimak pementasan drama aural ini, bagaimana kepekaanmu terhadap emosi dan konflik seseorang yang disampaikan murni lewat nada suara dalam keseharian? 2. Realitas sosial apa dalam drama ini yang paling menyentuh atau mengingatkanmu pada kebiasaan diri sendiri atau lingkungan sekitarmu? 3. Apa tantangan terbesarmu saat mengapresiasi teks sastra yang hanya disajikan dalam bentuk suara tanpa visual panggung gerak? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.