LKPDPertemuan 2Bab 3Fase FSemester 2

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 12: Mengapresiasi Konflik dan Pesan Pementasan Drama Indonesia Bertema Realitas Sosial Berbentuk Teks Aural

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 12 dengan topik "Mengapresiasi Konflik dan Pesan Pementasan Drama Indonesia Bertema Realitas Sosial Berbentuk Teks Aural".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 12: Mengapresiasi Konflik dan Pesan Pementasan Drama Indonesia Bertema Realitas Sosial Berbentuk Teks Aural

Bahasa Indonesia - Kelas 12

Bab 3 Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 12 (Fase F)

Topik: Mengapresiasi Konflik dan Pesan Pementasan Drama Indonesia Bertema Realitas Sosial Berbentuk Teks Aural

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase F / Kelas 12
TopikMengapresiasi Konflik dan Pesan Pementasan Drama Indonesia Bertema Realitas Sosial Berbentuk Teks Aural
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengapresiasi teks sastra berbentuk teks aural melalui pementasan drama Indonesia yang mengangkat realitas sosial

PETUNJUK UMUM

  • Dengarkan rekaman teks drama aural 'Mager' karya MAN Insan Cendekia Pasuruan atau pembacaan naskah drama radio oleh guru dengan saksama dan penuh konsentrasi.
  • Fokuskan pendengaran pada intonasi tokoh, efek suara (sound effect), dan dialog yang menunjukkan pergesekan atau konflik sosial.
  • Kerjakan setiap lembar kerja sesuai instruksi secara berurutan, baik secara individu maupun dalam diskusi kelompok apresiasi.
  • Gunakan kepekaan rasa dan daya kritis untuk mengapresiasi peristiwa, konflik, serta nilai realitas sosial yang tersirat dalam karya aural tersebut.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menyimak Aural: Menangkap Dinamika Suara dan Realitas Cerita

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Pemutar audio/pengeras suara kelas
  • Berkas audio pementasan drama 'Mager'
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Dengarkan audio drama bagian babak awal hingga tengah dengan saksama.
  2. Catatlah nuansa vokal, efek latar bunyi yang terdengar, dan indikasi persoalan sosial yang dialami tokoh utama.
  3. Lengkapi tabel apresiasi penangkapan aural berdasarkan apa yang kamu dengar langsung.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan teks aural yang kamu dengarkan, identifikasi tokoh utama beserta suasana emosi yang terpancar dari artikulasi/vokal suaranya, serta bunyi latar (sound effect) yang membangun suasana realitas cerita!

Ruang tabel jawaban

2. Jelaskan situasi awal yang menggambarkan adanya gesekan sosial antara tokoh utama dan lingkungannya yang kamu tangkap melalui dialog aural tersebut!

Format tabel 3 kolom: Kolom 1 (Tokoh & Karakter Suara), Kolom 2 (Efek Suara Pendukung Realitas), Kolom 3 (Keterangan Suasana). Untuk nomor 2 disediakan ruang paragraf uraian sepanjang 4-5 kalimat.

Kegiatan 2: Mengapresiasi Benturan Konflik dan Realitas Sosial Aural

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • Rekaman audio drama
  • Lembar kerja peserta didik

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Simak kelanjutan drama aural pada bagian klimaks pertikaian antartokoh.
  2. Diskusikan bersama rekan sebangku bagaimana konflik sosial tercermin dari pertukaran dialog bertegangan tinggi.
  3. Tuliskan apresiasimu terhadap konflik tersebut ke dalam kolom telaah apresiatif.

Pertanyaan:

1. Bagaimanakah benturan konflik antartokoh memuncak saat didengarkan melalui nada dialog dan pertukaran argumen? Tunjukkan bukti ucapan/dialog yang paling kuat menggambarkan konflik tersebut!

2. Apresiasilah realitas sosial apa yang sesungguhnya diangkat dalam drama aural tersebut! Apakah persoalan itu mencerminkan fenomena nyata dalam kehidupan remaja di era digital saat ini? Jelaskan pandanganmu!

Dua kolom isian uraian apresiatif: Kotak 1 untuk analisis benturan suara/dialog konflik; Kotak 2 untuk apresiasi kaitan realitas sosial naskah dengan realitas kehidupan nyata.

Kegiatan 3: Penilaian Estetis dan Pemaknaan Pesan Drama Aural

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Teks naskah pendamping (opsional bagi guru)
  • Rekaman audio drama penutup

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Simak bagian akhir (penyelesaian) drama radio/aural.
  2. Rumuskan evaluasi apresiatif kelompok terhadap kekuatan penyampaian pesan moral dan realitas sosial yang ditransformasikan lewat bunyi semata (tanpa visual panggung).
  3. Tuliskan tanggapan apresiatif akhir dan siapkan perwakilan kelompok untuk mengemukakan apresiasi singkat.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan keseluruhan teks drama aural yang telah disimak, pesan moral dan kritik sosial apa yang ingin disampaikan pembuat drama kepada pendengar? Tuliskan rumusan apresiasimu!

2. Berikan penilaian apresiasimu mengenai keberhasilan bentuk teks aural (suara tokoh, musik, efek bunyi) dalam menghidupkan pesan realitas sosial dibandingkan pementasan panggung visual!

Bagan apresiasi akhir yang memuat kotak 'Rumusan Pesan Moral & Realitas' serta kotak 'Apresiasi Kekuatan Estetika Aural'. Dilanjutkan sesi refleksi terbimbing.

REFLEKSI

1. Setelah menyimak pementasan drama aural ini, bagaimana kepekaanmu terhadap emosi dan konflik seseorang yang disampaikan murni lewat nada suara dalam keseharian?

2. Realitas sosial apa dalam drama ini yang paling menyentuh atau mengingatkanmu pada kebiasaan diri sendiri atau lingkungan sekitarmu?

3. Apa tantangan terbesarmu saat mengapresiasi teks sastra yang hanya disajikan dalam bentuk suara tanpa visual panggung gerak?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.