LKPDPertemuan 4Bab 2Fase FSemester 1

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 12: Penulisan Gagasan dan Imajinasi dalam Skenario Film Pendek: Perancangan Adegan dan Deskripsi Aksi

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 12 dengan topik "Penulisan Gagasan dan Imajinasi dalam Skenario Film Pendek: Perancangan Adegan dan Deskripsi Aksi".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 12: Penulisan Gagasan dan Imajinasi dalam Skenario Film Pendek: Perancangan Adegan dan Deskripsi Aksi

Bahasa Indonesia - Kelas 12

Bab 2 Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 12 (Fase F)

Topik: Penulisan Gagasan dan Imajinasi dalam Skenario Film Pendek: Perancangan Adegan dan Deskripsi Aksi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase F / Kelas 12
TopikPenulisan Gagasan dan Imajinasi dalam Skenario Film Pendek: Perancangan Adegan dan Deskripsi Aksi
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menulis gagasan dan imajinasi dalam tipe teks skenario film pendek secara logis, kritis, dan kreatif

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah instruksi pada setiap kegiatan dengan saksama.
  • Fokus utama lembar kerja ini adalah keterampilan menulis gagasan dan imajinasi ke dalam teks skenario film pendek (khususnya penulisan adegan dan deskripsi aksi visual).
  • Tuliskan seluruh rancangan ide dan naskah skenario pada format ruang jawaban yang telah disediakan secara logis, kritis, dan kreatif.
  • Kerjakan secara mandiri atau bertukar gagasan dengan rekan sesuai arahan guru sebelum menuliskan draf final skenario.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menuliskan Premis dan Rincian Gagasan Adegan Cerita

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan
  • Pena/alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Temukan sebuah gagasan atau imajinasi orisinal yang berakar dari realitas sosial di sekitarmu (misalnya: dinamika pertemanan, kejujuran di sekolah, atau kesenjangan digital).
  2. Tuliskan premis dasar ceritamu dalam satu kalimat utuh.
  3. Kembangkan imajinasi tersebut menjadi rancangan 3 adegan berurutan yang saling berhubungan secara logis (Awal, Tengah, dan Akhir).

Pertanyaan:

1. Tuliskan gagasan utama ceritamu ke dalam sebuah kalimat premis yang memuat tokoh utama, tujuan/keinginan, rintangan, dan resolusi imajinatif secara logis!

2. Tuliskan rancangan garis besar 3 adegan (Adegan 1: Pengenalan/Pemicu, Adegan 2: Konflik Utama, Adegan 3: Penyelesaian) ke dalam tabel yang memuat nama tokoh, latar tempat/waktu, dan inti peristiwa secara runtut!

Ruang tabel jawaban

Format jawaban nomor 1: Tulis 1 paragraf singkat/kalimat premis. Format jawaban nomor 2: Tabel 4 kolom [Nomor Adegan | Tokoh | Latar Tempat & Waktu | Inti Peristiwa Cerita].

Kegiatan 2: Menulis Deskripsi Aksi dan Penataan Visual Adegan (Show, Don't Tell)

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Buku tulis
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Dalam naskah skenario film, emosi dan situasi tidak diceritakan sebagai pemikiran batin yang abstrak, melainkan diwujudkan dalam deskripsi aksi yang terlihat (visual) dan terdengar (audio).
  2. Ubah deskripsi naratif abstrak yang tersedia menjadi teks deskripsi aksi skenario yang berdaya imajinasi visual tinggi, logis, dan komunikatif.
  3. Gunakan kalimat aktif dengan kata kerja aksi yang konkret dalam waktu sekarang (present tense).

Pertanyaan:

1. Ubahlah narasi abstrak berikut ke dalam teks deskripsi aksi visual skenario: 'Rian merasa sangat gugup dan takut saat menunggu giliran wawancara beasiswa di ruang tunggu.' Tuliskan minimal 2 sampai 3 kalimat aksi konkret yang menggambarkan kegugupan tersebut secara visual tanpa menuliskan kata 'gugup' atau 'takut'!

2. Ubahlah narasi abstrak berikut ke dalam teks deskripsi aksi visual skenario: 'Siti sangat marah ketika melihat pesan singkat di ponselnya, tetapi ia berusaha menyembunyikan kekecewaan itu di hadapan ibunya.' Tuliskan deskripsi aksi konkret yang memperlihatkan tindakan fisik tokoh secara kritis dan logis!

Tuliskan paragraf deskripsi aksi masing-masing nomor dalam 2-4 kalimat aksi visual aktif.

Kegiatan 3: Menulis Draf Naskah Skenario Film Pendek Utuh

Estimasi: 60 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas naskah / Buku tugas Bahasa Indonesia
  • Pulpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilihlah salah satu adegan paling penting (adegan klimaks atau pengenalan utama) dari gagasan yang telah kamu kembangkan pada Kegiatan 1 dan 2.
  2. Tuliskan teks naskah skenario film pendek secara logis, kritis, dan kreatif dengan memenuhi komponen standar skenario: (1) Scene Heading / Slugline (INT./EXT. LOKASI - WAKTU), (2) Action/Deskripsi Aksi (apa yang terlihat dan terdengar), (3) Character Name (nama tokoh kapital), dan (4) Dialog/Parentetikal.
  3. Pastikan dialog dan aksi saling melengkapi secara wajar dan merefleksikan gagasan ceritamu secara mendalam.

Pertanyaan:

1. Tuliskan satu adegan skenario film pendek utuh sepanjang minimal 1 halaman buku tulis (sekitar 15-25 baris) yang memuat scene heading, deskripsi aksi terperinci, nama tokoh, dan dialog yang mencerminkan imajinasimu!

Tuliskan naskah skenario lengkap mengikuti format standar skenario film: Header Adegan di awal, diikuti paragraf aksi, nama tokoh di tengah atas dialog, dan baris dialog.

REFLEKSI

1. Bagian mana dari proses menulis skenario (menentukan gagasan, menulis deskripsi aksi visual, atau menyusun dialog) yang paling menantang imajinasimu? Mengapa?

2. Bagaimana caramu memastikan bahwa deskripsi aksi yang kamu tulis benar-benar bisa dibayangkan sebagai visual nyata di layar film?

3. Apa pelajaran berharga tentang kejujuran berekspresi dan berpikir logis yang kamu peroleh saat menulis adegan cerita hari ini?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.