LKPDPertemuan 1Bab 5Fase FSemester 2

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 11: Mengapresiasi Teks Sastra Berbentuk Teks Aural Melalui Rekaman Dialog Pertunjukan Drama Bertema Kehidupan Masyarakat Indonesia

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 11 dengan topik "Mengapresiasi Teks Sastra Berbentuk Teks Aural Melalui Rekaman Dialog Pertunjukan Drama Bertema Kehidupan Masyarakat Indonesia".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 11: Mengapresiasi Teks Sastra Berbentuk Teks Aural Melalui Rekaman Dialog Pertunjukan Drama Bertema Kehidupan Masyarakat Indonesia

Bahasa Indonesia - Kelas 11

Bab 5 Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Mengapresiasi Teks Sastra Berbentuk Teks Aural Melalui Rekaman Dialog Pertunjukan Drama Bertema Kehidupan Masyarakat Indonesia

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMengapresiasi Teks Sastra Berbentuk Teks Aural Melalui Rekaman Dialog Pertunjukan Drama Bertema Kehidupan Masyarakat Indonesia
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengapresiasi teks sastra berbentuk teks aural melalui pertunjukan drama tentang kehidupan masyarakat Indonesia

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan secara saksama sebelum mulai menyimak rekaman dialog drama.
  • Fokuskan pendengaranmu pada intonasi, dinamika emosi suara, serta makna di balik tuturan para tokoh dalam rekaman dialog drama bertema kehidupan masyarakat Indonesia.
  • Kerjakan tugas secara mandiri atau berpasangan sesuai petunjuk pada masing-masing kegiatan.
  • Tuliskan apresiasi dan tanggapanmu secara kritis, jujur, dan santun pada format lembar kerja yang tersedia.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menyimak dan Mengapresiasi Karakterisasi serta Emosi Tokoh

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Rekaman audio penggalan dialog drama kehidupan masyarakat Indonesia
  • Alat pemutar audio/speaker
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Dengarkan secara saksama pemutaran rekaman audio dialog pertunjukan drama cuplikan adaptasi Teater Koma yang diputar oleh guru.
  2. Identifikasi suasana emosi yang terpancar dari variasi suara tokoh (tekanan nada, jeda, kelantangan suara).
  3. Lengkapi tabel apresiasi suara dan emosi tokoh berdasarkan apa yang kamu dengarkan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan rekaman aural dialog yang diperdengarkan, analisislah karakter tokoh utama dan tokoh lawan bicara melalui ekspresi vokal (intonasi, tempo bicara, warna suara) serta emosi yang disampaikan dalam dialog!

Ruang tabel jawaban

2. Bagaimanakah dinamika perubahan emosi yang terdengar dari rekaman dialog saat konflik antartokoh mencapai puncaknya?

Tabel 4 kolom (Kolom 1: Nama Tokoh, Kolom 2: Ciri Suara/Intonasi yang Didengar, Kolom 3: Emosi yang Terpancar, Kolom 4: Alasan Penilaian Apresiasi) dan 1 paragraf uraian singkat untuk nomor 2.

Kegiatan 2: Mengapresiasi Nilai Kehidupan dan Isu Sosial Kemasyarakatan dalam Teks Aural Drama

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • Rekaman audio drama
  • Lembar catatan diskusi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Dengarkan kembali rekaman dialog babak penyelesaian masalah dalam pertunjukan drama tersebut.
  2. Cermati pesan tersirat mengenai realitas sosial kehidupan masyarakat Indonesia yang diungkapkan melalui tuturan dialog tokoh.
  3. Diskusikan bersama teman sebangkumu untuk memberikan penilaian apresiatif terhadap daya gugah nilai kehidupan dalam teks lisan tersebut.

Pertanyaan:

1. Isu kehidupan masyarakat Indonesia apakah yang tercermin secara tersirat maupun tersurat dari pertukaran dialog yang kamu simak?

2. Berikan apresiasimu terhadap cara pengarang/pemain drama menyampaikan kritik sosial masyarakat melalui pilihan kata (diksi sastrawi) dan gaya bahasa percakapan yang terdengar!

3. Diskusikan dengan pasanganmu: bagian dialog mana yang memiliki kekuatan estetika bunyi paling menyentuh pendengar, serta berikan alasan mengapa dialog tersebut berkesan!

Isian singkat 1-2 kalimat untuk nomor 1, kolom uraian reflektif 1 paragraf untuk nomor 2, serta format catatan hasil diskusi 3-4 kalimat untuk nomor 3.

Kegiatan 3: Ulasan Apresiasi Komprehensif dan Refleksi Pengalaman Menyimak

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja murid
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Secara mandiri, susunlah ulasan apresiasi ringkas terhadap keseluruhan sajian aural drama yang telah kamu simak.
  2. Fokuskan ulasan pada aspek keberhasilan penghayatan vokal tokoh dalam membawakan potret kehidupan masyarakat Indonesia.
  3. Selesaikan kegiatan dengan menjawab butir refleksi diri dan menyimak simpulan penutup dari guru.

Pertanyaan:

1. Tuliskan sebuah ulasan apresiatif (3-4 kalimat) yang merangkum kualitas pertunjukan drama aural tersebut: bagaimana keharmonisan vokal, penjiwaan tokoh, dan pesan kehidupan masyarakat berpadu memberikan pengalaman estetis kepada dirimu sebagai pendengar!

Kolom teks ulasan apresiatif berupa satu paragraf utuh (3-4 kalimat padu).

REFLEKSI

1. Setelah menyimak rekaman dialog drama tadi, bagian mana dari tuturan tokoh yang paling menggugah kesadaranmu tentang kehidupan bertetangga atau bermasyarakat di sekitarmu?

2. Bagaimanakah menyimak karya sastra dalam bentuk aural (suara/dialog) melatih kepekaan rasa dan imajinasimu dibandingkan hanya membaca teks naskah drama secara tertulis?

3. Hal apa yang akan kamu lakukan secara berbeda dalam mengapresiasi karya sastra audio di waktu mendatang?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.