LKPDPertemuan 3Bab 4Fase FSemester 2

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 11: Menulis Diksi dan Larik Imajinatif Puisi Bertema Kesempatan untuk Semua Berdasarkan Cerpen

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 11 dengan topik "Menulis Diksi dan Larik Imajinatif Puisi Bertema Kesempatan untuk Semua Berdasarkan Cerpen".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 11: Menulis Diksi dan Larik Imajinatif Puisi Bertema Kesempatan untuk Semua Berdasarkan Cerpen

Bahasa Indonesia - Kelas 11

Bab 4 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Menulis Diksi dan Larik Imajinatif Puisi Bertema Kesempatan untuk Semua Berdasarkan Cerpen

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMenulis Diksi dan Larik Imajinatif Puisi Bertema Kesempatan untuk Semua Berdasarkan Cerpen
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menulis gagasan, pandangan, dan imajinasi secara kreatif dalam teks puisi bertema kesempatan untuk semua

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah pengantar dan kutipan bahan inspirasi cerpen dengan saksama.
  • Kerjakan setiap tahapan kegiatan secara bertahap, mulai dari merumuskan gagasan dan diksi, menyusun larik imajinatif, hingga menghasilkan teks puisi utuh bertema kesempatan untuk semua.
  • Gunakan daya imajinasi dan kreativitasmu dalam memilih kata agar pesan empati dan kesetaraan tersampaikan secara kuat.
  • Tuliskan seluruh hasil karyamu pada format ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menemukan Gagasan dan Menulis Perbendaharaan Diksi Puisi Berdasarkan Cerpen

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Kutipan stimulus cerpen
  • Buku catatan/kertas LKPD
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati kutipan narasi cerpen 'Malaikat Juga Tahu' karya Dee Lestari berikut: Abang dipandang berbeda oleh orang banyak karena keterbatasan khususnya, tetapi ia memiliki ketulusan cinta dan kesetiaan yang luar biasa. Baginya, dunia bukan tentang perhitungan untung-rugi, melainkan tentang penerimaan seutuhnya dan ruang yang setara untuk menyayangi.
  2. Tentukan gagasan dan pandangan pribadimu mengenai hak setiap insan (termasuk penyandang disabilitas/kaum marjinal) untuk mendapatkan kesempatan dan penerimaan yang sama.
  3. Tuliskan gagasan tersebut dalam 1-2 kalimat fokus.
  4. Tuliskan minimal 5 diksi bermakna konotatif atau kaya imajinasi (kata puitis) yang mewakili gagasan dan pandangan tersebut ke dalam tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan inspirasi cerpen dan tema 'kesempatan untuk semua', tuliskan 1 gagasan pokok serta pandanganmu tentang hak kesetaraan dan penerimaan seseorang!

2. Tuliskan 5 pasang transformasi kata sehari-hari menjadi diksi imajinatif/puitis yang mendukung gagasanmu dalam tabel perbendaharaan diksi!

Ruang tabel jawaban

Tuliskan jawaban pada lembar kerja: (1) Kolom teks 2 baris untuk rumusan gagasan dan pandangan; (2) Tabel 2 kolom berisi nomor (1-5), kolom 'Kata Biasa/Konsep Sehari-hari', dan kolom 'Diksi Imajinatif/Puitis'.

Kegiatan 2: Menulis Rangkaian Larik Berdaya Bayang (Imajinasi) Berdasarkan Diksi

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Daftar diksi hasil Kegiatan 1
  • Lembar kerja murid
  • Pena

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilihlah diksi puitis yang telah kamu daftarkan pada Kegiatan 1.
  2. Rangkailah diksi-diksi tersebut menjadi larik-larik puisi yang memancarkan imajinasi visual, pendengaran, atau perasaan.
  3. Tuliskan minimal 2 bait rancangan awal (masing-masing bait terdiri atas 3-4 larik) yang mengekspresikan sudut pandang tokoh yang merindukan kesempatan dan penerimaan yang setara.

Pertanyaan:

1. Susun dan tuliskan bait pertama (3-4 larik) yang menggambarkan pandangan tentang keterasingan dan prasangka masyarakat terhadap seseorang yang dianggap berbeda!

2. Susun dan tuliskan bait kedua (3-4 larik) yang melukiskan imajinasi harapan akan kesempatan setara dan cinta tanpa syarat!

Format isian bait berurutan: sediakan area kosong bergaris berukuran 8-10 baris untuk menuliskan Bait 1 dan Bait 2 beserta penanda lariknya.

Kegiatan 3: Menulis Teks Puisi Utuh Bertema Kesempatan untuk Semua

Estimasi: 55 menit

Alat & Bahan:

  • Draf bait Kegiatan 2
  • Lembar kerja penulisan puisi utuh
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kembangkan dan satukan bait-bait dari kegiatan sebelumnya menjadi teks puisi yang utuh, padu, dan tuntas.
  2. Puisi utuh yang kamu tulis minimal terdiri atas 3 bait (panjang total minimal 12 larik).
  3. Tuliskan judul puisi yang mencerminkan tema 'kesempatan untuk semua'.
  4. Pastikan puisi mengekspresikan gagasan pemikiran, pandangan kemanusiaan, serta imajinasi secara kreatif.
  5. Setelah menulis puisi, lakukan pembacaan hening untuk memeriksa keutuhan gagasan puisimu, lalu jawab pertanyaan refleksi di bagian akhir.

Pertanyaan:

1. Tuliskan secara lengkap sebuah teks puisi karya orisinalmu bertema 'Kesempatan untuk Semua' yang memuat judul serta minimal 3 bait utuh!

Format penulisan puisi utuh: sediakan 1 halaman bergaris dengan kolom 'Judul Puisi' di bagian atas tengah, diikuti ruang penulisan bait demi bait puisi, nama penulis, dan tanggal pembuatan.

REFLEKSI

1. Bagian larik atau diksi mana dalam puisimu yang paling kuat menyampaikan pandangan tentang kesempatan dan kesetaraan untuk sesama? Jelaskan alasannya!

2. Tantangan apa yang kamu hadapi saat mengubah gagasan naratif dari cerpen menjadi larik puisi yang kaya imajinasi, dan bagaimana caramu mengatasinya?

3. Bagaimana proses menulis puisi ini membantumu memahami perasaan orang-orang yang sering tersisihkan atau tidak mendapatkan kesempatan yang sama di sekitarmu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.